Connect with us
The Last of Us - Bella Ramsey and Pedro Pascal
Cr. HBO

TV

The Last of Us (Episode 8) Review: When We Are in Need

Satu lagi episode terbaik “The Last of Us” dengan arc mengerikan.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“The Last of Us” Episode 8 kembali membawa kita pada latar waktu present, Ellie dan Joel masih bersembunyi di rumah kosong. Joel masih tidak sadarkan diri, mereka mulai kehabisan persediaan makanan. Ellie pun memutuskan berburu sendiri di hutan sekitar. Berhasil melumpuhkan satu rusa besar, ia berpapasan dengan dua pria bersenjata yang juga sedang berburu, David (Scott Shepherd) dan James (Troy Baker).

Sejauh ini, Ellie dan Joel telah bertemu dengan berbagai macam orang selama perjalanan. Mulai dari kakak beradik yang saling menyayangi namun berakhir tragis, pemimpin revolusi yang dibutakan oleh dendam, hingga reuni manis dengan Tommy di komunitas yang hangat.

Sebagai serial drama survival dengan unsur thriller, “The Last of Us” memiliki pacing yang cukup nyaman untuk diikuti. Meski didominasi dengan materi yang depresif, suram, sekaligus menegangkan, ada pula episode-episode heartwarming. Setelah melihat malam terindah (sekaligus yang terburuk) di masa lalu Ellie, Episode 8, ‘When We Are in Need’ bisa jadi episode paling mengerikan dalam “The Last of Us”.

The Last of Us (Episode 8) Review: When We Are in Need

Semua Terjadi Karena Ada Alasannya

(Spoiler Alert!) David adalah pimpinan dari komunitas kecil, ia terlihat seperti sosok yang disegani karena mewartakan firman Tuhan. Bertemu dengan Ellie di hutan yang menodongkan senapan, ia justru menyuruh James untuk kembali ke pemukiman mereka dan mengambilkan obat yang dibutuhkan oleh Ellie. Hingga akhirnya terungkap bahwa David adalah pemimpin dari empat orang yang sebelumnya ditemui oleh Ellie dan Joel. Dimana Joel membunuh salah satu dari mereka yang ternyata adalah seorang suami dan ayah dari komunitas David.

Lagi-lagi “The Last of Us” menghadirkan kesinambungan peristiwa yang sekilas tampak kecil, namun berujung pada konsekuensi yang besar di masa depan. Semua terjadi karena ada alasannya kalau kata David pada Ellie.

Komunitas David jelas ingin melakukan balas dendam pada Joel. Namun David memiliki motivasi lain yang lebih mengerikan. Setelah berhasil melumpuhkan Ellie, David membawa Ellie untuk dikurung. Sementara anggota lainnya berburu Joel untuk menuntaskan dendam mereka. Setelah mendapatkan obat dua kali yang disuntikan oleh Ellie, ternyata sudah cukup membuat Joel untuk segera pulih dan membela dirinya sendiri dalam kesempitan.

The Last of Us (Episode 8) Review: When We Are in Need

Penampilan Spesial Scott Shepherd dan Troy Baker

Adegan perkenalan David dalam episode ini adalah ketika ia sedang berkhotbah. Seorang anak perempuan menangis yang kemudian diungkapkan bahwa ia baru saja kehilangan ayahnya. David berusaha mengungkapkan anak tersebut dengan firman Tuhan dan mengatakan bahwa mereka baru bisa melakukan penguburan pada musim semi. Episode ini berlatar di musim dingin, menampilkan visual serba putih yang menawan sekaligus melankolis.

Kita akan melihat penampilan Scott Shepherd sebagai David yang mengalami perkembangan drastis hanya dalam satu peristiwa ini. Awalnya ia terlihat seperti sosok pemimpin yang penuh belas kasih dan memiliki otoritas dengan kebijakan religiusnya. Namun kita akan melihat bagaimana dalam setiap adegan-adegan berikutnya, David hanya akan terus berubah menjadi karakter yang lebih buruk. Benar-benar penampilan yang berkesan dari Shepherd. Satu lagi penampilan karakter pendukung yang mampu membuat satu episode menancap di ingatan penonton.

Sementara James diperankan oleh Troy Baker. Troy Baker merupakan voice actor Joel dalam video game-nya. Kehadirannya dalam serial ini pastinya menimbulkan hype dari fandom game “The Last of Us”.

The Last of Us (Episode 8) Review: When We Are in Need

Akting Bella Ramsey yang Semakin Memukau

Episode 8 didominasi dengan arc Ellie menghadapi David. Ketika sedang dikurung oleh David, Ellie menemukan fakta mengerikan bahwa komunitas David juga memakan daging manusia. Meski sebagian besar dari mereka sebetulnya tidak menyadari hal tersebut. Hanya David dan beberapa bawahan langsungnya. Dari situ Ellie semakin yakin bahwa David bukan orang yang pantas untuk ditoleransi keburukannya. Setelah mengungkapkan bahwa dirinya terinfeksi, Ellie mampu mengelabui David dan James. Memberinya kesempatan untuk kabur, setelah ia berhasil melumpuhkan James yang akhirnya tewas.

Masih terkurung dalam bangunan, Ellie dan David pun dihadapkan dalam pertarungan satu lawan satu. Setelah membakar bangunan, momen ini menjadi momen puncak bagi kedua karakter. Menunjukan sisi paling brutal dari keduanya, baik David sebagai ‘pemburu’, dan Ellie sebagai ‘mangsa’ yang bertahan hidup. Hingga akhirnya Ellie berhasil melumpuhkan David dan menghujamnya dengan brutal.

Adegan penutup dalam Episode 8 ini kembali menunjukan perkembangan hubungan antara Joel dan Ellie. Ellie membuktikan bahwa ia bisa membela dirinya secara fisik. Namun pertemuannya dengan David telah menghasilkan trauma besar. Hingga akhirnya ia kembali bertemu dengan Joel.

Neil Druckmann menyatakan bahwa dalam episode ini Joel pada akhirnya tetap menyelamatkan Ellie, namun secara emosional. Yaitu dengan memberikan perasaan aman pada Ellie setelah mengalami peristiwa yang traumatis. Joel juga akhirnya memanggil Ellie ‘baby girl’, panggilan sayang pada anaknya, Sarah. Kita melihat Joel yang tertawa untuk pertama kalinya karena Ellie, kini kita mendengar Joell memanggil Ellie ‘baby girl’ setelah 20 tahun ia tak menyebutkan nama sayang tersebut.

Sebelumnya Joel menyebut Ellie sebagai ‘cargo’, misi yang harus dituntaskan demi Tess. Namun dengan adegan penutup ini, kita melihat Joel telah menganggap Ellie sebagai keluarganya.

The Last of Us (Episode Pilot) Review: When You’re Lost in the Darkness

The Last of Us (Episode 2) Review: Infected

The Last of Us (Episode 3) Review: Long Long Time

The Last of Us (Episode 4) Review: Please Hold My Hand

The Last of Us (Episode 5) Review: Endure and Survive

The Last of Us (Episode 6) Review: Kin

The Last of Us (Episode 7) Review: Left Behind

A Town Without Seasons Review: Suka Duka Warga Hunian Sementara yang Eksentrik

TV

Hazbin Hotel Hazbin Hotel

Hazbin Hotel Review: Balada Hotel di Neraka

TV

Monkey Man Monkey Man

Film & Serial Terbaru April 2024

Cultura Lists

House of Ninjas House of Ninjas

House of Ninjas Review: Laga Ninja Berlatar Thriller Spionase Modern

TV

Connect