Connect with us
Unlocked
Netflix

Film

Unlocked Review: Cyber Crime Berujung Pembunuhan Berantai

Ketika smartphone hilang bisa bikin nyawa melayang.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Pada era modern serba digital, smartphone seakan membuat hidup kita ada dalam genggaman. Namun, bagaimana jika smartphone kita jatuh ke genggaman orang lain karena kecerobohan kita?

“Unlocked” merupakan film thriller Korea Selatan terbaru akan menjadi mimpi buruk setiap orang yang menyimpan semua data pribadi di ponsel. Film yang rilis sebagai Netflix Original ini diadaptasi dari novel Jepang bertajuk “Just Dropped My Phone” oleh Akira. Film yang disutradarai oleh Kim Tae-joon ini dimodifikasi agar lebih sesuai dengan latar Korea.

Lee Na-mi (Chun Woo-hee) adalah pegawai di perusahaan startup. Seperti orang pada umumnya, Na-mi menyimpan semua data pribadinya di smartphone. Hingga suatu hari smartphone-nya terjatuh di bus dan diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Merasa beruntung ketika ponselnya kembali, kehidupan Na-mi justru mengalami sekuen becana yang mulai menghancurkan setiap aspek dalam kehidupannya.

Dengan popularitas kasus penipuan dengan medium dunia maya seperti Nth Room di Korea, hingga “The Tinder Swindler” yang sempat trending di Netflix, genre cyber crime thriller menjadi tontonan yang semakin menakutkan saat ini.

 

Pembunuh Berantai Berkedok Tukang Service Ponsel

“Unlocked” menyajikan praktek kriminal dengan modus sederhana namun konsekuensi yang besar. Skenario ceroboh menghilangkan atau menjatuhkan ponsel di tempat umum kerap terjadi. Namun, bagaimana kalau yang menemukan ponsel kita tak hanya ingin mengambil ponsel kita untuk dijual? Jun-yeong (Im Si-wan) adalah pembunu berantai yang mengambil kesempatan ketika menemukan smartphone yang kebetulan tertinggal di tempat umum oleh pemiliknya.

Pada babak awal film, kita akan melihat bagaimana Jun-yeong memiliki cara yang cerdik untuk memancing calon korbannya. Ada ketegangan bertahap yang akan kita rasakan melihat Na-mi. Momen ponsel jatuh di tetap umum dan tertinggal saja sudah jadi mimpi buruk semua orang. Kengerian berikutnya terasa ketika Jun-yeong memiliki akses ke ponsel Na-mi dan mengintainya sepanjang waktu. Dari situ, perbuatan Jun-yeong akan semakin membuat kita paranoid dan kesal ata kesialan yang harus dihadapi Na-mi.

“Unlocked” lebih didominasi dengan adegan Jun-yeong melancarkan aksinya, investigasi polisi, dan drama kehidupan Na-mi, yang sebetulnya sangat normal tanpa ada konflik berlebihan. Tidak ada sentuhan romansa buat yang memiliki asumi bahwa ini film tentang stalker yang hendak menggoda calon korban dengan cinta. Oleh karena itu cukup menarik melihat bagaimana Jun-yeong memanipulasi kehidupan Na-mi tanpa harus menjadi love interest.

Unlocked

Akting Juara Im Si-wan jadi Kriminal Berdarah Dingin

Kalau soal akting, sepertinya film Korea memang selalu tampilkan kualitas terbaik. Im Si-wan menjadi highlight penampilan akting dalam “Unlocked”. Meski rupawan dan bisa tampil manis, aktingnya sebagai Jun-yeong akan bikin kita kesal sekaligus takut dengan aksinya.

Jun-yeong terlihat sangat tenang dan natural selama menjalankan aksinya. Seperti memang sudah berkali-kali melakukan hal ini setiap kali mendapatkan korban baru. Setiap muncul dalam adegan, karakter Jun-yeong mampu hadirkan suasana yang bikin penonton was-was dan tidak nyaman.

Chun Woo-hee sebagai Na-mi juga tampilkan kualitas akting yang seimbang. Aktingnya semakin menonjol ketika sedang masuk dalam plot-plot paling sulit bagi Na-mi. Meski penokohan dia bisa dibilang biasa, karena menjadi representasi orang pada umumnya. Perannya di sini adalah membuat penonton merasa paranoid di atas kakinya. Kim Hee-won sebagai pihak kepolisian di sini sebetulnya memiliki potensi karakter yang besar. Namun baru terlihat geregetnya di babak terakhir selali.

Cyber Crime Thriller Memang Tak Pernah Gagal Bikin Tegang

“Unlocked” sebetulnya memiliki presentasi naskah dan produksi yang standar. Sama seperti film dan kdrama yang ada di Netflix. Tidak hal baru yang sebetulnya ditonjolkan dalam film thriller kiriminal ini. Hanya saja, isu cyber crime belakangan ini memang tak pernah gagal bikin penonton paranoid.

“Unlocked” unggul dalam mempresentasikan kengerian tersebut di setiap adegannya. Ada banyak visual layar smartphone, menunjukan apa saja informasi yang disimpan oleh Na-mi di ponselnya. Seberapa penting informasi tersebut untuk kehidupannya. Hingga sudut pandang Jun-yeong yang mengintai Na-mi setiap saat.

Sebetulnya motif Jun-yeong juga tidak terlalu diungkap, selain ia hanya bersembunyi dibalik identitas tukang service ponsel untuk mencuri privasi korbannya. Plot twist pada akhir cerita memang cukup membuat terkejut. Hingga kita menyadari bahwa twist tersebut justru semakin membuat latar belakang karakter Jun-yeong makin tidak terjangkau.

Secara keseluruhan “Unlocked” sajikan tonton menegangkan dengan kriminal siber, pengintaian privasi, dan pembunuhan berencana yang psikopat banget. Dijamin sehabis nonton film ini jadi paranoid sendiri sama kondisi ponsel kita.

The Iron Claw Review The Iron Claw Review

The Iron Claw Review: Biopik Tragedi Pegulat Von Erich Bersaudara

Film

Furiosa A Mad Max Saga Review Furiosa A Mad Max Saga Review

Furiosa: A Mad Max Saga Review – Masa Lalu dan Dendam Furiosa

Film

Monkey Man Review Monkey Man Review

Monkey Man Review: Bukan John Wick Versi India

Film

The First Omen The First Omen

The First Omen Review: Prekuel Horor Religi Lebih Sinematik

Film

Connect