Connect with us
The Boys Season 3
Cr. Amazon Prime

TV

The Boys Season 3 Review: Penuntasan Dendam yang Berakhir Dramatis

Kembalinya The Boys dengan senjata baru untuk memburu Homelander.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya “The Boys” season 3 rilis dan banyak mendapat respon positif dari para penontonnya. Serial ekslusif Amazon Prime Video ini hadir dengan cerita yang lebih dramatis, brutal serta berakhir dengan klimaks.

Keberhasilan Eric Kripke sebagai sang kreator dalam mengadaptasi graphic novel ke dalam format serial ini patut diapresiasi.

The Boys Season 3

Munculnya Soldier Boy & Konflik yang Lebih Personal

“The Boys” season 3 masih melanjutkan kisah Billy Butcher (Karl Urban) dan anggota The Boys lain dalam memberantas para superhero yang bermasalah. Namun kali ini The Boys bekerja di bawah naungan badan pemerintah Federal Bureau of Superhuman Affairs yang dipimpin Victoria Neuman (Claudia Doumit) dan Hughie (Jack Quaid).

Di lain pihak, Homelander (Antony Starr) yang masih berperan sebagai kapten dari The Seven masih berusaha mencari keberadaan Ryan yang mana merupakan anak biologisnya. Billy Butcher (Karl Urban) juga masih memiliki dendam kesumat kepada Homelander hingga mengkonsumsi Temp V – modifikasi dari senyawa yang dapat memberi siapa pun kekuatan super selama 24 jam.

Pada season ini, “The Boys” mengenalkan superhero terdahulu yang tergabung dalam suatu tim bernama Payback. Tim ini dapat dikatakan semacam pendahulu dari The Seven yang lebih dulu eksis pada tahun 1980-an.

Konflik dimulai saat Billy Butcher menemukan bahwa salah satu anggota Payback, Soldier Boy (Jensen Ackles) yang tengah disekap di laboratorium Rusia dapat menjadi senjata rahasia dalam mengalahkan Homelander. Oleh karena itu anggota The Boys sepakat untuk menyelamatkan Soldier Boy dan membunuh Homelander.

Tidak jauh berbeda dengan season sebelumnya, “The Boys” season 3 masih mengandalkan kekuatan konflik personal pada masing-masing karakternya. Mother’s Milk (Laz Alonso) yang memiliki dendam terhadap Soldier Boy yang telah membunuh keluarganya, Starlight (Erin Moriarty) yang kehilangan teman masa kecilnya karena dibunuh oleh Homelander, hingga Hughie yang sedang bergulat dengan kelemahan dirinya sendiri sebagai manusia biasa.

Konflik-konflik ini jauh lebih menarik diikuti ketimbang konflik pada film/serial bertemakan superhero lain. Eric Kripke justru membuat keputusan yang tepat dengan tidak terlalu menaruh bumbu-bumbu heroik ala superhero Marvel pada serial ini.

Lebih Banyak Aksi Brutal

Bukan “The Boys” namanya bila tak menyuguhkan aksi-aksi brutal dari para superhero. Pada season 3 ini “The Boys” masih mempertahankan visual gore seperti pada komiknya. Pada episode pertamanya saja terdapat adegan yang sukses membuat ngilu beberapa penonton dengan adegan yang terbilang sadis sekaligus unik.

Selain itu adegan pertarungan Kimiko (Karen Fukuhara), Soldier Boy (Jensen Ackles), Homelander (Antony Starr), dan Butcher (Karl Urban) dibuat dengan visual effect dahsyat ala film superhero, serta gore. 

Bila berbicara episode yang paling epik tentunya pada episode “Herogasm”. Sebelumnya episode ini sempat diragukan oleh para pembaca “The Boys” versi komik karena tantangan yang harus dihadapi Eric Kripke untuk mengadaptasinya ke dalam format serial. Namun saat penayangannya, episode “Herogasm” menjadi episode serial TV dengan rating tertinggi menurut situs IMDb. Hanya pada episode ini kita melihat Homelander kuwalahan hingga merasa takut menghadapi Billy Butcher, Hughie dan Soldier Boy.

Overall, “The Boys” season 3 masih tetap mempertahankan cerita drama yang diseimbangkan dengan komedi serta aksi gore. Pengembangan masing-masing karakter, khususnya Billy Butcher menunjukan seberapa efektif Eric Kripke dan timnya dalam menyusun cerita superhero yang lebih dramatis.

The Boys Season 1 Review
The Boys Season 2 Review

avatar 2 avatar 2

Film & Serial Terbaru Desember 2022

Cultura Lists

Wednesday Review Wednesday Review

Wednesday Review: Petualangan Wednesday Addams di Nevermore Academy

TV

What to Stream This Weekend: Issue #2

Cultura Lists

Somebody Somebody

Somebody Review: Kisah Cinta Pembunuh Berantai & Perempuan Asperger

TV

Connect