Connect with us
Moving
Disney+

TV

Moving Review (Part 1): Serial Superhuman Korea Terbaik Saat Ini

Kdrama bertema superhuman yang lebih membumi dan humanis.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Moving” merupakan kdrama terbaru bertema superhuman yang sedang trending di Disney+ Hotstar. Meski genre superhero dengan serial MCU dan “The Boys” yang brutal dan fresh, serial yang diadaptasi dari Webtoon karya Kang Full ini lagi-lagi bangkitan tren superhuman yang sudah lama dilupakan.

Sebetulnya tidak bisa dibilang “baru”, karena serial ini akan mengingatkan kita pada tv shows Amerika, “Heroes” yang sempat populer pada era 2000an. Namun tergolong baru di skena kdrama.

“Moving” dibintangi oleh tiga aktor muda, Go Youn Jung sebagai Heesoo, Lee Jung Ha sebagai Bongseok, dan Kim Do Hoon sebagai Kang Hoon. Ketiga aktor ini lebih mendominasi tujuh episode pertama “Moving”.

Kemudian kelanjutan episode mulai menonjolkan aktor-aktor Korea papan atas, mulai dari Ryu Seung Ryong (Miracle in Cell No.7, 2013), Han Hyo Joo, Zo In Sung, dan Cha Tae Hyun. Lebih tepat disebut sebagai serial ‘superhuman‘ daripada ‘superhero’ karena serial ini tidak menonjolkan sisi heroik dari manusia dengan kekuatan super. Tanpa nama superhero, tanpa jubah yang menonjol, namun lebih fokus pada bagaimana kehidupan setiap karakter dengan kekuatan supernya yang juga memiliki masalah seperti manusia pada umumnya.

Moving

Episode 1-7: Program Rahasia Mempersiapkan Prodigi yang Mewarisi Kekuatan Super

“Moving” langsung merilis 7 episode perdana, dengan latar waktu ‘masa kini’. Fokus pada kisah tiga siswa SMA; Bongseok, Kang Hoon, dan siswi pindahan bernama Heesoo. Ketiganya mewarisi kekuatan super dari orang tua mereka, namun berusaha menyembunyikan kekuatan masing-masing di tengah siswa biasa lainnya.

Ketujuh episode perdana ini mungkin masih kurang menarik perhatian penonton yang tidak familiar dengan fase kdrama biasa. Namun tetap ada beberapa episode spesial seperti tentang supir bus, Gyedo, serta ada episode bertarung antara Joowon dan sosok pembunuh bayaran misterius.

Dari 7 episode pertama ini setidaknya kita bisa mendapatkan gambaran tentang semesta superhuman “Moving”; bahwa setiap karakter berusaha menyembunyikan kemampuan mereka, baik untuk masa depan anak-anak mereka, maupun menyembunyikan identitas masa lalu mereka. Hubungan antara anak dan orang tua dalam episode-episode ini juga sangat menyentuh, begitu pula tema persahabatan dan percintaan remaja yang masih tipis-tipis.

Moving

Episode 8 & 9: Drama Percintaan Spionase ala Mr. & Mrs. Smith

Episode 8 dan 9 akan menjadi daya tarik utama dan meyakinkan penonton untuk setia menonton “Moving” hingga akhir. Kedua episode ini menjadi flashback kisah cinta antara Mihyun yang memiliki kekuatan indera super, dengan Dooshik yang bisa melayang. Keduanya adalah orang tua dari Bongseok.

Episode ini menjadi episode yang menonjolkan keahlian spesial kdrama, yaitu mengeksekusi kisah cinta super romantis. Namun dengan sentuhan tema spionase dan superhuman, membuat kisah cinta Mihyun dan Dooshik ala “Mr. & Mrs. Smith” namun versi ‘jinak’ dan lebih berkesan.

Episode ini juga kurang lebih mulai memperlihatkan bagaimana agen-agen dengan kekuatan super ini dimanfaatkan oleh institusi keamanan dan pertahanan negara. Mirip-mirip FBI atau CIA gitu. Ini seperti bagaimana kita harap “Secret Invasion” seharusnya dieksekusi.

Episode 10 & 11: Origin Story Bernuansa Neo-Noir Sentimental dan Brutal

Buat penggemar film neo-noir dan action brutal, episode 10 & 11 “Moving” akan menjadi sajian yang seru. Dengan plot ‘masa kini’ sebagai ayah baik hati yang mendirikan kedai ayam goreng, Joowon ternyata memiliki masa lalu yang kelam dalam lingkaran sindikat kriminal. Ini jadi ajang unjuk gigi Ryu Seung Ryong sebagai protagonis dalam skenario action.

Kekuatan Joowon adalah regenerasi tubuh setelah mengalami luka. Ia tahan tusukan, pukulan, menjadi superhuman yang sulit untuk dibunuh. Dengan kekuatan tersebut, adegan bertarung yang melibatkan Joowon jadi terlihat brutal, mirip “John Wick” namun lebih sadis.

Untuk kualitas CGI-nya, “Moving” memang masih belum bisa menandingi serial dan film Hollywood. Namun tidak terlalu menonjol karena adegan CGI-nya sekadar memperlihatkan karakter terbang atau kekuatan listrik yang tidak terlalu didramatisir secara visual. Kemudian ditutupi dengan kualitas penokohan, arc, dan kisah setiap karakter yang solid. Namun ada juga presentasi kekuatan super yang berhasil terlihat keren. Seperti ketika Dooshik melayang dengan tenang, hingga efek visual Joowon ketika ditikam dan diserang dengan sangat brutal.

Secara keseluruhan, “Moving” merupakan kdrama superhuman yang patut ditonton. Bahkan buat yang non-kdrama fans juga tampaknya bisa menikmati serial ini. Serial ini patut mendapatkan popularitas seperti “Squid Game”, karena termasuk yang hadirkan genre fresh dari skenanya. “Moving” merilis episode terbaru setiap hari Rabu dan Kamis di Disney+ Hotstar, dan memiliki total 20 episode ongoing.

Hazbin Hotel Hazbin Hotel

Hazbin Hotel Review: Balada Hotel di Neraka

TV

Monkey Man Monkey Man

Film & Serial Terbaru April 2024

Cultura Lists

House of Ninjas House of Ninjas

House of Ninjas Review: Laga Ninja Berlatar Thriller Spionase Modern

TV

Echo Echo

Echo Review: Alaqua Cox Semakin Memikat dan Ikonik sebagai Maya Lopez

TV

Connect