Connect with us
The Banshees of Inisherin
Searclight Pictures

Film

The Banshees of Inisherin Review: Pelajaran Menghargai Privasi Orang Lain

Balada retaknya persahabatan dalam naskah komedi gelap bernuansa folk ala Martin McDonagh.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“The Banshees of Inisherin” merupakan film drama terbaru dari sutradara Martin McDonagh. Sutradara dari “Three Billboards Outside Ebbing, Missouri” (2017) yang sempat berjaya pada berbagai ajang penghargaan pada 2018 silam, termasuk Academy Awards.

Kini McDonagh kembali lagi dengan drama berlatar pada Civil War di Irlandia pada 1923, fokus pada kisah persahabatan yang harus berakhir bahkan sebelum penonton mengenal mereka.

Colm Doherty (Brendan Gleeson) tiba-tiba memutuskan tidak ingin bersahabat lagi dengan Padraic Suilleabhain (Colin Farrell). Terpukul dan tidak bisa terima, Padraic melakukan segalanya untuk bisa kembali bergaul dengan Colm. Namun, semakin keras usahanya untuk mendapatkan sahabatnya kembali, semakin keras dan mengejutkan komitmen yang ditunjukan Colm pada Padraic.

Setelah banyaknya tontonan 2022 yang didominasi dengan genre fantasi, horor, dan laga, “The Banshees of Inisherin” bisa jadi tontonan drama yang menetralisir.

The Banshees of Inisherin

 

Ketika Colm Tidak Ingin Bersahabat Lagi dengan Padraic

Meski disebutkan bahwa Colm dan Padraic adalah dua bersahabat di Inisherin, dari awal kita justru melihat keduanya dalam situasi yang dingin. Colm tiba-tiba memutuskan untuk tidak ingin bicara dengan Padraic lagi. Padraic yang berusaha mencari tahu alasan dan cara mengakhiri masalah ini dengan Colm adalah premis sederhana yang akan membawa kita pada sekuen kegilaan bertahap. Tak akan butuh waktu lama untuk memahami kemana arah konflik dan perseteruan yang hendak disajikan oleh Martin McDonagh ini.

Presentasi plot yang kronologis dari awal disajikan dengan alur yang sangat rapi dan mampu menyampaikan poinnya dengan efektif. Mulai dari prolog yang membuat Padraic bertanya-tanya, hingga akhirnya mulai memasuki konflik serta babak pengungkapan yang to the point. Begitu juga dengan penjelasan latar waktu dalam film ini. Ketika kita berpikir plot tak akan berkembang lagi, kita akan terus menyaksikan perkembangan hubungan antara Colm dan Padraic yang menarik untuk disimak.

Selalu ada turning point baru yang akan semakin mengejutkan dan semakin tidak terkendali. Semua berangkat dari premis yang sederhana, yang kemudian akan kita maknai sebagai isu yang sebetulnya sangat mendalam dan mampu menimbulkan diskusi akan berbagai isu seputar privasi, self-improvement, dan isu-isu sosial lainnya.

The Banshees of Inisherin

Pulau Inisherin sebagai Latar Sempurna yang Claustrophobic

Inisherin adalah pulau fiksi di Irlandia, menjadi latar sempurna untuk “The Banshees of Inisherin”. Awalnya kita akan dibuat terpesona dengan panorama lautan yang membentang indah, tebing-tebing, serta pantai yang menawan khas Irlandia. Menarik bagaimana seiring kita mengikuti sekuen peristiwa dan rutinitas setiap karakter, semakin menyeramkan, mistis, dan mencekik Inisherin sebagai pulau. Melalui interaksi karakter dengan penduduk setempat, hingga sekuen peristiwa minor, kita akan dibuat merasakan sensasi terisolasi sekaligus terjebak di pulau tersebut.

“The Banshees of Inisherin” merupakan film drama yang tidak mengandung adegan sia-sia sekadar mengisi durasi. Setiap interaksi dan gesture minor dari setiap karakter bisa kita kantongi untuk memahami kisah yang hendak disampaikan. Baik untuk memahami plot utama maupun perkembangan karakter secara individual.

Vibe film ini secara keseluruhan diselimuti dengan dark comedy dan folk. Terutama karena latar waktu, lokasi, dan bagaimana pembawaan penduduk di Inisherin pada umumnya. Kemudian bagaimana setiap karakter kunci ada yang merasa nyaman maupun terjebak selama tinggal di pulau tersebut.

Penampilan Aktor/Aktris Terbaik dengan Penokohan Karakter yang Kuat

Satu lagi keunggulan dari film Martin McDonagh ini adalah penampilan deretan aktor dan aktrisnya yang powerful. Setidaknya beberapa dari mereka patut masuk nominasi Best Actor dan Best Supporting Actor/Actress pada berbagai ajang penghargaan film 2023 mendatang. “The Banshees of Inisherin” menjadi reuni dua aktor utama, Colin Farrell dan Brendan Gleeson dengan sutradara McDonagh. Sebelumnya mereka bekerja sama dalam film debut McDonagh pada 2008, “In Bruges”.

Farrell dan Gleeson sama-sama tampilkan akting berkualitas yang kuat sebagai dua sahabat yang pasif-agresif sepanjang film. Keduanya juga dibekali penokohan karakter dengan dualitas yang menarik untuk disimak perkembangannya. Padraic adalah ‘pria baik’ yang menjalani hidup apa adanya. Tipe pria plegmatis yang ‘living in the moment’ dan sangat penyayang. Sementara Colm adalah pria tua yang lebih intuitif dan keras kepala. Kita bisa melihat bagaimana keduanya mampu menjalin persahabatan maupun pertikaian.

Selain dua aktor utama, Kerry Condon juga memberikan penampilan yang berkesan sebagai Siobhan, saudara Padraic. Karakternya juga tak kalah menarik untuk kita ungkap. Aktor Barry Keoghan juga patut mendapatkan apresiasi melalui penampilannya sebagai Dominic, pemuda Inisherin yang quirky.

Secara keseluruhan, “The Banshees of Inisherin” unggul dalam banyak aspek. Mulai dari premis, penyajian naskah dari awal hingga akhir, produksi latar, serta penampilan aktor dan aktrisnya yang otentik dan berkualitas tinggi.

Tak diragukan lagi, film dark comedy terbaru ini patut masuk dalam jajaran film terbaik 2022. “The Banshees of Inisherin” sudah bisa di-streaming di Disney+ Hotstar.

10 Film Nominasi Best Picture Oscar 2023 10 Film Nominasi Best Picture Oscar 2023

10 Film Nominasi Best Picture Oscar 2023

Cultura Lists

Balada Si Roy Balada Si Roy

Balada Si Roy Review: Lika-liku Perusuh Tatanan

Film

Elvis Elvis

Elvis Review: Kisah Jatuh Bangun King of Rock and Roll 

Film

Spirited Away Spirited Away

Spirited Away: Animasi Legendaris Studio Ghibli yang Filosofis dan Penuh Makna

Film

Connect