Connect with us
Rekomendasi Film & Serial Mike Flanagan Terbaik
Ouija: Origin of Evil

Cultura Lists

Rekomendasi Film & Serial Mike Flanagan Terbaik

Satu lagi sutradara spesial horor berbakat baik dalam menulis film hingga serial. 

Semakin banyak sutradara era baru horor yang menaikan martabat genre film yang kerap dipandang sebelah mata ini. Mulai dari Ari Aster, Jordan Peele, Robert Eggers dan satu lagi nama yang ingin kita bahas kali ini, Mike Flanagan.

Menjadi sutradara film horor yang cukup underrated pada era 2010an awal, karyanya mulai diapresiasi ketika serial-serial horornya populer di Netflix. Hampir tidak ada rapor merah dalam Netflix Original Mike Flanagan. Ia selalu kembali dengan koleksi baru dengan rating yang semakin menanjak. Mike Flanagan bisa jadi menjadi salah satu supplier konten horor terbaik di Netflix saat ini, karya-karya barunya selalu dinanti.

“The Midnight Club” akan menjadi Netflix Original Series terbaru dari Mike Flanagan yang segera rilis pada 7 Oktober. Buat penggemar baru sutradara horor ini, berikut sederet rekomendasi film dan serial Mike Flanagan terbaik. Identik sebagai bulan horor menjelang Halloween, bisa jadi tontonan yang menemani sepanjang Oktober yang baru saja dimulai!

Oculus (2013)

“Oculus” mungkin menjadi salah satu film horor yang tenggelam dalam katalog B-movies horror. Sekilas, poster film pada awal-awal karir Mike Flanagan ini memberikan asumsi akan film horor supranatural murahan dengan jumpscare dan plot hantu-hantuan yang klise. Namun, “Oculus” merupakan film horor dengan aspek supranatural dan drama keluarga yang berpadu untuk menciptakan cerita yang berkesan.

Dikisahkan kakak beradik sedang melakukan investigasi akan kaca antik yang berada di rumah mereka. Hendak membuktikan pada ada hal-hal gaib yang bersemayam di dalamnya dan mempengaruhi kehidupan keluarga mereka selama ini.

Ouija: Origin of Evil (2016)

“Ouija: Origin of Evil” juga menjadi film horor supranatural dengan unsur drama keluarga yang berkualitas. Film satu ini mungkin memiliki formula yang sudah tidak asing lagi bagi kita penggemar film horor. Namun presentasinya tetap menarik untuk disimak hingga akhir.

Aktris yang kala itu masih muda, Lulu Wilson, memberikan penampilan akting yang berkesan sebagai bocah misterius yang menakutkan sepanjang film. Meski film ini masih memanfaatkan jumpscare untuk menakuti penonton, jatuhnya tepat dan tidak terasa repetitif.

Hush (2016)

Mike Flanagan bisa jadi salah satu sutradara horor yang berhasil memeluk genre horror supranatural modern. Kental dengan nuansa gaib dan takhayul, namun memiliki naskah yang cerdas dan bisa masuk ke logika penonton modern. Namun Mike Flanagan juga memiliki beberapa judul horor dengan genre psychological thriller dengan ancaman nyata yang logis.

“Hush” bisa jadi salah satu film terbaik dari katalog Mike Flanagan yang patut ditonton di Netflix. Film ini sekilas terlihat minimalis dan murah, namun kualitas naskahnya sangat kaya dan ‘mahal’. Bercerita tentang penulis novel bisu tuli yang terjebak di rumah area terpencil, menerima serangan dari sosok bertopeng misterius yang hendak menyakitinya. Mampukah Ia selamat dengan keterbatasan yang Ia miliki?

Gerald’s Game (2017)

Mike Flanagan juga mempunyai film adaptasi novel Stephen King dalam katalognya. “Doctor Sleep”, sekuel dari “The Shining”, serta “Gerald’s Game”. “Gerald’s Game” juga film horor minimalis yang latarnya hanya dalam satu rumah sepanjang film.

Bercerita tentang sepasang suami istri yang sedang menghabiskan akhir pekan di rumah liburan mereka yang terpencil. Mereka hendak mencoba hal baru untuk menaikan hasrat dalam pernikahan mereka. Namun, kecelakan tiba-tiba membuat sang istri terjebak di kasur dengan tangan diborgol, dan tidak ada yang bisa membantunya.

The Haunting of Hill House (2018)

Dibandingkan dengan koleksi filmnya, Mike Flanagan memang lebih terkenal di skena serial Netflix. Serial pertamanya yang dirilis di Netflix adalah “The Haunting of Hill House”, adaptasi series novel horor dengan tema rumah berhantu. Kita akan menyimak kisah keluarga besar yang terpecah bela karena kecelakaan supranatural di rumah masa kecil mereka.

‘Hill House’ menjadi serial yang memiliki kualitas naskah dan produksi terbaik dalam skena horor. Tak hanya membuat penonton ketakutan atau terperanjat, ‘Hill House’ mengandung kisah tragedi keluarga yang akan membuat kita terharu.

The Haunting of Bly Manor (2020)

Masih dalam bagian ‘The Haunting Series’, serial Mike Flanagan berikutnya di Netflix yang binge worthy adalah “The Haunting of Bly Manor”. Serial ini menghasilkan ulasan dan kritik yang terbagi jadi dua dalam penggemar serial pertamanya. Karena ‘Bly Manor’ lebih kental dengan kisah gothic romance yang cukup soapy.

Ada kisah cinta beda dunia, perselingkuhan sebagai rahasia disimpan sampai mati, hingga pengkhianatan cinta yang bermanifestasi sebagai rasa bersalah yang menghantui. Namun buat penonton yang terbuka dengan berbagai sub genre horor, ‘Bly Manor’ menyajikan naskah gothic romance yang berkualitas. Secara keseluruhan sebetulnya masih sama dengan ‘Hill House’ bedanya cuma di genre romance-nya saja.

Midnight Mass (2021)

Setelah sukses dengan banyak naskah adaptasi, Mike Flanagan menunjukan potensi sesungguhnya sebagai penulis naskah horor original melalui “Midnight Mass”. Judul ini diakui sebagai naskah yang melalui proses pengerjaan bertahun-tahun, bahkan sempat muncul sebagai cameo dalam film originalnya, “Hush”.

Bercerita tentang komunitas penduduk di pulau terpencil yang masih mengindahkan ajaran agama Katolik. Ketika pendeta baru, Paul Hill datang sebagai pendeta baru di komunitas tersebut, Ia membawa banyak keajaiban pada penduduknya. Yang sakit dipulihkan, yang lumpuh bisa berjalan. Apakah fenomena ini mujizat atau kutukan?

The Wonder The Wonder

The Wonder Review: Premis Sederhana yang Melebihi Ekspektasi

Film

avatar 2 avatar 2

Film & Serial Terbaru Desember 2022

Cultura Lists

The Guardians of the Galaxy Holiday Special The Guardians of the Galaxy Holiday Special

The Guardians of the Galaxy Holiday Special Review

Film

Unicorn Store Review Unicorn Store Review

Unicorn Store Review: Sulitnya Jadi Orang Dewasa dengan Optimisme

Film

Connect