Connect with us
Yukika: Soul Lady Album Review

Music

Yukika: Soul Lady Album Review

Album debut Yukika dengan dedikasi penuh pada musik City Pop.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

City Pop merupakan salah satu trend musik yang kembali diusung lagi oleh musisi-musisi modern. Ketika beberapa idol atau penyanyi hanya mengadaptasi warna musik Pop klasik ini sekali dua kali, Yukika merupakan salah satu idol solo yang konsisten memeluk musik City Pop.

Baru debut pada Februari 2019 lalu, Ia sudah membawakan lagu bernuansa City Pop pada single ‘Neon’. Kemudian menyusul single berikutnya ‘Cherries Jubiles’ pada Juli 2019.

Hingga akhirnya pada 21 Juli 2020 kemarin, Yukika merilis full album pertamanya yang diberi tajuk “SOUL LADY”. Single ‘Neon’ dan ‘Cherries Jubiles’ juga masuk dalam tracklist album ini. Kita akan dimanjakan dengan berbagai track yang saling berkesinambungan temanya, yaitu memiliki warna musik City Pop dengan sedikit Lo-Fi.

Terlalu kecil untuk mendefinisikan City Pop sebagai sebuah genre musik. Secara teori, City Pop merupakan subgenre dari musik Pop, musik Yukika juga termasuk dalam genre K-pop. Namun, mengaplikasikan City Pop dalam keseluruhan konsep Yukika sebagai idol, membuatnya terlihat terpisah dari trend K-pop zaman sekarang yang sangat modern dan cenderung menganut konsep kebarat-baratan dengan musik EDM.

Melalui “SOUL LADY”, kita akan seperti dibawa ke peradaban awal gaya hidup modern dengan nuansa kota berlampu neon. Dimana status wanita yang kuat dan independen baru saja dimulai pada era tersebut.

‘From HND to GMP’ menjadi track dengan potongan intro dari track ‘Neon’ yang lembut dengan instrumen string. Dipadukan dengan berbagai efek suara; pesawat terbang, keramaian yang sayup-sayup, dan suara hak sepatu wanita, menggambarkan awal perjalanan kita yang dimulai dari bandara.

Kemudian masuk pada track ‘FEEL LOVE’ dengan aransemen musik Pop Funk, memadukan berbagai instrumen electronic yang ceria dan santai. ‘SOUL LADY’ menjadi track berikutnya dengan tempo yang lebih up beat.

Track satu ini memiliki image yang lebih powerful dan dewasa, dibawakan oleh Yukika dengan semangat percaya diri yang terpancar. ‘SOUL LADY’ merupakan single utama untuk album ini.

‘Yesterday’ juga merupakan salah satu single promotional yang sudah diperdengarkan sebelum album ini rilis. Aransemen track satu ini lebih manis dan lembut, cukup serupa dengan track ‘FEEL LOVE’, namun memiliki chorus yang lebih catchy.

Sementara track ‘pit-a-pet’ memiliki aransemen Pop Alternatif yang lebih fresh dengan komposisi pembuka yang mengandung melodi Lo-Fi, berpadu dengan Pop Disco yang energetik.

Track ‘A Day For Love’ dan ‘Cherries Jubiles’ memiliki aransemen Pop bernuansa vintage yang bikin santai. Dengan aransemen musik yang minim layer, vokal Yukika lebih menonjol dengan directing melodi yang menarik untuk didengarkan.

Mendekati akhir album, ‘I Need A Friend’ menjadi track interlude yang memperdengarkan Yukika menelepon seorang pria. Sayangnya, akhir dari percakapan tak memberikan kesan, hanya meninggalkan rasa sepi. Perasaan tersebut terpancar pada track ‘SHADE’. Track ini bisa menjadi salah satu lagu dengan aransemen melodi paling suram dan melankolis dalam album ‘SOUL LADY’.

Kita bisa membayangkan mendengarkan lagu ini ditemani sinar lampu kota malam yang remang-remang. ‘All the flight are delayed’ menjadi track penutup yang kembali memperdengarkan latar tempat di bandara. Track penutup ini didominasi dengan komposis instrumental Lo-Fi sederhana yang tenang.

Kita akan mendapatkan bonus track ‘Cherries Jubiles’ versi akustik, dan ‘Neon 1989’. Single debut Yukika tersebut diaransemen ulang yang membuat lagu ini semakin kental dengan nuansa City Pop, ditambahkan juga berbagai unsur instrumen brass untuk akselerasi musik.

‘SOUL LADY’ merupakan album terbaru yang menambah ragam dalam genre musik K-pop. Album ini akan memanjakan kita yang sudah haus dengan musik City Pop terbaru. Tetap konsisten memeluk konsep City Pop, Yukika memiliki warnanya sendiri sebagai seorang idol.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect