Connect with us
Kiesza (Via autographia.com)

Cultura Lists

Video Klip Musik dengan Konsep Dance Performance Terbaik

Mulai dari konsep komedi hingga tarian kontemporer yang mempesona. 

Distribusi video klip musik mengalami revolusi besar semenjak kepopuleran YouTube sebagai platform video. Musisi manapun kini memiliki kesempatan yang sama untuk viral melalui konsep video klip musik yang menarik. Salah satu konsep video klip yang artistik sekaligus mudah viral adalah dance performance.

Ada banyak video klip dengan dance performance yang ikonik, mulai dari “Gangnam Style”, “Single Ladies” oleh Beyonce, dan masih banyak lagi, terutama dalam skena k-pop. 

Selain K-pop, ada banyak video klip dengan koreografi maupun arahan menarik yang bisa kita tonton sebagai inspirasi. Berikut berbagai video klip dengan dance performance terbaik versi Cultura. Ada beberapa video klip ikonik dari era 2000-an, serta beberapa rekomendasi dari era 2010-an ke atas yang viral dan memiliki konsep artistik. 

Shin Takarajima – Sakanaction

Sakanaction merupakan band rock electronic asal Jepang dengan lagu-lagu up beat yang membuat pendengarnya ingin menari. Salah satu video klip musik terbaik dari band ini adalah “Shin Takarajima”. Video klip ini sebetulnya merupakan parodi dari opening acara televisi Jepang retro. Tanpa memahami referensi video klip sekalipun, hal tersebut tak akan mengurangi ketertarikan para penonton awam.

Dengan konsep studio retro khas Jepang, para member Sakanaction tampil bersama para cheerleader berbaju kuning dan rok mini putih yang ikonik. “Shin Takarajima” sendiri merupakan salah satu hits Sakanaction yang ikonik dan viral di skena penggemar budaya pop Jepang hingga saat ini. 

Labyrinth – Mondo Grosso

Satu lagi video klip Jepang yang viral adalah “Labyrinth” oleh Mondo Grosso featuring Hikari Mitsushima. Beberapa dari kita mungkin sudah sering menemukan video klip ini melalui algoritma YouTube. Tak hanya mengisi vokal dalam komposisi electronic music racikan Mondo Grosso, Hikari juga menjadi bintang utama yang menari dalam video klip Labyrinth. Di bawah arahan sutradara Takeshi Maruyama, syuting “Labyrinth” dilakukan di kompleks pertokoan dan rumah susun di Hongkong. 

Lokasi tersebut dipilih karena memiliki kompleksitas layout bagai labirin. Syuting dilakukan pada malam hari agar sesuai dengan lirik ‘midnight paradise’. Video klip “Labyrinth” memiliki perpaduan visual dan musik yang sinkron dan membangkitkan moody vibe

Movement – Hozier

Sergei Polunin adalah penari balet berbakat kelahiran Ukraina yang tampil sebagai bintang dalam video klip “Movement” oleh Hozier. Sebelumnya Polunin sempat viral dengan dance performance-nya diiringi hits Hozier, “Take Me to Church” untuk film dokumenter nya, “Dancer” (2016). 

Polunin kembali tampil memikat dengan tarian baletnya yang khas akan aura maskulin. Dimana ballet umumnya terkenal sebagai tarian anggun oleh balerina. Dalam “Movement”, kita akan melihat koreografi yang dibawakan oleh tiga versi berbeda dari Polunin, sebagai metafora dari keadaan mentalnya. Sergei Polunin juga menjadi koreografer dalam tarian balet kontemporer yang memikat dan memiliki makna mendalam untuk video klip ini.

Lotus Flower – Radiohead

Orang-orang menggila ketika melihat Thom Yorke menari solo dalam video klip “Lotus Flower” pada 2011 silam. Hashtag #thomdance bahkan trending di Twitter sebagai meme. Namun lebih dari sekadar meme, “Lotus Flower” merupakan video klip dengan dance performance artistik dan ikonik dalam budaya pop.

Video klip Radiohead tersebut disutradarai oleh Garth Jennings dengan konsep visual minimalis hitam-putih. Sementara koreografinya diarahkan oleh Wayne McGregor. 

Weapon of Choice – Fatboy Slim

Satu lagi video klip yang menampilkan figur terkenal menari adalah “Weapon of Choice” dari Fatboy Slim. Judul ini menjadi salah satu yang sudah masuk kategori ‘klasik’ dalam daftar ini. Christopher Walken mengungkapkan pada sutradara Spike Jonze bahwa Ia ingin merekam dirinya menari sebelum dirinya terlalu tua untuk show off some moves.

Dalam “Weapon of Choice” kita akan melihat Walken menari sendirian di lobby hotel yang luas, tampak menikmati dirinya sendiri diiringi musik yang funky. Ryan Heffington menjadi koreografer dalam video klip ini. Ia juga merupakan koreografer dari video klip Sia, “Chandelier”. 

Here It Goes Again – OK GO

Satu lagu koleksi ‘klasik’ dan paling ikonik adalah “Here It Goes Again” dari band rock, OK GO. Video klip tersebut dinobatkan sebagai Most Creative Video dalam YouTube Awards 2006, kemudian berhasil keluar sebagai Best Music Video pada Grammy 2007. Video klip “Here It Goes Again” memiliki konsep sederhana, low-budget, namun sangat menghibur untuk ditonton, dimana kita akan melihat semua member OK GO menari di atas treadmill

Mulai dari koreografi hingga arahan visual semuanya dikonsep sendiri oleh OK Go bersama adik vokalis Damian Kulash, Trish Sie. Video klip ini diambil secara one-long-shot dengan total 17 kali pengambilan gambar hingga hasil sempurna. Bahkan pada hasil akhir, kita masih bisa melihat Damian hampir terpeleset pada 1 menit pertama. Namun detail kecil tersebut justru memberikan kesan home video yang otentik dan humoris. 

Still feel. – Half Alive

Half Alive merupakan band asal Long Beach, California yang viral melalui video klip single-nya, “Still feel.” pada 2018 lalu. Video klip “Still feel.” diambil di Popsicle LA, berlatar ruangan dengan atap lampu LED yang membuat video klip ini memikat secara visual. Video klip disutradarai oleh Taylor, sementara koreografi diarahkan oleh JA Collective.

“Still feel.” tak hanya memiliki koreografi yang memikat dan sinkron dengan musik yang groovy, editing yang dihadirkan untuk memberikan kesan one-take juga diaplikasikan dengan transisi sempurna. Berkat kesuksesan “Still feel.”, Half Alive akhirnya mendapat kontrak label musik dan tampil live dalam Jimmy Kimmel Live!.

Lonely Boy – The Black Keys

Frontman The Black Keys, Dan Auerbach menyatakan bahwa “Lonely Boy” merupakan video klip single shot termahal yang pernah terjadi dalam band-nya. Awalnya, sutradara Jesse Dylan telah melakukan syuting untuk video klip dengan konsep besar, melibatkan hingga 40 orang aktor di dalamnya. Namun, para member band sangat tidak menyukai hasil editing akhir video, bahkan setelah direvisi sekalipun. 

Karena budget dan deadline sudah makin mendesak, sutradara dan The Black Keys sepakat untuk membuat video footage menari sederhana dengan Derrick T. Tuggle sebagai aktor utama. Tuggle adalah seorang aktor sekaligus part-timer security. Ia sebetulnya hanya extra pada syuting pertama, kemudian tampil solo dalam “Lonely Boy” sambil lipsync, menari mengikuti irama dan lirik. Tuggle kembali tampil menari sebagai cameo dalam video klip “Happy” oleh Pharrell Williams. 

Hideaway – Kiesza

Penyanyi Kiesza sempat viral pada 2014 lalu berkat kepopuleran video klip “Hideaway”. Diambil dengan teknik one-long-shot, kita akan melihat Kiesza menari bersama penari latar lainnya di jalanan Brooklyn. Diawali dengan Kiesza yang keluar dari taxi kuning ikonik New York, diakhiri dengan adegan yang sama, kita bisa melihat taxi yang sama menunggu di pojokan frame. Video klip “Hideaway” telah memenangkan Best Choreography dalam ajang MTV Music Awards. 

Jungle – Keep Moving

Jungle merupakan duo electronic asal Inggris yang cukup sering menggunakan konsep dance performance untuk video klipnya. Salah satu yang terbaru dan terbaik adalah “Keep Moving”, single untuk album ketiga mereka, “Loving in Stereo” pada 2021 lalu. Video klip ini diarahkan oleh sutradara J LLoyd dan Charlie Di Placido, serta koreografer Nathaniel Williams ( juga tampil sebagai penari dalam video) dan Cece Nama.

Berlatar di gedung industrial yang kosong, kita akan melihat sekelompok penari mengekspresikan kebahagian dan ketangguhan mereka untuk tetap menari meski dalam kesulitan. Tak hanya koreografi dan musiknya yang sinkron untuk menghasilkan video dance performance memikat, camera work yang dieksekusi juga sempurna untuk memberikan latar yang terasa dinamis untuk perspektif penonton. 

Click to comment

Lineup Musisi Internasional di Java Jazz Festival 2022

Cultura Lists

oslo ibrahim java jazz 2020 oslo ibrahim java jazz 2020

Lineup Musisi Indonesia di Java Jazz Festival 2022

Cultura Lists

Raisa & Dipha Barus Raisa & Dipha Barus

I Don’t Give A Fest Paling Spesial Tahun Ini

Music

Adam by Eve: A Live in Animation Adam by Eve: A Live in Animation

Adam by Eve: A Live in Animation Review

Film

Advertisement
Connect