Connect with us
Oliver Tree
Photo via musicfeeds.com.au

Music

Oliver Tree: Ugly Is Beautiful Album Review

Album pertama dan terakhir Oliver Tree.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Album debut Oliver Tree, “Ugly Is Beautiful” akhirnya rilis pada 17 Juli 2020 kemarin. Sempat mengalami penundaan tanggal rilis dari bulan Maret, banyak komen negatif dan kekecewaan yang dilontarkan oleh “penggemar” musisi multi-talenta ini. Tak hanya mereka yang sudah selesai memberikan perhatian, Oliver Tree juga telah memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai musisi melalui album pertama ini. Dilansir dari Pitchfork, Oliver Tree akan segera pensiun dari industri musik karena ingin lebih fokus sebagai filmmaker.

Melalui wawancaranya dengan Altpress, Oliver mengaku bahwa Ia tidak terlalu mengikuti perkembangan musik terkini. Ia juga tidak membatasi genre, mengomposisi musik yang terdengar dari awal tahun 2000-an dan selalu menulis lirik sesuai dengan apa yang sedang Ia rasakan tanpa sensor. “Aku kira pesan sebetulnya dari album pertama ini sangat jelas dan simple; ugly is beautiful”, ungkap Oliver dengan singkat tentang album debutnya tersebut. Ia ingin menyampaikan bahwa, sekalipun kita merasa sangat buruk, kita tetap menakjubkan.

Oliver Tree menggunakan dirinya sebagai karakter dalam album ini; pria unik dan eksentrik, dengan segala kerumitannya dan bagaimana dunia memperlakukan dirinya sebagai bahan bercandaan. Oliver sendiri memang dikenal sebagai ‘living meme’, dengan scooter, celana JNCO, dan potongan rambut yang unik. Namun, melalui album ini, kita akan mendengar sisi manusiawi dari Oliver yang tetap dikemas dengan gaya musik eksentrik.

Dibuka dengan track Rock Alternatif, ‘Me, Myself, & I’ tentang tak ada salahnya mengatakan sesuatu yang terdengar konyol daripada hanya diam saja. ‘1993’ yang berkolaborasi dengan Little Ricky ZR3 memiliki warna musik Dance Pop, Rock Electro, dengan sentuhan Dark EDM.

‘Cash Machine’ memiliki aransemen musik Rock yang didominasi dengan instrumen gitar dengan berbagai efek, memuat lirik tentang bagaimana kita menjadi orang yang materialistis hanya untuk pamer pada orang lain.

Sementara ‘Let Me Down’ merupakan track Rock Alternative yang sempat Oliver rilis sebagai permohonan maaf karena tidak bisa merilis album ini tetap waktu. Babak pertama dalam album ini lebih memuat banyak materi lirik tentang hubungan seseorang dengan lingkungan yang terkadang penuh dengan social judgement, bagaimana terkadang kita merasa harus mengikuti norma yang ada atau ikuti saja kata hati dan menjadi diri sendiri.

“No guarantee, stop acting cheap / it was never enough at all”

‘Miracle Man’ menjadi babak baru tentang kegelisahan diri yang lebih melankolis. Dimana lagu satu ini memiliki pesan untuk kita tetap mencoba bahkan mempertaruhkan hidup untuk mewujudkan mimpi kita.

‘Bury Me Alive’ bisa jadi lagu dengan aransemen musik yang paling unik; Old-School Hip Hop dengan sedikit nuansa Reggae yang catchy dan membawa kita kembali pada tahun 2000-an. Lepas dari aransemennya yang ceria, lagu ini terinspirasi dari pengalaman Oliver Tree yang pernah mengalami overdosis dan merasa seperti melihat pemakamannya sendiri.

‘Alien Boy’ menjadi lagu dengan aransemen Deep House, Lounge Music yang elegan. Lagu ini bisa jadi track paling universal, tak perlu menjadi penggemar Oliver Tree untuk menikmati lagu tentang seorang “alien” yang berusaha membaur dengan kehidupan di dunia.

“My Life is a joke / but I’m still not laughing”

Materi lagu terasa semakin gelap saja pada titik ini hingga akhir album, dimulai dari track ‘Joke On You!’. Dimana Oliver mengungkapkan amarahnya sebagai objek bercandaan dalam kehidupan, melalui musik Hip Hop dan Rap. Dilanjutkan dengan track-track berikutnya seperti ‘Again & Again’, Waste My Time’, ‘Jerk’, ‘Hurt’, dan ‘Introspective’.

‘I’m Gone’ menjadi track penutup dengan statement yang kuat, mendukung pernyataannya yang memutuskan untuk berhenti bermusik. Dengan aransemen Rock Punk yang keras dan emosional. Secara tersirat, lagu ini terdengar seperti breakup song yang melankolis, namun Oliver sendiri menyatakan bahwa ini adalah surat selamat tinggalnya pada industri musik. “Ugly Is Beautiful” merupakan album terakhir yang Ia bawakan dalam persona Oliver Tree; professional scooter in JNCO jeans.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect