Film
Kukira Kau Rumah Review: Drama Pilu Berbalut Kesehatan Mental
Tidak hanya sekadar drama romansa penuh pilu yang terasa dekat, namun juga sebagai pengingat pentingnya kesehatan mental.
Tidak hanya sekadar drama romansa penuh pilu yang terasa dekat, namun juga sebagai pengingat pentingnya kesehatan mental.
Kisah cinta beda keyakinan dengan kemasan fantasi yang baru.
Persahabatan Hannah Goslar dan Anne Frank di tengah perundungan rezim Nazi.
Berbeda jauh dengan dua prekuel Filosofi Kopi, Ben & Jody hadir sebagai action flick lokal yang cukup menghibur.
Perpaduan fiksi dan referensi sejarah tepat tentang awal mula Perang Dunia II.
“The House” merupakan film animasi anthology dengan genre misteri.
Film yang berfokus pada skandal Jean Seberg dengan Hakim Jamal.
Giddens Ko berhasil bawa Till We Meet Again menjadi tontonan ragam rasa yang mengharukan.
Wregas Bhanuteja melalui film ini memberikan seni penuh arti mengenai membuka suara bagi para penyintas.
Berbeda dari biografi Princess of Wales biasa yang sudah terlalu sering diadaptasi.
Film kolosal mediaeval dengan aksi dan drama yang sudah jarang diproduksi.
Adaptasi Hilda lainnya yang patut disimak.
Melalui art style menawannya, Mamoru Hosoda ingin membawa penonton dalam kisah pilu yang memiliki arti sangat personal.
Film supehero yang membumi dari Weekend Blockbuster India.
Semarak secara visual, sajikan kisah tentang menerima anggota keluarga apa adanya.
Film perang yang dinamis dan humanis.
Membawa penonton dalam drama memahami pencarian bahagia di tengah krisis yang terasa heart-warming.
Tidak memenuhi ekspektasi sebagai film fiksi ilmiah yang futuristik.
Ubah franchise game survival horror terpopuler jadi film zombie level B.
Film apocalypse yang mengandung pesan penting meski cukup berantakan.
Netflix kembali dengan rewind mockumentary-nya yang satir.
Film romansa Natal yang klise, namun punya pesan jelas untuk disampaikan.
Tentang cinta dan keluarga disfungsional saat liburan Natal.
Dokumenter dengan sudut pandang berbeda.
Selain sinematografi, Summerland juga menonjolkan kualitas akting para aktor dan aktris.
Memiliki segmentasi yang lebih universal.
Penuh fan service untuk menjadi dewasa.