Connect with us
Spy x Family Season 1

TV

Spy x Family Season 1 Review

Keseruan komedi laga keluarga undercover yang hanya bertahan hingga akhir Part I.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Spy x Family” merupakan salah satu anime populer pada 2022 lalu. Sama seperti pada kebanyakan anime pada umumnya, anime komedi ini diangkat dari manga karya Tatsuya Endo. Anime ini dikembangkan oleh Wit Studio dan CloverWorks. “Spy x Family” menjadi anime peringkat ke-9 dalam daftar Anime of the Year 2022 berdasarkan Anime Trending Awards. Di bawah “Chainsaw Man” pada peringkat ke-8 dan di atas “Cyberpunk: Edgerunners” di peringkat ke-10.

Demi menjaga perdamaian antara Westalis dan Ostania, agen rahasia dengan kode ‘Twilight’ mendapat misi untuk menggali informasi dari Donovan Desmond, pemimpin Partai Persatuan Nasional di Ostania.

Berbeda dengan misi-misi sebelumnya, kali ini Twilight mendapatkan misi jangka panjang bernama Operasi Strix. Twilight harus membangun keluarga Ostanian dengan identitas baru sebagai Loid Forger. Ia pun mengadopsi anak bernama Anya dan menikahi wanita Ostaian, Yor. Kemudian mendaftarkan Anya ke sekolah terpandang dimana anak Donovan Desmond juga bersekolah.

Harus tampil sebagai keluarga yang sempurna dan harmonis, masing-masing anggota keluarga Forger ternyata saling menyembunyikan jati diri mereka. Namun setidaknya Anya bisa membaca pikiran kedua orang tua angkatnya.

Spy x Family Season 1

Formasi Keluarga Forger yang Langsung Bikin Jatuh Hati

Penonton akan menyaksikan keseruan plot secara maksimal dari Anya Forger sebagai anak yang memiliki kemampuan membaca pikiran. Tak dipungkiri Anya telah menjadi salah satu karakter populer mengikuti kesuksesan “Spy x Family” yang merilis Part I pada April 2022 kemarin. Daripada membantu kelancaran Operasi Ostrix, kekuatan Anya hanya membantu penonton untuk tidak buta dengan situasi keluarga Forger yang penuh rahasia.

Loid Forger menjadi agen mata-mata yang keren, baik sebagai sosok ayah maupun agen andalan yang lihai dalam menjalankan misi. Kemudian Yor menjadi karakter perempuan dengan persona ganda yang membuat kita makin jatuh hati. Mematikan dan sadis ketika sedang melakukan pekerjaan rahasianya sebagai pembunuh bayaran. Namun sangat baik dan menjadi sosok ibu angkat yang protektif untuk Anya ketika sedang menjalani kehidupan normalnya.

Interaksi antara ketiga karakter pertama ini berhasil membuat kita mendukung keluarga Forger. Bahkan kesedihan terasa sedang menghantui kita; apa yang akan terjadi di masa depan jika Operasi Strix telah diselesaikan? Untuk sekarang, kita nikmati saja keseruan dan kesulitan Loid Forger menjadi ayah dan suami dadakan.

Part I Hadirkan Pacing Paling Sempurna

“Spy x Family” Season 1 Part I memiliki pacing plot yang paling sempurna dalam perilisan season perdana. Jadi alasan mengapa anime ini langsung trending ketika Part I mengudara. Kebanyakan anime komedi terlalu fokus dengan elemen komedinya dengan perkembangan plot yang sangat dragging. Namun episode pertama dari Part I langsung memikat dengan presentasi Twilight sebagai agen penuh aksi dan misinya pertamanya dengan Anya.

Tak hanya pada episode pertama, episode – episode baru yang rilis setiap minggu terjaga pacing-nya. Itu mengapa “Spy x Family” jadi trending dan selalu dinanti-nanti setiap minggu. Selalu ada misi baru yang berkesan setiap episodenya. Mulai dari mencari kandidat istri sempurna, mempersiapkan Anya untuk diterima di sekolah tujuan, hingga mengusahakan Anya untuk menjadi Imperial Schoolar.

Tak hanya skenario komedinya saja yang menonjol, setiap misi pada setiap episode juga mempengaruhi perkembangan Operasi Ostrix. Penampilan laga dalam Part I ini juga lebih unggul dieksekusi.

Berubah Total Jadi Gag Anime Memasuki Part II

Sayangnya, “Spy x Family” tiba-tiba mengubah pacing-nya memasuki Part II. Seperti melupakan skenario laganya, materi komedi jadi terlalu mendominasi. Memang lucu melihat Anya dan Yor jadi makin ceroboh dan terlihat konyol, namun justru membuat anime yang awalnya spesial ini hanya jadi gag anime biasa. Entah memang belum saatnya, namun arc Yor sebagai pembunuh bayaran sadis tidak berkembang kemana-mana.

Selain skenario gag humor, mulai ada plot komedi romantis dengan bergabungnya Nightfall alias Fiona, junior Loid Forger dari agensi mata-mata yang sama. Dengan semakin bertambahnya skenario komedi yang disuguhkan di Part II, penonton kita jadi semakin terasa kehilangan arah Operasi Strix. Setiap misi yang dilakukan oleh Loid maupun Yor semakin lama juga semakin random dan tak lebih dari lucu. Baru memasuki episode terakhir saja Operasi Strix kembali ke jalurnya. Akhirnya, secara keseluruhan perkembangan plot utama di “Spy x Family” Part II perkembangannya sangat kecil. Lalu kita harus menunggu season selanjutnya.

“Spy x Family” merupakan anime komedi laga dengan latar dan formasi karakter yang menarik. Part I sajikan pacing yang bikin penonton tak sabar menunggu episode berikutnya. Sementara Part II perkembangan plot utama sama sedikit, tiap episode hanya diisi dengan gag humor yang setidaknya tetap menghibur.

The Boys Season 3 The Boys Season 3

5 Hal Yang Patut Dinantikan dari “The Boys” Season 4

Cultura Lists

Rekomendasi Tayangan Terbaru Netflix Indonesia Juni 2024

Cultura Lists

Rekomendasi Film & Serial Prime Video Juni 2024

Cultura Lists

A Town Without Seasons Review: Suka Duka Warga Hunian Sementara yang Eksentrik

TV

Connect