Connect with us
The Imitation Game
Cr. Jack English/The Weinstein Company

Cultura Lists

10 Penampilan Benedict Cumberbatch Terbaik dan Terikonik

Mulai dari Sherlock, Doctor Strange, hingga bintangi film pendek terbaru Wes Anderson.

Benedict Cumberbatch menjadi aktor Inggris yang kini populer di Hollywood. Bahkan sebelum menuai popularitas di layar televisi hingga layar lebar, namanya sebagai aktor di panggung teater sudah diakui. Cumberbatch di skena utama sempat terjebak sebagai actor typecast yang selalu mendapatkan peran sebagai pria cerdas. Namun baru-baru ini Cumberbatch mulai mengambil kesempatan akting yang bervariasi.

Dalam memilih proyek akting, Benedict Cumberbatch menjadi sosok yang tampak terbuka untuk berbagai kesempatan. Mulai dari film drama yang membawanya pada dua nominasi Oscar, serial televisi populer, hingga bergabung dengan mega bintang MCU. Berikut sederet rekap penampilan Benedict Cumberbatch terbaik dan terikonik.

Royalist – To Kill a King (2003)

“To Kill a King” merupakan film yang menjadi debut Cumberbatch di layar lebar. Ia berperan sebagai Royalist saat perang saudara di Inggris pada abad ke-17 untuk Sir Thomas Fairfax. Film drama periode kolosal ini menceritakan hubungan antara Fairfax dan Oliver Cromwell, bersama-sama hendak mengambil kuasa dari Raja Charles I. Namun keduanya juga memiliki masalah dalam kehidupan pribadi mereka.

Ini memang bukan penampilan debut yang akan diingat oleh kebanyakan penikmat film. Dimana Cumberbatch hanya menjadi karakter dengan peran minor sepanjang film. “To Kill a King” pada akhirnya tetap menjadi awal dari Cumberbatch mengeksplorasi dunia akting selain panggung teater.

Sherlock Holmes – Sherlock (2010-2017)

Kemungkinan besar banyak dari kita mengenal aktor Inggris ini melalui perannya sebagai Sherlock Holmes di serial BBC, “Sherlock”. Pertama, serial ini sendiri memiliki gaya yang memikat sebagai versi modern dari kisah detektif Inggris terbaik dan legendaris, Sherlock Holmes bersama rekannya, John Watson. Kedua, Benedict Cumberbatch berhasil dalam menampilkan pesona baru dari karakter detektif ini. Ini menjadi penampilan breakthrough untuk Cumberbatch di skena mainstream.

Bertahan hingga empat season dan episode spesial “The Abominable Bride”, Benedict Cumberbatch menjadi salah satu aktor terbaik yang pernah bermain sebagai Sherlock Holmes. Dimana versinya terkenal sebagai sociopath serta sebagai detektif yang angkuh namun kompeten. Seperti Heath Ledger sebagai Joker favorit sejuta umat, Benedict Cumberbatch adalah Sherlock Holmes terfavorit hingga saat ini.

Alan Turing – The Imitation Game (2014)

“The Imitation Game” tampaknya menjadi film pertama dimana Benedict Cumberbatch semakin mengkukuhkan posisinya sebagai salah satu aktor a-list saat ini. Dalam film biopik ini, ia beperan sebagai Alan Turing, penemu mesin enigma yang membantu Inggris dalam mencapai kemenangan saat Perang Dunia II.

Sedikit mengingatkan kita pada Sherlock karena ia bermain sebagai pria cerdas dalam film ini, seiring berjalannya film akan mulai terungkap penampilan yang berbeda dan melankolis dari Cumberbacth sebagai sosok inovator dengan kisah tragis ini.

“The Imitation Game” sendiri menjadi film biopik terbaik secara umum sekaligus dalam filmografi aktor ini. Karena ini bukan pertama kalinya Cumberbatch membintangi film biopik. Sebelumnya ia pernah berperan sebagai Stephen Hawking dalam “Hawking”, Julian Assange penemu WikiLeaks dalam “The Fifth Estate”, serta Dominic Cummings dalam serial “Brexit: The Uncivil War”, dan beberapa peran biopik lainnya. Meski ia juga tampil memukau dalam judul-judul tersebut, ia akan selalu diingat sebagai bintang “The Imitation Game”, film ini juga membawanya pada nominasi Oscar pertamanya.

Christopher Tietjens – Parade’s End (2012)

Satu lagi serial yang tidak populer di skena utama dengan penampilan terbaik Cumberbatch adalah “Parade’s End”. Berlatar pada akhir era Edwardian di saat perang dunia pertama, limited series ini mengikuti kisah aristokrat Inggris Christopher Tietjens dalam hubungan problematiknya dengan istrinya yang keras kepala, Sylvia, dan seorang perempuan bernama Valentine Wannop.

Cumberbatch memiliki pesona spesial dalam memerakan pria Inggris dalam latar periode drama. Sang aktor hampir sempat tidak mendapatkan peran untuk serial ini karena statusnya sebagai ‘idola’ berkat kesuksesan “Sherlock”. Namun Cumberbatch menunjukan totalitasnya dengan sedikit menaikan berat badannya untuk menjadi Christopher yang tidak seharusnya menjadi pria menawan. Kemudian didukung dengan kemampuan Cumberbatch dengan mengubah suara dan pembawaannya.

Khan Noonien Singh – Star Trek Into Darkness (2013)

Ingin melihat Benedict Cumberbatch jadi villain? Selain Smaug di “The Hobbit”, penampilan Cumberbatch sebagai Khan Singh dalam “Star Trek Into Darkness” juga menjadi salah satu yang seru untuk ditonton. Filmnya juga cukup ramah penonton baru buat kalian yang bukan penggemar ‘Star Trek’ dan cuma ingin menonton penampilan Cumberbatch.

Dalam ceritanya, Khan adalah buronan perang dengan pasukannya yang dibekukan, menuntut keadilan dari Enterprise. Sebagai pimpinan amarda, Khan tampil sebagai sosok villain yang cerdas dan manipulatif. Karakternya juga memiliki latar belakang villain yang tidak hanya sekadar ‘orang jahat’ dalam cerita.

Doctor Strange – Doctor Strange (2016)

Setelah menjadi villain dalam ‘Star Trek’, Benedict Cumberbatch kemudian tampil sebagai superhero baru MCU, Doctor Strange. Dimana mendapat respon positif dan berhasil mencuri perhatian penggemarnya sekaligus penggemar MCU. Tentu saja ia di-cast sebagai superhero dengan karisma cerdas dalam MCU, Dokter Stephen Strange ahli saraf, yang kemudian beralih sebagai Sorcerer Supreme.

Sekilas terlihat seperti proyek untuk mendongkrak popularitas komersial Cumberbatch, namun ini membuktikan bagaimana aktor ini terbuka untuk berbagai kesempat dan selalu berhasil memenuhi ekspektasi penonton. Karena tidak semua aktor drama bisa tampil unggul dalam film superhero, begitu pula sebaliknya; Benedict Cumberbatch jelas memiliki kemampuan untuk mengeksekusi keduanya.

Patrick Melrose – Patrick Melrose Limited Series (2018)

Meski semakin populer di skena utama, bahkan hingga saat ini Cumberbatch juga masih sering membintangi serial yang mungkin tidak terlalu populer dan familiar bagi penonton umum. Salah satunya adalah “Patrick Melrose” dimana ia bermain sebagai karakter titular. Patrick Melrose adalah pria Inggris mapan, namun kehidupannya berantakan karena ia ketergantungannya pada obat terlarang dan minuman keras. Memiliki trauma di masa kecilnya karena perlakuan kasarnya ayahnya, luka masih membekas hingga Patrick sudah dewasa, bahkan setelah ayahnya meninggal.

“Patrick Melrose” adalah limited series yang hanya terdiri dari lima episode. Fokus kekalutan dan usaha Patrick dalam menaklukan ketergantungannya yang kembali parah di momen meninggalnya sang ayah. Ini penampilan Cumberbatch yang berbeda dari biasanya. Ia tidak cerdas atau berkarisma, sebaliknya memiliki penampilan yang kacau balau dan membuat penonton gregetan sekaligus simpati.

Phil Burbank – The Power of the Dog (2021)

Satu lagi penampilan terbaik Cumberbatch yang berbeda dengan deretan karakter cerdas yang ia perankan adalah Phil Burbank dalam “The Power of the Dog”, dimana ia berperan sebagai pria yang memiliki mental toxic masculinity untuk menyembunyikan jati dirinya. Ini menjadi presentasi method acting yang “sehat” dari Cumberbatch, di tengah stigma metode tersebut. Dikabarkan ia tidak berbicara pada Kirsten Dunst selama proses syuting hingga tidak mandi untuk menghayati peran.

Dibandingkan dengan Will Smith yang dinobatkan sebagai Best Actor pada Oscar 2022, sebetulnya penampilan Cumberbatch yang lebih berbobot sebagai karakter original. Pada titik ini, Cumberbatch berlenggang di Hollywood dengan fleksibel selagi menggenakan jubah Doctor Strange, namun juga tidak menutup peluangnya untuk bermain film drama serius seperti ini.

Greville Wynne – The Courier (2020)

Cumberbatch kembali membintangi film biopik “The Courier”, dimana ia berperan sebagai pebinis asal Inggris bernama Greville Wynne. Namanya masuk dalam sejarah karena keterlibatnya dalam konflik internasional. Ia melakukan kerjasama dengan pihak Soviet untuk menghindari konfrontasi nuklir. Film biopik bersejarah ini fokus pada peristiwa Cuban Missile Crisis. Jadi bisa banget ditonton buat penggemar film-film spionase perang dingin, karena diangkat dari peristiwa nyata juga.

Sekali lagi Cumberbatch mengantongi penampilan biopik terbaik sebagai Greville Wynne. Banyak aktor hanya memiliki satu film biopik sukses dan akan terus “terjebak” dalam popularitas tersebut. Salah satu yang tetap fleksibel dan bebas adalah Benedict Cumberbatch. Ini menjadi salah satu proyek akting dimana sang aktor mengalami banyak transformasi dalam menghidupkan karakter ke layar lebar.

The Wonderful Story of Henry Sugar (2023)

Buat yang penasaran dengan kehebatan Benedict Cumberbatch di panggung pertunjukan, “The Wonderful Story of Henry Sugar” bisa jadi tontonan yang menghibur. Cumberbacth bergabung dengan projek film pendek ala pertunjukan panggung “kecil” Wes Anderson sebagai Henry Sugar. Dimana ia berperan sebagai pria kaya yang egois dan hobi berjudi, hingga suatu hari ia memulai latihan untuk melihat tanpa mata. Dalam film ini, Cumberbatch menjadi narator untuk ceritanya karakternya sendiri.

Setelah melihat sang aktor dalam film drama serius yang intens, serta bermain sebagai superhero yang komersial, kali ini menjadi kesempatan menarik melihatnya di panggung Anderson yang khas. Ada sentuhan cerdik serta humoris dalam penampilannya, bermain dengan kostum-kostum unik dan latar panggung yang eksperimental.

No More Bets No More Bets

No More Bets: Kisah Korban Penipuan dan Judi Online

Film

The Day Before the Wedding The Day Before the Wedding

The Day Before the Wedding: Balada Persahabatan Cosplayer Pengantin

Film

Arthur the King Arthur the King

Arthur the King: Cukup Menyentuh Walau Klise

Film

Lost in Translation & Her: Kesepian dan Perpisahan dari Dua Perspektif

Film

Connect