Connect with us
you season 2
Photo: Tyler Golden/Netflix

TV

You Season 2 Review: Lebih Menggigit dengan Materi Romance Thriller

Ekspektasi rendah dari season pertama yang menghasilkan twist pada season kedua.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Setelah kisah cintanya bersama Beck berakhir dengan tragis, Joe kini pindah ke Los Angeles. Namun, bukan Beck alasannya meninggalkan New York, tapi Candice, mantan lama yang kembali untuk balas dendam. Hendak memulai hidup baru yang lebih tenang, Joe bertemu dengan Love Quinn. Apakah cinta Joe akan berakhir tragis lagi? Atau Love adalah takdir yang Joe cari selama ini?

“You” Season 2 akan kembali mengeksplorasi kisah cinta Joe dengan wanita pujaan barunya, Love. Jika kita memiliki ekspektasi yang rendah dari season pertamanya, season kedua dari “You” menyajikan kisah cinta yang lebih menyenangkan untuk disimak.

Tak ketinggalan rentetan sentuhan thriller yang akan membuat kita merasakan ketegangan. Secara mengejutkan “You” season kedua menyajikan naskah yang lebih menarik dibandingkan season sebelumnya.

YOU

Masih Menggunakan Formula Plot yang Serupa dengan Season Pertama

Meski ada perubahan objektif dan strategi yang dilancarkan oleh protagonis, secara keseluruhan plot utama maupun side plot yang disajikan tak jauh berbeda dengan season pertamanya. Mulai dari side quest Joe untuk melindungi remaja dibawah umur, pihak yang mengganggu hubungan dengan Love, dan pastinya pembunuhan-pembunuhan tidak terencana yang dilakukan Joe.

Formula yang sama ini akan membuat kita merasa “aman” dan percaya diri untuk memprediksi jalannya cerita. Namun, formula yang nyaris sama pada season ini berkembang menjadi sesuatu yang mungkin tidak kalian duga.

Catatan tambahan, season kedua juga lebih minim adegan vulgar yang tidak penting, jadi lebih nyaman ditonton dan lebih fokus pada cerita. Bahkan tanpa terlalu banyak adegan mesra-mesraan, cinta Joe dan Love lebih tersampaikan dengan baik.

Latar Belakang Setiap Karakter yang Lebih Menarik

“You” season pertama bisa dibilang merupakan serial romance dengan berbagai materi yang mengganggu. It was a straight to stalker story. Kita tidak dibuat jatuh cinta dengan Joe sebagai protagonis, sekaligus tak ada rasa kasihan atau mendukung Beck sebagai korban.

Karakter pendukung yang mengelilingi mereka berdua juga seringkali bikin kesal. Bukan hal yang tabu lagi untuk membuat penonton berpihak pada protagonis maupun antagonis. Kesalahan pada season pertama secara mengejutkan diperbaiki pada season kedua ini.

Joe digambarkan lebih berusaha keras mengontrol “iblis” yang ada di dalam dirinya. Kisah cintanya dengan Love juga berkembang dengan lebih “sehat” dan manis, layaknya drama romantis yang bikin penonton mengharapkan akhir bahagia bagi keduanya. Masa lalu Joe juga mulai diungkap untuk kita lebih memahami karakter kompleks satu ini. Secara ajaib, kita akan lebih mendukung Joe dan hal itulah yang seharusnya dicapai oleh serial romance thriller ini.

Love juga tak kalah loveable sebagai pasangan Joe yang baru. Teman-teman Love yang sempat kita pikir akan menjadi batu sandungan baru justru menjadi pendukung yang menyenangkan. Berlatar di Los Angeles, dengan apartemen berhalaman asri serta tempat kerja Joe dan Love di sebuah toko vegetarian, mendukung setiap adegan terasa lebih enak dipandang. Berbeda dengan “You” season pertama yang suram.

Plot Twist yang Lebih Menggigit Sebagai Serial Romance Thriller

Untuk menikmati serial romance thriller, kita harus menentukan mindset untuk kemungkinan perkembangan plot yang ekstrem meski harus diluar moral. Mungkin tidak sehat, namun kembali lagi, genre romance thriller merupakan salah satu bagian dari hiburan fiksi.

Ketika penulis cerita mampu mewujudkan pemikirannya semaksimal mungkin. “You” kedua dengan latar belakang Los Angeles yang mewah, elegan, dan lebih indah memberikan kehangatan secara visual, yang ironisnya menyimpan berbagai sisi gelap tak jauh dari permukaan.

‘Sejauh apa tindakan yang akan kamu lakukan demi cinta?’, pertanyaan ini sangat tepat untuk menjadi tagline dari serial “You”. Pada season pertama, kita tidak mendapatkan drama romantis yang sempurna, begitu pula sentuhan thriller yang terkesan murahan.

Semantara “You” season kedua; romantisnya dapat, thriller-nya juga dapat. Kemudian keduanya berpadu menjadi fusion genre yang selama ini hendak dicapai oleh “You”.

“You” season ketiga akan segera tayang di Netflix pada 15 November 2021.

A Boy Called Christmas Review A Boy Called Christmas Review

A Boy Called Christmas Review: Tentang Harapan dalam Kemalangan di Hari Natal

Film

The Forgotten Battle The Forgotten Battle

The Forgotten Battle Review: Film Perang Dunia II dengan Tiga Sudut Pandang

Film

Hellbound Review Hellbound Review

Hellbound Review: Terbentuknya Distopia dari Teror Neraka di Bumi

TV

The Whole Truth Review The Whole Truth Review

The Whole Truth Review: Kebenaran di Balik Lubang Dinding

Film

Advertisement
Connect