Connect with us
Lil Nas X
Photo via EW

Music

Lil Nas X: Sun Goes Down Single Review

R&B contemporary berpadu trap beat dengan lirik mendalam; “Sun Goes Down” buktikan vertaliti Lil Nas X sebagai musisi.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Setelah “Montero (Call Me By Your Name)”, Lil Nas X banting setir ke genre dan pendekatan lirikal baru. “Sun Goes Down” menyentuh sisi mendalam dirinya dibarengi dengan ketukan trap beat dan nada R&B kontemporari.

Album ‘Montero’ yang akan dirilis pertengahan tahun nanti sepertinya akan memiliki campuran genre dan sisi berbeda. Single pertama “Montero (Call Me By Your Name)” menghadirkan Lil Nas X (lap) dancing with the devil dan memuja sisi queer dirinya.

Sebaliknya untuk single kedua, “Sun Goes Down”, yang baru dirilis pada pekan ketiga bulan Mei ini, Nas X menarasikan perjuangan, rasa kesepian, hingga bagaimana menjadi orang terpinggirkan. “Sun Goes Down” masih mengedepankan seksualitas Nas X; hanya saja kali ini ia meramunya dalam bentuk lebih nyata dan raw, dalam rasa kebencian akan siapa dirinya dan seksualitasnya: “These gay thoughts would always haunt me / I prayed God would take it from me.”

Nas X sudah menjajal beberapa genre berbeda dari rilisannya. Salah satunya country berpadu trap hip hop di mega hits “Old Town Road”. Sedangkan “Montero (Call Me By Your Name)” meluncur dalam alunan electro pop dan hip hop.

“Sun Goes Down” kali ini dibungkus dalam instrumen lebih low-key. Nas X menukar irama hip hop dengan trap beat yang dinamis. Serta memasukan instrumen gitar hingga string untuk membangun nada-nada R&B contemporary.

Nas X menggandeng tim yang terdiri atas Take A Daytrip, Omer Fedi, dan Roy Lenzo. Ia tidak hanya mengunggulkan aransemen dinamis dengan instrumen minimalis. Melainkan produksi yang terdengar hangat dan manis. Tuneful melodi ala Nas X menjadi highlight tersendiri pada chorus. Sebelum verse menyambar bersama trap beat.

Menarasikan tentang menjadi seorang terpinggirkan dan rasa kesepian, Nas X menggunakan vokalisasi bernada rendah. Teknik ini berhasil membangun mood lagu dengan memberi kesan mendalam tanpa terdengar melankolis. Sekali lagi, pendekatan musikalisasi cerdas dari Nas X selayaknya saat ia mengawinkan musik country dengan trap di “Old Town Road”.

Bait “I’d rather run away/ Don’t wanna lie, I don’t want a life/ Send me a gun And I’ll see the sun” menjadi pembuka di lirik dan memberi gambaran tentang suicidal thought Nas X di masa muda. “Sun Goes Down”, seperti dalam visualisasi video musiknya, memang menarasikan kisah Nas X saat berumur belasan. Terlebih bagaimana ia melewati masa-masa tersebut dengan seksualitas yang dianggap berbeda.

Pencarian identitas dan jati diri (“It’s hard for you when you’re fighting / And nobody knows it when you’re silent.”) digambarkan Nas X secara sempurna; vokalisasi tanpa teknik berlebih namun berhasil menyeret pendengarnya untuk fokus pada lirik—pada pesan dan cerita yang ingin disampaikan.

Pada akhirnya “Sun Goes Down” memberikan semangat, comfort bahwa masih ada alasan untuk tetap hidup: “I know that you want to cry / But there’s much more to life than dying.” Ia juga mengakhiri lagu ini dengan sisi positif, bersamaan instrumen string di latar belakang menggantikan dominasi gitar akustik, “Stanning Nicki mornin’ into dawn / Only place I felt like I belonged.”

“I’m happy by the way / That I made that jump, that leap of faith,” nyanyinya dalam nada lebih ceria. “I’m happy that it all worked out for me / Imma make my fans so proud of me.”

Kesuksesan “Old Town Road” disusul “Montero (Call Me By Your Name)” menghadirkan ekspektasi berlebih pada Lil Nas X. Penggemar seakan ingin memastikan ia bukanlah One Hit Wonder. Sedangkan sang musisi bersikeras untuk stay true pada dirinya dan musikalitasnya.

Hadirnya “Sun Goes Down” dalam genre contemporary R&B dan lirik mendalam memang berkebalikan dengan image serta visual “Montero (Call Me By Your Name)”. Walau single kedua dari Nas X ini membuat pendengar penasaran dengan kejutan lain dari album ‘Montero’.

Akankah Nas X kembali bergelut dan dancing with the devil atau ia justru merangkul sisi dirinya yang baru di “Sun Goes Down”?

Click to comment

Kebangkitan Semangat Pop Punk 2000an pada Musisi Perempuan Terkini

Entertainment

Hivi Hivi

Hubungan Istimewa HIVI! Bersama Penggemarnya Melalui Musik

Music

Black Country, New Road Black Country, New Road

Black Country, New Road: Concorde Single Review

Music

Hindia Hindia

Spektrum Lain dari Sosok Baskara Putra sebagai Hindia

Music

Advertisement
Connect