Connect with us
Extraction 2
Netflix

Film

Extraction 2 Review: Chris Hemsworth Kembali Beraksi di Latar yang Lebih Megah

Sekuel dengan skala aksi lebih besar dan brutal.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Sejak rilis pada 2020 lalu, “Extraction” bisa jadi merupakan film Netflix Original laga terbaik yang dimiliki oleh platform ini. Disutradarai oleh Sam Hargrave, Joe Russo sebagai penulis naskah, kemudian Chris Hemsworth sebagai bintang utama, telah menjadi resep sempurna untuk sajikan film laga yang benar-benar seru untuk memuaskan penggemar dari genre ini. Kesuksesan film pertama telah membuahkan sekuel, “Extraction 2” yang baru saja rilis Juni ini.

Masih dibintangi oleh Chris Hemsworth sebagai Tyler Rake, tentara bayaran yang ternyata masih hidup, bahkan setelah ending dari film pertama yang mengindikasikan akhir dari aksinya.

Meski telah memutuskan untuk pensiun, ternyata Tyler tetap tak bisa menolak ketika ada misi baru yang bersangkutan lagi dengan masa lalunya, kali ini tentang keluarga mantan istrinya. “Extraction 2” masih menjadi karya dari sutradara dan penulis naskah originalnya, serta kembali dengan deretan cast yang tak asing dari film pertamanya.

Extraction 2

Skala Aksi Lebih Besar dan Brutal

Sekuel film laga sukses biasanya memang memiliki peningkatan skala laga dan kualitas, begitu pula untuk “Extraction 2”. Buat yang menikmati film pertama karena sekuen aksi laga yang dramatis dan brutal dari film ini, sekuel ini dijamin bakal lebih menghibur dan bikin antusias meningkat selama menonton.

Level adegan-adegan laga film ini sudah mulai memasuki level film aksi box office Hollywood pada umumnya. Mulai dari aksi kejar-kejaran mobil, aksi di gedung pencakar langit, hingga melibatkan adegan helikopter yang megah. Belum lagi koreografi bertarung yang juga dinamis dan seru. Ini benar-benar film laga untuk penggemar laga garis keras.

Sejak film pertamanya, elemen drama memang tidak jadi kekuatan utama dari “Extraction”, begitu pula pada sekuelnya ini. Namun setidaknya cukup untuk menjadi plot drive dan memberikan dimensi pada karakter Tyler Rake. Dimana sentuhan drama yang diaplikasikan selalu berhubungan dengan masa lalu dan orang tercinta Tyler.

One-Long-Shot Durasi 21 Menit Benar-Benar Penuh Aksi

Adegan one-long-shot menjadi satu lagi keunggulan dari film pertama, kembali dihadirkan dengan skala yang lebih besar dan durasi yang lebih panjang. Lebih dari sekadar hype di berbaga media, adegan one-long-shot durasi 21 menit dalam “Extraction 2” memang benar-benar seru.

Teknik filmmaking seperti inilah yang kerap menentang stigma dari film laga. Genre ini sebetulnya sangat teknikal dan menjadi tantangan tersendiri bagi sutradara, penulis, aktor, hingga crew-nya.

One-long-shot dalam “Extraction 2” terasa lebih immersive, dieksekusi dengan blocking dan koreografi yang sempurna, berhasil mempertahankan intensitas serta ketengannya. Dari awal hingga akhir take ada banyak perpindahan lokasi. Adegan seperti one-long-shot dalam film laga seperti ini benar-benar sajian yang bakal penonton ketagihan akan sensasinya.

Extraction 2

 

Aksi Chris Hemsworth Semakin Mantap Sebagai Aktor Laga

Setelah berakhirnya MCU Phase 3, banyak aktor veteran dari “The Avengers” mulai mencari masa depan mereka di dunia akting yang masih berlanjut. Salah satunya Chris Hemsworth yang sangat terkenal sebagai Thor. Ia bahkan masih sempat bermain dalam Phase 4, “Thor: Love and Thunder” (2022).

Dengan kualitas penampilannya sebagai Tyler Rake, aktor ini bisa jadi menemukan peralanan karir berikutnya di skena laga, seperti Tom Cruise dengan “Mission: Impossible”-nya dan Keanue Reeves yang ikonik sebagai John Wick.

Chris Hemsworth juga masih terlihat lebih bugar dan terbukti staminanya sebagai bintang film laga. Setelah Thor, “Extraction” merupakan panggung berikutnya bagi aktor ini berjaya di Hollywood. Semoga semakin banyak saja kedepannya film laga berkualitas yang dibintangi oleh Chris Hemsworth.

Meski cerita dengan elemen dramanya masih bukan jadi kekuatan yang impactful, “Extraction 2” mengalami peningkatan kualitas teknik dalam produksi film laga yang skalanya lebih besar dan brutal.

The Iron Claw Review The Iron Claw Review

The Iron Claw Review: Biopik Tragedi Pegulat Von Erich Bersaudara

Film

Furiosa A Mad Max Saga Review Furiosa A Mad Max Saga Review

Furiosa: A Mad Max Saga Review – Masa Lalu dan Dendam Furiosa

Film

Monkey Man Review Monkey Man Review

Monkey Man Review: Bukan John Wick Versi India

Film

The First Omen The First Omen

The First Omen Review: Prekuel Horor Religi Lebih Sinematik

Film

Connect