Connect with us
Secret Invasion Finale Review
Marvel Studios

TV

Secret Invasion Finale Review: Home

Apa saja yang terjadi dalam “Secret Invasion” Finale?

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Secret Invasion” sempat memberikan kesan sebagai salah satu serial MCU dengan genre dan format baru; perang dingin Rusia-Amerika Serikat, spionase menegangkan, serta Nick Fury tanpa kawan-kawan supehero-nya.

Serial ini memiliki episode pilot yang menggundang, progres yang pacingnya sudah tepat dalam membangun ketegangan, hingga akhirnya pada episode 4, ‘Beloved’, sebagai episode terpendek sekaligus terbaik. Hanya untuk kemudian menurun melalui kualitas pada episode 5 dan finale.

“Secret Invasion” telah berakhir, meski dengan banyak misteri dan potensi masa depan tiap karakter-nya di MCU. Namun apa momen ‘invasi rahasia Skrull’ ini merupakan peristiwa yang telah dieksekusi dengan baik? “Secret Invasion” finale memiliki ending paling mengecewakan dalam MCU sejauh ini. Bahkan ‘She-Hulk’ kini terlihat tidak terlalu buruk jika kita ingat kembali.

Ada pertanyaan yang dibiarkan tidak terjawab, pengorbanan sia-sia yang sangat menyakiti hati penggemar MCU, hingga kontinuitas misi dari setiap karakter yang menimbulkan pertanyaan baru. Apa saja yang terjadi dalam “Secret Invasion” finale? Terlalu banyak yang harus diperjelas meski akan membuat kita menyadari betapa buruknya penutup dari serial ini.

Secret Invasion Finale Review

Gravik Menjadi Penjahat MCU dengan Penokohan Satu Dimensi

(Spoiler Alert!) Setelah menonton dua episode pertama, cukup banyak penonton yang percaya bahwa Gravik yang diperankan oleh Kingsley Ben-Adir akan menjadi salah satu villain terbaik dalam MCU.

Seiring berjalannya episode, motivasi Gravik semakin dipertanyakan. Mengadu domba Rusia dan Amerika Serikat merupakan strategi invasi rahasia yang sudah mantap. Namun, setelah serangan yang ia lakukan pada Presiden Ritson digagalkan oleh Nick Fury dan pengorbanan Talos, di sini Gravik mulai terlihat kehilangan visi.

Kemudian menekan Rhodey Skrull untuk menyakinkan presiden bahwa serangan tersebut dilakukan oleh Rusia bersama Skrull. Kini ia bahkan telah melalui batas hingga menggunakan kaumnya sendiri untuk dikorbankan. Hingga akhirnya membuat kesempatan oleh Nick Fury dengan menyerahkan Harvest, DNA The Avengers sebagai sumber kekuatan, kita tidak bisa melihat visi Gravik lagi selain menginginkan kekuatan dan menghancurkan Bumi. Dimana trait ini sudah basi dalam skenario superhero saat ini.

Secret Invasion Finale Review

Pengorbanan Talos yang Sia-Sia dan Misteri Rhodey

Talos diperankan oleh Ben Mendelsohn menjadi karakter yang banyak dicintai penonton. Sebagai Skrull yang memilih pendekatan damai pada manusia untuk mendapatkan suaka, Talos percaya bahwa jika manusia mengetahui sisi baik dalam kaum Skrull, maka akan ada tempat untuk mereka di planet asing ini. Dimana pandangan ingin disepelekan oleh putrinya, G’iah, Gravik, bahkan diragukan oleh sahabatnya sendiri, Nick Fury. Namun, pengorbanannya melindungi Presiden Ritson pada episode ‘Beloved’ adalah momen besar dan paling emosional sepanjang serial ini.

Hanya untuk kemudian Presiden Ritson mendeklarasikan perang dengan kaum Skrull yang masih bersembunyi di muka Bumi. Ini menjadi titik balik cerita yang sangat pahit dan mengkhianati pengorbanan Talos dengan penulisan plot paling mengecewakan. Kita juga tidak boleh melupakan kematian Maria Hill pada episode pertama yang tragis.

Perdebatan baru sedang muncul di antara penggemar MCU mempertanyakan; sejak kapan Rhodey telah digantikan oleh Skrull? Pada akhir episode ini, diperlihatkan Rhodey Skrull telah mati ditembak oleh Fury. Kemudian diperlihatkan pula penyelamatan Rhodey asli oleh G’iah (juga Everett K. Ross asli). Belum dipastikan secara pasti sejak kapan, namun G’iah hanya menyebutkan bahwa, Rhodey menjadi salah satu yang paling lama disekap oleh Skrull.

Ada yang berteori Rhodey telah menjadi Skrull sejak “Captain America: Civil Wars” karena ia mengenakan pakaian rumah sakit. Namun ada pula yang meraguka teori tersebut dengan pembelaan identitas Rhodey diambil oleh Skrull sejak ‘Endgame’. Ini masih menjadi perdebatan tanpa jawaban pasti.

Secret Invasion Finale Review

Duel Super Skrull Gravik vs. G’iah

Yang seharusnya menjadi babak paling monumental dalam “Secret Invasion”, duel antara Gravik dan G’iah dengan kekuatan Super Skrull mereka. Sejak diungkapkan bahwa G’iah telah memiliki kekuatan super, kita tahu bahwa hanya dia yang paling pantas menjadi lawan dari Gravik. Apalagi setelah Talos dibunuh oleh Gravik, G’iah menjadi paling tepat sebagai tandigan.

Sempat menyamar sebagai Nick Fury, G’iah mengungkapkan identitasnya ketika melawan Gravik menjadi momen yang cukup mengejutkan. Namun setelahnya, presentasi pertarungan Super Skrull di antara keduanya tidak meninggalkan kesan mendalam dan terlalu cepat. Belum lagi terpotong-potong karena di tampilkan back to back dengan plot Fury bersama Sonya Falsworth menyelamatkan Ritson di rumah sakit.

Selama lima episode sebelumnya, kita juga belum banyak melihat arc transformasi G’iah dan Gravik dalam menguasai kekuatan DNA The Avengers dan superhero lainnya. Terlalu banyak hal terjadi dalam satu pertarungan yang cepat untuk dicerna.

Secret Invasion Adalah Arc Terburuk Nick Fury

“Secret Invasion” pada dasarnya adalah konsekuensi dari janji yang tidak dipenuhi oleh Nick Fury, membawanya kembali untuk segera menyelesaikan masalah yang sudah sangat lama ia telantarkan. Namun, apa Fury akhirnya benar-benar menyelesaikan masalahnya dengan Skrull di Bumi? Kembali ke Bumi pada episode pertama untuk membantu Talos, hanya untuk kembali lagi ke luar angkasa pada episode terakhir. Dengan status Ritson menyampaikan pesan kebencian dan ancaman pada Skrull.

Sementara arc G’iah dengan Sonya menjadi salah satu yang menarik untuk disimak. Olivia Colman Sonya Falsworth juga menjadi karakter yang menarik perhatian penonton selama “Secret Invasion”. Ia opurtunis, cekatan, lihai, dan profesional. Tidak ingin mengulangi perjanjian antara Talos dengan Nick Fury yang didasari persahabatan dan rasa percaya, Sonya menawarkan bentuk kerja sama profesional, ‘aku memanfaatkanmu, dan kamu memanfaatkanku’, karena mereka berdua memiliki hal yang bisa saling menguntungkan. G’iah pun menyambut penawaran tersebut.

Secara keseluruhan, “Secret Invasion” memberikan harapan yang cukup besar pada episode-episode pertama. Meski sudah banyak juga yang skeptis dengan serial MCU ini. Namun presentasi episode 5 hingga finale menjadi pengkhianatan terakhir dari serial ini untuk penggemar sebetulnya telah berusaha mencintai dan memberikan kesempatan untuk serial ini sejak awal.

Secret Invasion Episode 1 Review: Resurrection

Secret Invasion Episode 2 Review: Promises

Secret Invasion Episode 3 Review: Betrayed

Secret Invasion Episode 4 Review: Beloved

Secret Invasion Episode 5 Review: Harvest

Hazbin Hotel Hazbin Hotel

Hazbin Hotel Review: Balada Hotel di Neraka

TV

Monkey Man Monkey Man

Film & Serial Terbaru April 2024

Cultura Lists

House of Ninjas House of Ninjas

House of Ninjas Review: Laga Ninja Berlatar Thriller Spionase Modern

TV

Echo Echo

Echo Review: Alaqua Cox Semakin Memikat dan Ikonik sebagai Maya Lopez

TV

Connect