Connect with us
Borat Subsequent Moviefilm
Amazon Studios

Film

Borat Subsequent Moviefilm Review

Satir mengenai Amerika dari sudut pandang orang asing.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Borat Subsequent Moviefilm merupakan film satir yang membawa kembali Sacha Baron Cohen sebagai sang karakter titular. Seperti sang pendahulunya, film ini tetap menampilkan Amerika dari sudut pandang orang asing di masa modern, namun dengan materi yang jauh lebih mature.

Pada 2006 silam, Borat: Cultural Learnings of America for Make Benefit Glorious Nation of Kazakhstan menjadi film satir yang populer kala perilisannya. Dengan muatan komentar sosialnya mengenai Amerika dan pembawaan Sacha Baron Cohen sebagai sang karakter titular, film yang punya judul sangat panjang ini disukai oleh banyak orang. Setelah menanti lebih dari satu dekade, sekuelnya berjudul Borat Subsequent Moviefilm ini hadir secara eksklusif di Amazon Prime Video.

Borat Subsequent Moviefilm

Amazon Studios

Borat Subsequent Moviefilm merupakan film mockumentary comedy dari Amazon Studios. Film arahan Jason Woliner ini membawa Sacha Baron Cohen sebagai Borat Sagdiyev serta Maria Bakalova sebagai Tutar Sagdiyev. Kisahnya sendiri seputar Borat yang diminta untuk membawa putrinya bernama Tutar sebagai persembahan untuk Mike Pence di tengah pandemi COVID-19 dan masa Pemilu Presiden AS 2020.

Seperti film pendahulunya, Borat Subsequent Moviefilm ini akan membawa penonton dalam perjalanan Borat yang kembali menelusuri Amerika Serikat untuk mengantarkan putrinya sebagai persembahan pada salah satu petinggi negara tersebut. Pembawaan ceritanya pun dibawa dengan tempo yang pas, bahkan terkesan santai dan tidak tergesa-gesa.

Sejalan dengan durasi, berbagai komentar sosial dilayangkan dalam bentuk komedi satir yang mampu mengundang gelak tawa. Film ini juga mengaitkan beberapa kejadian yang sedang marak, seperti hadirnya COVID-19 dan Pemilu Presiden AS 2020 yang juga punya pengaruh pada plot utama. Untuk lebih meyakinkannya, beberapa figur penting pun dihadirkan, seperti Mike Pence dan Rudy Giuliani yang tampil on-screen dan menjadikan berbagai public figure lainnya sebagai jokes yang membuat mockumentary ini semakin lucu.

Akan tetapi, pembawaan komedi dan satir di sini lebih banyak berisi muatan elemen yang jauh lebih dewasa. Bahkan beberapa di antaranya sangatlah mengganggu, sehingga berpotensi menimbulkan kesan yang buruk, apalagi jika penonton belum mengenal Borat dari film pendahulunya.

Borat Subsequent Moviefilm

Amazon Studios

Perbedaan yang kentara dari film sekuel Borat ini adalah kehadiran unsur dramatik antara sang karakter titular dan putrinya, berbeda dengan prekuelnya yang nampak bersenang-senang dengan satirnya. Kita akan melihat bagaimana interaksi Borat dan Tutar yang cukup kompleks dengan pembawaan karakter yang believable dan konsisten. Drama ayah-anak inilah yang menjadikan film ini jauh lebih menarik dibanding pendahulunya.

Walau berjarak lebih dari satu dekade, Sacha Baron Cohen masih mampu memerankan Borat dengan luwes dan tetap konsisten dengan versi awalnya. Di samping itu, Maria Bakalova dalam debut film Hollywood-nya ini mampu berperan baik menghidupkan karakter Tutar, bahkan bisa on-par dengan Sacha Baron Cohen yang notabenenya jauh lebih senior.

Borat Subsequent Moviefilm adalah film mockumentary comedy yang tampil membawa isu kekinian dan komentar sosial yang tetap mampu mengundang gelak tawa. Meski ditambah dengan drama ayah-anak yang menyentuh dan performa main cast yang menawan, muatan komedinya yang lebih vulgar dari film pendahulu menjadikannya belum tentu bisa dikonsumsi oleh khalayak umum, bahkan yang dewasa sekalipun.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect