Connect with us
Chainsaw Man Season 1

TV

Chainsaw Man Season 1 Review

Anime dengan aset produksi ambisius, hadirkan sajian shounen dengan kebrutalan sesuai ekspektasi.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Chainsaw Man” merupakan anime bergenre shounen dengan antisipasi tinggi pada Oktober 2022. Anime adaptasi manga oleh Tatsuki Fujimoto akhirnya diwujudkan sebagai anime di bawah naungan studio MAPPA.

Seperti anime shounen pada umumnya, kita akan mengikuti petualangan protagonis laki-laki muda bernama Denji. Pada usianya yang masih sangat muda, ia harus menjalani hidup yang sulit sendirian setelah ayahnya meninggal dan meninggalkan banyak hutang.

Setelah menyelamatkan devil berwujud anjing bernama Pochita, Denji berteman dengan devil tersebut untuk memburu devil lainnya. Mengumpulkan uang untuk melunasi hutang dan menyambung hidup. Namun, ketika tragedi membuat Pochita mengorbankan hidupnya agar Denji tetap hidup, Denji pun memulai kehidupan barunya sebagai devil hunter yang bekerja untuk organisasi lebih besar.

“Chainsaw Man” telah mengundang antusiasme yang besar dalam skena penggemar anime. Setelah benar-benar rilis pun, anime ini ternyata memiliki hype yang konsisten setiap minggunya. Sekeren apa sih, salah satu anime terpopuler pada musim gugur 2022 ini? Berikut ulasan lengkap “Chainsaw Man” Season 1. Ulasan anime mungkin tidak akan terlalu banyak membandingkan dengan manga-nya agar lebih relevan dengan penonton umum.

Chainsaw Man Season 1

 

Episode Perdana yang Langsung Memikat dengan Kebrutalannya

Apa ekspektasi kita ketika menanti-nanti anime berjudul “Chainsaw Man”? Baik penggemar manga dan penonton baru, kebanyakan pasti memiliki ekspektasi akan anime shounen yang brutal. Penuh dengan adegan aksi dinamis, berdarah-darah, dan sangat mengeksploitasi kekerasan. Tak perlu menunggu lama, “Chainsaw Man” langsung menunjukan ketajamannya sejak episode 1.

Episode perdana anime ini bisa menjadi salah satu episode perdana terbaik dalam anime karena berhasil menyampaikan poin yang jelas. Baik dalam segi cerita maupun estetika dan vibe. Belum apa-apa kita langsung melihat pertama Denji dalam wujud chainsaw devil yang memukau. Mulai dari voice acting oleh Kikunosuke Toya, sound effect chainsaw-nya, hingga koreografi aksi pertama Denji.

“Chainsaw Man” episode 1 sudah seperti Denji origin yang sempurna. Meski Denji sendiri sebetulnya bukan protagonis yang memikat pada season perdana ini. Pertama karena motivasinya yang terlalu sederhana. Awalnya motivasinya untuk hidup nyaman ini sangat menyentuh dan relevan. Namun, seiring meningkatnya kualitas dan medan kehidupan Denji, semoga saja kedepannya kita mendapatkan perkembangan karakter yang lebih menarik. Hal ini masih belum dieksplorasi terlalu banyak di season pertama, namun sejauh ini telah memiliki pondasi latar kuat untuk mengundang penggemar setia.

Chainsaw Man Season 1

Antisipasi Tinggi Mengungkap Kekuatan Setiap Karakter

Salah satu keseruan dalam menyimak setiap episode “Chainsaw Man” setiap minggu adalah menanti kehadiran karakter baru dan mengungkap kekuatan devil yang mereka miliki. Seperti anime pada umumnya, “Chainsaw Man” juga memiliki line up karakter yang ikonik. Mulai dari devil dengan kepribadian meledak-ledak, Power, Aki sebagai senpai Denji yang dingin, dan pastinya Makima, atasan Denji yang menawan sekaligus misterius. Masih banyak lagi karakter-karakter pendukung lainnya yang memiliki ciri khas signifikannya sendiri. Jadi tetap terlihat beragam meski kita akan menemukan banyak karakter dengan seragam yang sama dalam anime ini.

Setiap karakter juga memiliki porsinya sendiri dalam meng-showcase kekuatan mereka. Selalu menjadi momen yang dinanti-nanti dan memuaskan ketika tiba. Setiap realisasi kekuatan dari manga berhasil dihidupkan secara memikat. Didukung pula dengan voice acting dan animasi yang pastinya menjadi elemen baru dan mengakselerasi ekspektasi para pembaca manganya. Episode 9 menjadi babak reveal kekuatan Makima yang berkesan setelah penantian sejak episode pertama. Karena karakter perempuan satu ini memang paling misterius dan sudah punya banyak penggemar. Antisipasi menuju reveal kekuatannya menjadi salah satu momen memuaskan dalam “Chainsaw Man” season 1 ini.

Selain eksplorasi setiap karakter devil hunter dengan kekuatan masing-masing, showcase berbagai devil juga tak kalah seru. Apalagi didukung dengan berbagai sekuen laga yang brutal dan sadis. Kedepannya, kita juga akan dibuat tak sabar melihat jenis-jenis devil apalagi yang akan dihadapi oleh Denji dan kawan-kawan.

Berbagai Aset Produksi Maksimal, Akankah Bertahan di Season Berikutnya?

Semua pasti setuju bahwa “Chainsaw Man” menjadi animasi dengan aset produksi paling niat musim ini. Musik sudah menjadi elemen penting dalam anime, bahkan pengaruhnya bisa sangat besar dalam menaikan hype. Tak hanya opening song yang membakar semangat dengan visual referensi budaya pop yang kreatif (Kick Back oleh Kenshi Yonezu), anime shounen ini sangat ambisius dengan ending song-nya. 12 episode “Chainsaw Man” memiliki ending song dan concept art yang berbeda semua. Menjadi nilai plus untuk estetika dan aset branding yang memikat.

Bicara tentang kualitas animasinya, MAPA sendiri adalah studio yang juga mengerjakan “Attack on Titan” Season Finale dan “Jujutsu Kaisen” yang tak kalah populer. Studio ini memang sudah pas banget yang mengerjakan animasi “Chainsaw Man”. Setiap sekuen bertarung dalam season ini dieksekusi dengan dinamis dan immersive. Meski ada campur tangan CGI dalam beberapa frame untuk menghasilkan visual demikian.

Awalnya mungkin akan terasa sedikit janggal, karena aplikasi CGI dalam anime juga kadang masih menimbulkan kontroversi di skena penggemar anime. Namun, mungkin ini saatnya kita mulai menerima fusion dari kedua medium animasi ini. Karena yang diaplikasikan pada “Chainsaw Man” porsinya masih seimbang dengan animasi konvensional. Masih acceptable dan masih berhasil memberikan presentasi animasi yang berkualitas.

Secara keseluruhan, “Chainsaw Man” menjadi salah satu anime adaptasi manga season perdana yang tampak ambisius. Terutama dalam segi aset produksinya, semoga saja bisa dipertahankan terus di season-season berikutnya. “Chainsaw Man” season 1 dalam segi cerita masih terlihat sebagai prolog dari petualangan Denji dengan kekuatan chainsaw devil-nya. Namun sudah memberikan porsi yang sesuai dengan materi sumbernya, tanpa ada pengurangan dan penambahan yang signifikan.

the last of us episode 2 the last of us episode 2

The Last of Us (Episode 2) Review: Infected

TV

Junji Ito Maniac: Japanese Tales of the Macabre – Adaptasi Manga Horor yang Kehilangan Jiwanya

TV

alice in borderland season 2 review alice in borderland season 2 review

What to Stream This Weekend: Issue #5

Cultura Lists

The Makanai The Makanai

The Makanai: Cooking for the Maiko House Review – Mengenal Kebudayaan Maiko di Kyoto

TV

Connect