Connect with us
Secret Invasion Episode 4 Review
Marvel

TV

Secret Invasion Episode 4 Review: Beloved

Gravik masih memimpin, namun alasan Nick Fury semakin kuat untuk berjuang.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Semakin mendekati akhir serial, “Secret Invasion” hadirkan episode yang semakin intens. Sampai saat ini, Nick Fury masih dalam pertarungan sengit melawan Gravik yang masih unggul, seiring kemenangan kecil yang ia dapat, datang dengan harga yang sangat besar, terutama pada episode pekan ini. “Secret Invasion” Episode 4 masih mempertahakan ketegangan dari episode sebelumnya, namun tampaknya situasi siap untuk beranjak ke level selanjutnya dalam kisah Nick Fury.

Episode sebelumnya meninggalkan kita dengan dua cliffhanger; pertama keberpihakan Priscilla, istri Nick Fury pada Gravik, serta kematian G’iah setelah ketahuan sebagai pengkhianat Gravik. Status Rhodey yang telah menimbulkan kecurigaan sejak pertama kali ia muncul di Episode 2 juga mulai mengarah pada teori penonton. “Secret Invasion” Episode 4 akan menjawab hampir semua teori yang telah kita godok sebagai penggemar, dengan harga yang tidak murah juga bagi penonton.

Sebagai episode terpendek dengan durasi tak sampai 36 menit, Episode 4 menjadi sajian yang padat dengan adegan aksi, dialog emosional, serta afirmasi yang lengkap.

G’iah Adalah Super Skrull

(Spoiler Alert!) Sepertinya “kesalahan” tersendiri bagi tim promosi “Secret Invasion” yang tak sengaja memberikan terlalu banyak materi untuk membenarkan teori bahwa G’iah tidak mati pada Episode 3. Dengan sedikit adegan flashback, diperlihatkan bagaimana G’iah telah mencuri kekuatan Super Skrull dari laboraturim Gravik.

Kita juga telah mendapatkan petunjuk bahwa Gravik adalah Super Skrull. Hal tersebut juga akan dikonfirmasi pada episode kali ini. Tak hanya G’iah adalah super Skrull, ia juga tidak setuju dengan rencana kejam yang dieksekusi oleh Gravik. Membuat G’iah kini menjadi karakter yang berpotensi menandingi kekuatan Gravik.

Nick Fury dan Talos Menghadapi yang Tercinta

Dengan “Secret Invasion” Episode 4 memiliki judul ‘Beloved’, telah menimbulkan ekspektasi akan episode yang emosional. Percayalah, tak ada yang siap dengan kejutan emosi yang sajikan oleh episode ini. Pertama, G’iah terungkap selalu berada di pihak ayahnya, Talos, selama ini.

Namun kecewa dengan harapan polos yang dimiliki oleh Talos, bahwa dengan menunjukan manusia bahwa ia adalah Skrull yang berbeda dari Gravik, Presiden Amerika akan memberikan amnesti pada kaum Skrull. G’iah menganggap rencana ayahnya sebagai delusi, bahkan mengakui rencana Gravik lebih solid. G’iah masih bertahan dengan idealismenya yang mengakhir perdebatan mereka dengan situasi yang tidak baik.

Sementara Nick Fury mempertanyakan kesetiaan istrinya, Priscilla, yang ternyata ditugasi membunuh Fury. Adegan konfrontasi antara keduanya menjadi salah satu highlight dari episode ini, menghidupi judul ‘Beloved’.

Secret Invasion Episode 4 Review

Gravik Lancarkan Serangan pada Presiden

Babak puncak dari “Secret Invasion” Episode 4 adalah serangan besar berikutnya oleh Gravik pada Presiden, dibantu oleh Rhodey, yang telah diungkap juga sebagai Skrull dalam episode ini. Gravik melakukan serangan dengan menyamar sebagai teroris Rusia. Nick Fury dan Talos juga tiba di lokasi penyerangan untuk membantu mengamankan Presiden dalam situasi genting tersebut.

Ini menjadi serangan skala besar kedua dari Gravik setelah pengeboman di Rusia pada episode pertama. Melibatkan adegan aksi dengan baku tembak, ledakan, dan showcase pertama dari kekuatan Super Skrull yang dimiliki Gravik.

Pada momen inilah kita berada di posisi Nick Fury, bersiap membayar harga besar, dengan pengorbanan Talos. Arc karakter Talos dibintangi oleh Ben Mendelsohn mejadi salah satu yang terbaik dalam “Secret Invasion”. Loyalitas yang diemban oleh karakter ini telah mencuri hati Fury sekaligus penonton. Membuat kematiannya menjadi yang paling nyakitkan sejauh ini setelah Maria Hill.

Mengingat harapan yang Talos ungkapkan pada G’iah sebelumnya, tentang menjadi Skrull yang baik dan meminta amnesti dari Presiden. Kemudian pada momen terakhirnya, ia mati ketika menyelamatkan Presiden. Kita bisa melihat bagaimana kematian Talos akan menjadi titik balik dari banyak hal. Mulai dari motivasi G’iah dan Nick Fury, menjadi pihak yang pastinya paling terluka dalam tragedi ini. Serta pandangan Presiden akan kaum Skrull.

Merupakan skenario yang sempurna namun mematahkan hati, bagaimana episode ini dibuka dengan G’iah yang hidup, kemudian berakhir dengan kematian Talos. Keduanya sama-sama di tangan Gravik. Situasi ini juga kembali membawa kita pada trauma Fury kehilangan Maria Hill pada serangan besar pertama, namun dampaknya semakin menyakitkan. “Secret Invasion” episode terbaru rilis setiap hari Rabu di Disney+ Hotstar.

Secret Invasion Episode 1 Review: Resurrection

Secret Invasion Episode 2 Review: Promises

Secret Invasion Episode 3 Review: Betrayed

The Boys Season 3 The Boys Season 3

5 Hal Yang Patut Dinantikan dari “The Boys” Season 4

Cultura Lists

Rekomendasi Film & Serial Prime Video Juni 2024

Cultura Lists

A Town Without Seasons Review: Suka Duka Warga Hunian Sementara yang Eksentrik

TV

Hazbin Hotel Hazbin Hotel

Hazbin Hotel Review: Balada Hotel di Neraka

TV

Connect