Connect with us
Rekomendasi Film Hollywood yang Rilis Tahun 1994
Pulp Fiction (Snap/REX/Shutterstock)

Cultura Lists

Rekomendasi Film Hollywood yang Rilis Tahun 1994

Daftar film Hollywood keluaran 1994 yang layak ditonton kembali.

Banyak yang menganggap kalau 1994 adalah tahun terbaik di dunia perfilman Hollywood. Pasalnya, tahun tersebut banyak film bagus bermunculan dari berbagai macam genre, mulai dari drama sampai animasi. Saking bagusnya, film-film tersebut masih melekat di hati penonton dan masih terus ditonton hingga hari ini. Dari sejumlah film tersebut, berikut beberapa yang direkomendasikan.

Forrest Gump

Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama ini berkisah tentang pria ber-IQ rendah dan punya kelainan tulang bernama Forrest Gump (Tom Hanks). Lewat film ini, penonton akan diajak melihat lika-liku hidup Forrest yang ia lewati dengan lapang dada. Film garapan Robert Zemeckis ini berhasil meraih sejumlah nominasi dan penghargaan di ajang Academy Awards. Salah satunya adalah “Best Actor” yang diraih oleh Tom Hanks.

Related: Forrest Gump Review

The Shawshank Redemption

Seperti film sebelumnya, film ini juga diadaptasi dari novel. Film garapan Frank Darabont ini berkisah tentang Andy Dufresne (Tim Robbins) yang dipenjara atas tuduhan pembunuhan terhadap istri beserta selingkuhannya. Alih-alih panik, Andy justru melakoni masa tahanannya dengan tenang, bahkan ia menjadi semacam “Messias” di penjara tempat ia ditahan. Walau tak memenangkan satupun penghargaan di Academy Awards, film satu ini banyak digemari oleh berbagai kalangan. Salah satunya adalah mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela.

Related: The Shawshank Redeption Review

Interview with The Vampire

Kalau yang satu ini merupakan film vampir yang cukup ikonik di tahun 1994 berkat ide ceritanya yang menarik. Film yang diangkat dari novel berjudul sama ini berkisah tentang seorang jurnalis yang mewawancarai seorang vampir bernama Louis (Brad Pitt).

Tak ada unsur romansa layaknya film vampir masa kini sepanjang film ini berjalan. Alih-alih menjadi kekurangan, hal tersebut justru membuat “Interview with The Vampire” menjadi sajian film vampir istimewa hingga saat ini. Film ini juga menjadi debut bagi Kirsten Dunst yang saat itu masih 11 tahun.

Speed

Bagi pencinta film aksi sekaligus penggemar Keanu Reeves, film keluaran 1994 ini layak ditonton kembali. Di film ini, Keanu Reeves berlakon sebagai Officer Jack Traven yang mencoba menyelamatkan aksi penyanderaan yang terjadi di bus kota yang sudah dipasangi bom. Dalam melakoni aksi heroiknya itu, ia dibantu oleh salah seorang penumpang bus bernama Annie Porter (Sandra Bullock).

Selain mendapatkan untung besar secara komersial, film besutan Jan de Bont ini juga berhasil menggondol dua penghargaan dari Academy Awards untuk kategori “Best Sound” dan “Best Sound Effects Editing”.

The Mask

Diadaptasi dari komik bertajuk “Dark House”, film ini akan mengajak penonton melihat aksi-aksi lucu dan heroik dari seorang Jim Carrey. Di film ini, Jim berperan sebagai Stanley Ipkiss, sosok pria lugu yang tak sengaja menemukan topeng berwarna hijau.

Lewat topeng tersebut, Ipkiss pun menjelma sebagai sosok arogan dan konyol yang bisa mengubah wajahnya kapan saja. Pada suatu ketika, topeng yang dipakai Ipkiss dicuri dan digunakan untuk kepentingan yang tak baik. Akhirnya, Ipkiss pun melakukan aksi heroik dengan merebut kembali topeng tersebut. Setelah berhasil meraih kesuksesan secara komersial, film ini sempat dibuatkan sekuelnya pada 2005. Sayangnya, sekuel tersebut gagal mengulangi kesuksesan pada film pertamanya.

Ace Ventura: Pet Detective

Tak hanya di “The Mask”, Jim Carrey juga berlakon di film komedi lainnya, “Ace Ventura: Pet Detective”. Sesuai judulnya, aktor sekaligus komedian itu berperan sebagai detektif hewan bernama Ace Ventura.

Di film ini, Carrey yang menjadi Ace Ventura akan mencoba merebut kembali lumba-lumba bernama Snowflake yang diculik oleh Melissa Robinson (Courteney Cox). Beragam aksi heroik nan komikal tersaji di hampir tiap adegannya. Sukses meraih pendapatan komersial yang cukup besar, film ini pun lantas dibuatkan sekuel bertajuk “Ace Ventura: When Nature Calls” (1995). Tak hanya itu, film garapan om Shadyac ini juga diadaptasi ulang dalam format TV series.

True Lies

Tiga tahun sebelum menyutradarai “Titanic” (1997), James Cameron juga pernah menyutradarai salah satu film bagus di tahun 1994, “True Lies”. Film bergenre action-comedy ini berkisah tentang Harry Tasker (Arnold Schwarzenegger) yang melakoni profesi sebagai mata-mata sekaligus salesman komputer. Suatu ketika, ia diberi tugas untuk memburu kelompok teroris pimpinan Salim Abu Aziz (Art Malik). Dalam melakoni misinya itu, Tasker agak kehilangan fokus lantaran harus melakoninya sambil menyelidiki sang istri yang diduga selingkuh.

Walau bergenre action-comedy, film ini banyak dianggap sebagai film sadis lantaran menampilkan adegan pembunuhan penjahat yang dilakukan dengan cara tak biasa, yakni dengan memakai misil.

Natural Born Killers

Sebelum merilis “Pulp Fiction”, Quentin Tarantino sempat menulis naskah yang nantinya dikembangkan oleh Oliver Stone menjadi film bergenre kriminal “Natural Born Killers” adalah naskah garapan Tarantino tersebut.

Film sepanjang 119 menit itu menghadirkan sejumlah aktor ternama, mulai dari Robert Downey Jr, Woody Harrelson, sampai Tommy Lee Jones. Lewat film ini, Oliver Stone mencoba memberi kritik terhadap pers yang terlalu mengekspos berita kriminal demi kepentingan komersial. “The made them superstars” adalah quotes paling ikonik di film ini.

Walau sempat menuai kontroversi setelah dirilis, film ini berhasil mendapatkan sambutan baik, serta keuntungan finansial yang cukup besar.

The Lion King

Bisa dibilang kalau ini merupakan film animasi paling ikonik yang pernah dirilis pada tahun 90an. Film yang diproduksi Walt Disney Pictures ini masih diminati banyak orang sampai sekarang.

Sejumlah pengisi suara dilibatkan pada film sepanjang 88 menit ini, salah satunya aktor komedi Rowan Atkinson yang mengisi suara Zazu. Selain jalinan ceritanya yang ringan dan inspiratif, kelebihan lain film ini adalah kehadiran repertoar soundtrack-nya yang begitu ikonik. “Hakuna Matata”, “Be Prepared”, dan “Circle of Life” beberapa di antaranya. Semua soundtrack film ini ditulis oleh Elton John dan Tim Rice.

Kesuksesan yang diraih film ini lantas membuat tim Walt Disney Pictures menciptakan franchise film ini lewat kehadiran sejumlah sekuel dan spin-off. Pada 2019, film ini lantas di-remake dengan memakai pendekatan efek CGI.

Pulp Fiction

Dua tahun setelah merilis film debutnya yang bertajuk “Reservoir Dogs” (1992), Quentin Tarantino lantas mengejutkan khalayak lewat film keduanya, “Pulp Fiction”.

Film sepanjang 154 menit menyajikan sejumlah treatment yang kelak menjadi ciri khas Tarantino. Mulai dari penggunaan trunk shoot di beberapa adegan, shoot yang indah terhadap makanan, penggunaan black comedy, sampai darah yang terburai saat adegan baku tembak berlangsung.

Banyak yang menganggap film ini sebagai masterpiece Tarantino berkat treatment yang ia pakai, serta penulisan naskahnya yang out of the box. Sejumlah penghargaan pun diraih oleh film yang dibintangi Samuel L. Jackson dan Uma Thurman ini, salah satunya adalah penghargaan Academy Awards untuk kategori “Best Original Screenplay”.

Big Night! Big Night!

Big Night! Review: Tragicomedy yang Merekam Realitas Sosial Kaum Miskin Filipina

Film

Apakah James Bond Harus Selalu Kulit Putih?

Culture

avatar remastered 2022 avatar remastered 2022

Avatar Review: Masih Relevan untuk Penonton Masa Kini

Film

The Outsider Review The Outsider Review

10 Film Hollywood dengan Estetika Jepang

Cultura Lists

Connect