Connect with us

TV

Bocchi the Rock! Season 1 Review

“Bocchi the Rock!” secara mengejutkan jadi salah satu anime paling populer pada 2022.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Bocchi the Rock!” merupakan anime bergenre slice of life yang populer pada 2022. Anime tentang sekelompok remaja yang bergabung dalam band ini juga dinobatkan sebagai Anime of the Year dalam Anime Trending Awards ke-9 pada awal Maret 2023.

“Bocchi the Rock!” anime yang diangkat dari manga koma (komik empat panel) karya Aki Hamaji. Sama seperti beberapa anime yang diangkat dari koma lainnya seperti “Azumanga Daioh”, “Gekkan Shoujo Nozaki-kun”, dan yang paling mirip dengan anime terbaru ini, “K-On!”.

Hitori Gotou adalah remaja perempuan introvert yang tidak punya teman sejak kecil. Hingga akhirnya saat SMP ia mulai termotivasi untuk belajar gitar agar bisa membentuk band dan memiliki teman. Hitori pada akhirnya memang jago bermain gitar, namun ia masih sendiri dan tidak punya teman. Hingga suatu hari ia bertemu Nijika, drummer periang yang mengajaknya untuk bergabung dengan band-nya sebagai gitaris. “Bocchi the Rock!” kini sudah tersedia untuk di-binge di Netflix.

Bocchi the Rock! Season 1 Review

Introvert Arc Hitori dengan Perkembangan Bertahap dan Berkesan

Protagonis introvert yang relatable dengan penggemar anime pada umumnya sudah sangat sering kita temukan di skena hiburan ini. Mungkin mulai menimbulkan kebosanan dan kemuakan bagi beberapa orang. Namun introvert arc Hitori memiliki perkembangan yang menarik bahkan inspiratif untuk untuk penonton remaja. Sekilas, premis Hitori yang ingin mendapat teman baru melalui musik memang klise. Hingga akhirnya kita mengijinkan diri untuk melihat kisah sederhana dari perjalanan Hitori yang akhirnya mendapatkan teman untuk pertama kalinya.

Meski pada akhirnya Hitori akan tetap menjadi karakter remaja introvert yang canggung, Hitori bukan karakter introvert yang keras kepala dan benar-benar tidak mau berubah. Kita akan ditunjukan semua angan dan ekspektasi yang Hitori sendiri seandainya dia berani keluar dari zona nyamannya sendiri. Bahwa meski suka menyendiri, ia juga memiliki impian untuk bersinar dipanggung, jadi orang terkenal, atau sekadar berpesta dengan teman-teman barunya. Dualitas dalam karakter Hitori ini juga menjadi materi komedi yang lucu.

Setiap kali Hitori berhasil melawan sisi introvert dari dirinya sendiri, kita juga akan ikut tersentuh dan bangga sama karakter ini. Meskipun bukan langkah yang besar, setiap momen inisiatif untuk berubah dari Hitori akan meninggalkan kesan pada penonton.

Bocchi the Rock! Season 1 Review

Mirip K-On! Namun Lebih Colorful dan Semarak

Banyak yang membandingkan “Bocchi the Rock!” dengan anime klasik serupa, “K-On!” yang populer pada 2000an akhir. Anime tersebut juga bercerita tentang sekelompok remaja yang nge-band dan diangkat dari manga koma juga. Buat yang suka anime musik seperti “K-On!” dijamin bakal suka dengan “Bocchi the Rock!”. Namun anime terbaru ini sajikan visual yang lebih colorful jika dibandingkan dengan anime tersebut. Ada banyak variasi aset visual yang diaplikasikan dalam anime ini. Baik untuk visualisasi musik seperti video klip, atau yang paling sering adalah untuk memvisualisasikan imajinasi dan perasaan Hitori dengan pikiran liarnya.

Kalau anime seperti “K-On!” dan “Hibike! Euphonium” berlatar di klub sekolah saja, “Bocchi the Rock!” adalah band yang dibentuk di luar sekolah. Cerita Hitori bersama Ikuyo dan Nijika dan Saku adalah pasangan teman sekolah yang beda sekolah. Nijika membentuk Kessoku Band untuk tampil di gig venue bernama STARRY yang dikelolah oleh kakaknya, Seika. Untuk memenuhi kuota agar bisa tampil di STARRY, Hitori bersama bandmates-nya pun bekerja paruh waktu sepulang sekolah di venue tersebut.

Kalau berlatar di club sekolah terasa seperti zona nyaman, Kessoku Band memiliki perjalanan yang kurang lebih adalah portrait band muda yang sedang merintis karir mereka. Mulai dari mencari kesempatan gig, tampil untuk pertama kalinya dengan penonton masih bisa dihitung dengan jari, hingga menciptakan lagu original pertama. Meski semuanya juga hanya level permukaan, namun latar “Bocchi the Rock” jadi terasa lebih luas.

Baca Juga: Spy x Family Season 1 Review

Mengapa Bocchi the Rock! Sangat Populer?

Kepopuleran “Bocchi the Rock!” bisa jadi salah satu yang paling mengejutkan pada 2022 kemarin di skena anime. Buat penggemar anime yang belum nonton anime ini, pasti dari musim gugur kemarin sudah dengar bagaiman anime ini dibahas dimana-dimana. Lantas, apa sebenarnya yang spesial dari “Bocchi the Rock!”?

Buat yang penasaran dengan anime ini, sebetulnya genrenya sudah tidak baru lagi; ‘cute girls doing cute things’ anime, latar waktu dari empat musim di Jepang, liburan musim panas, hingga festival sekolah. Bahkan pacing episodenya juga termasuk standar, dan baru masuk saat-saat hype sekitar episode 6.

Yang membuat anime ini populer sepertinya karena sudah cukup lama semenjak anime dengan tema cute girls in band dirilis. Jadi penggemar anime-anime dengan niche ini diserang dengan perasaan nostalgia. Daripada kualitas secara teknis, “Bocchi the Rock!” lebih berkesan secara sentimentil. Mulai dari protagonisnya, musiknya, hingga materi komedinya. Terkadang anime yang sederhana pun juga bisa memberikan dampak yang besar pada komunitasnya.

Sebetulnya masih banyak anime yang lebih baik pada musim gugur 2023 kemarin, namun “Bocchi the Rock!” memang patut diakui sebagai salah satu anime populer yang telah mencuri hati banyak penonton.

A Town Without Seasons Review: Suka Duka Warga Hunian Sementara yang Eksentrik

TV

Hazbin Hotel Hazbin Hotel

Hazbin Hotel Review: Balada Hotel di Neraka

TV

Monkey Man Monkey Man

Film & Serial Terbaru April 2024

Cultura Lists

Damsel Damsel

Damsel Review: Aksi Menegangkan Millie Bobby Brown Melawan Naga

Film

Connect