Connect with us
Us 2019
Us

Cultura Lists

10 Film Horror dan Thriller Terbaik 2019

Beberapa judul film horror dan thriller terbaik 2019 versi Cultura.

Semakin banyak film horror maupun thriller berkualitas yang diproduksi beberapa tahun belakangan ini. Tak selalu tentang arwah penasaran dan roh jahat yang menghantui suatu tempat, banyak sutradara yang mulai melihat potensi lain dalam memanfaatkan genre horror thriller.

Mulai dari film tentang sekte sesat, “ritual” keluarga yang tidak biasa, hingga berbagai premis cerita horror lainnya yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya.

Us

Sukses dengan “Get Out” pada tahun 2017, Jordan Peele kembali merilis film horror thriller terbaru pada awal tahun ini berjudul “Us”. Bercerita tentang kloning jahat di sebuah pulau yang siap mengambil alih kehidupan kembarannya. Lebih cepat, lebih liar, dan mampu membaca pikiran kembarannya.

Film ini membuktikan bahwa Jordan Peele memiliki horror dengan ciri khas tersendiri. Dengan penulisan cerita yang original dan semakin berani, “Us” didukung oleh aktris Lupita Nyong’O yang menunjukan totalitas dalam berakting.

Ready Or Not

“Ready Or Not” merupakan film thriller karya sutradara Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett. Bercerita tentang Grace baru saja menikah dengan salah satu anak laki-laki keluarga Le Domas. Sebelum resmi menjadi bagian keluarga Le Domas seutuhnya, Grace harus mengikuti “ritual” keluarga dengan sebuah permainan yang mempertaruhkan nyawa.

Film satu ini memiliki cerita yang original dan dieksekusi dengan “menyenangkan”. Kita akan merasakan ketegangan pada setiap langkah Grace, bermain petak umpet dengan gaun pernikahan yang menawan. Film ini juga dibalut dengan unsur komedi untuk menetralisir suasana.

Ready or Not Review

Midsommar

Salah satu film horror terbaik tahun ini adalah “Midsommar” karya sutradara Ari Aster. Bercerita tentang sepasang kekasih dengan beberapa teman lainnya yang mengunjungi sebuah ritual musim panas di pedalam Swedia.

“Midsommar” merupakan salah satu film horror dengan tema sekte yang menerobos berbagai stereotip film horror pada umumnya. Kita akan tertipu dengan keindahan pegunungan di Swedia dengan hamparan rumput hijau dan berbagai bunga yang indah.
Siapa yang mengerikan sebuah teror mengerikan bersembunyi di balik keindahan tersebut? Banyak pula adegan menegangkan yang justru terjadi di pagi hari, melawan pakem horror yang identik dengan filter dan frame dengan palette gelap malam.

Midsommar Review

Parasite

“Parasite” merupakan film Korea bergenre thriller karya sutradara Bong Joon-ho. Bercerita tentang keluarga miskin yang mendapatkan kesempatan mengubah hidup ketika anak laki-lakinya mendapat pekerjaan sebagai guru les anak keluarga kaya.

Film thriller satu ini tak hanya menonjolkan genre thriller sebagai hiburan adrenalin, namun tema kesenjangan sosial yang menggugah hati. Perlahan tapi pasti, kita akan disuguhkan dengan berbagai trik licik yang cerdik dan berbagai plot twist yang akan mebuat kita terperanga.

“Parasite” juga berhasil memenangkan title Palme d’Or dalam Cannes Film Festival, penghargaan tertinggi dalam festival tersebut.

Parasite Review

IT: Chapter 2

Kesuksesan “it” pada tahun 2017 membawa kembali teror badut Pennywise ke layar lebar tahun ini dengan “IT: Chapter 2”. Masih disutradarai oleh Andres Muschietti, The Losers Club harus kembali ke Derry untuk menepati janji mereka 27 tahun yang lalu. Meski Bill dan kawan-kawan telah beranjak dewasa, teror badut Pennywise masih terasa nyata dan menyeramkan bagi mereka.

Masih dengan sentuhan komedi dan versi karakter dewasa yang berhasil dieksekusi, film ini akan memberikan nostalgia tersendiri bagi penonton “it”. Kedua film memiliki kesinambungan yang pas dan gaya horror komedi yang masih dipertahankan.

IT: Chapter 2 Review

Crawl

“Crawl” merupakan film thriller yang kembali mengangkat tema teror binatang buas. Mengingatkan kita pada era film-film “Anaconda” hingga “Jaws”, namun dengan kemasan cerita dan kualitas akting yang lebih berkualitas.

Disutradarai oleh Alexandre Aja, “Crawl” bercerita tentang badai besar dengan banjir yang menenggelamkan kota Florida. Haley, diperankan oleh Kaya Scodelario menolak dievakuasi karena ingin menyelamatkan sang ayah yang masih terjebak di rumah mereka. Keputusan tersebut pun membuat Haley harus berhadapan dengan monster yang dibawah oleh banjir besar tersebut.

Perempuan Tanah Jahanam

Tahun 2019 menjadi tahun yang cukup menyibukan bagi sutradara berbakat Indonesia, Joko Anwar. Setelah merilis film superhero berjudul “Gundala”, Joko Anwar kembali merilis film dengan genre horror berjudul “Perempuan Tanah Jahanam”.

Bercerita tentang Maya yang diperankan oleh Tara Basro yang gagal mengadu nasib di Ibu Kota. Maya bersama temannya, Dini akhirnya memutuskan pergi ke kampung halaman Maya dengan harapan mendapatkan warisan keluarga Maya. Sayangnya, nasib sial juga harus menimpah mereka di desa misterius yang menyimpan rahasia kelam.

Perempuan Tanah Jahanam Review

Girl on the Third Floor

“Girl on the Third Floor” merupakan salah satu film horror thriller karya Travis Stevens. Film horror satu ini tak hanya menegangkan dan menyeramkan, namun memiliki unsur psikologi yang membuat kita memutar otak.

Bercerita tentang Don Koch, seorang pria yang sedang merenovasi rumah barunya. Ia pun memutuskan pindah terlebih dahulu dan karena sang istri sedang hamil. Menghabiskan waktu sendirian di rumah barunya tersebut membuatnya terjebak dalam sebuah situasi supernatural yang mempermainkan akal sehat Don.

Film ini memiliki vibe yang serupa dengan film “Mother!”, menyajikan unsur vulgar yang membuat penonton tidak nyaman dan berbagai adegan absurd tentang rumah berhantu yang tidak biasa.

Scary Stories to Tell in the Dark

Andre Ovredal berhasil mengadaptasi cerita horror anak-anak menjadi film layar lebar yang menakutkan bagi orang dewasa sekalipun. “Scary Stories to Tell in the Dark” merupakan film adaptasi buku anak karya Alvin Schwartz dengan judul serupa.

Bercerita tentang seorang gadis yang sudah tiada bernama Sarah Bellows. Sarah menghabiskan masa kecilnya di sebuah mansion dengan berbagai kejadian mengerikan. Pengalamannya tersebut ia tuangkan dalam sebuah buku harian yang akhirnya ditemukan oleh sekumpulan anak remaja di masa sekarang.

The Lighthouse

Robert Eggers kembali dengan film horror terbarunya tahun ini dengan judul “The Lighthouse”. Setelah film “The Witch” yang berlatar pada zaman medieval, kali ini Robert kembali mengangkat cerita rakyat Inggris dengan latar tahun 1890-an. Bercerita tentang dua penjaga mercusuar yang diperankan oleh Robert Pattinson dan Willem Dafoe.

Keduanya menampilkan akting totalitas, dari keadaan mental yang masih stabil hingga mulai gila dihantam oleh berbagai cobaan selama menjalankan tugas di mercusuar. Film ini memiliki sinematografi yang artistik dan semakin membangkitan nuansa masa lalu dengan filter hitam putih.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect