Connect with us
Vengeful Book Review
Photo via colourmeread.com

Books

Vengeful (2018) Novel Review

Pembalasan Dendam Manusia-manusia Luar Biasa.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Pembalasan Dendam. Itulah garis besar dari novel berjudul Vengeful karya V.E. Schwab yang merupakan buku lanjutan dari serial villain berjudul Vicious (2013). Bersetting pada lima tahun setelah kejadian di kawasan proyek Falcon Price, setelah pertempuran antara Eli dan Victor yang mengakibatkan tewasnya Victor Vale. Eli pun menanggung akibatnya, ia ditangkap oleh detektif Stell, lalu ditahan di penjara khusus manusia luar biasa.

Cerita dimulai dengan kisah seorang wanita yang tewas karena dianiaya oleh suaminya. Ia adalah Marcella Riggins istri dari Marcus Riggins seorang mafia kaya di kota Merit. Kemudian cerita berlanjut pada Victor Vale yang berhasil dihidupkan kembali oleh Sidney Clarke.

Bangkitnya Victor dari kematian tidak sebaik yang dibayangkan. Victor ternyata mendapatkan efek samping yang menyiksa tubuhnya. Ia pun mencari manusia-manusia yang dapat menghilangkan semua kesakitannya. Sidney Clarke turut bertanya-tanya karena hal tersebut memberikan perubahan yang signifikan pada diri Victor. Victor terlihat murung dan gelisah serta mulai menjauh dari kehidupan Sidney Clarke.

Disisi lain, Eli menjadi bahan percobaan seorang professor, bernama dr. Haverty, yang terkagum-kagum melihat kemampuan luar biasa Eli. Eli berkali-kali mendapat siksaan yang nyatanya tak cukup bisa untuk membunuhnya. Meskipun dengan siksaan yang sangat sadis untuk bahan penelitian, tubuh Eli selalu bisa menyembuhkan semua luka fisik yang ada dan hampir tidak ada jejak atas apa yang dilakukan professor itu.

Anehnya, meskipun Eli Cardale sudah masuk penjara, kematian dari para manusia luar biasa (manusia LB) semakin bertambah. Detektif Stell pun menjadi penasaran dan siap mencari tahu siapa dibalik dalang pembunuhan tersebut. Akhirnya, detektif Stell meminta Eli untuk membantunya dalam menyingkap misteri para pembunuh manusia LB.

Vengeful Novel Review

Vengeful Novel Review

Dalam novel ini, kita tidak hanya bertemu dengan 6 tokoh utama dalam novel sebelumnya seperti Eli, Victor, Sidney, Mitch, Dominic dan Detektif Stell tetapi kita akan diperkenalkan pada manusia luar biasa lain, yang nyatanya memiliki kekuatan yang sangat menakjubkan. Seperti kemampuan Marcella yang bisa menghancurkan apapun bahkan seorang manusia yang dalam hitungan detik bisa ia hancurkan menjadi abu.

Kemampuan Marcella tersebut sangat berkaitan dengan proses kematiannya. Kebakaran hebat terjadi di kediaman Riggins yang memang terjadi atas ulah Marcus Riggins, dan akhirnya membuat Marcella ingin membalas dendam atas apa yang terjadi pada dirinya. Ia pun perlahan-lahan menguasai kota Merit dengan secara terang-terangan berhasil membunuh semua mafia yang ada di Kota Merit, hingga ia pun menjadi incaran detektif Stell.

Ternyata, tak hanya Marcella yang melakukan pembalasan dendam, adapun LB lain yang juga memiliki dendam pada seorang pria. Ia adalah June, seorang LB yang menjadi kawan Marcella untuk bisa mendekati Tony Hutch, pria yang telah menghancurkan kehidupannya.

June memiliki kekuatan untuk berubah wujud menjadi siapapun yang ia inginkan. Tentu saja, hal ini sama istimewanya dengan kemampuan Serena Clarke, tokoh dalam buku pertama, yang akan menyulitkan polisi ataupun LB lain untuk menghancurkannya. June pun mendapatkan porsi penting dalam buku ini, selain kedekatannya dengan Sidney Clarke, June pun beberapa kali berhasil menyelamatkan Victor Vale dari bahaya.

Memiliki alur cerita yang maju mundur, novel ini sedikit membingungkan untuk dicerna, ditambah lagi dengan setting tempat yang berubah-rubah sesuai dengan beberapa point of view yang disajikan. Hingga kita pun harus betul-betul melihat setting waktu dan tempat dalam tiap chapter. Karena setiap setting yang ditampilkan, sangat berpengaruh dengan jalan cerita yang ada.

Novel ini, menyajikan masa lalu para tokohnya yang menyedihkan, yang memang dibangun sedemikian rupa untuk mendapatkan latar belakang tumbuhnya dendam yang ada.

Seperti novel pertamanya, novel kedua ini juga memberikan setting waktu jam demi jam sebelum pertempuran antara para manusia LB tetapi tidak setegang saat membaca novel Vicious.

Novel ini pun belum sepenuhnya mengisahkan background story dari beberapa karakter dalam cerita ini. Semesta villain yang dibangun oleh V.E. Schwab ini masih menyisakan masa lalu dari June yang belum dikuak sepenuhnya dalam novel kedua ini. Yang mungkin saja akan disajikan lebih lengkap pada buku selanjutnya.

Masih sangat seru untuk dinikmati, Vengeful ini lebih dewasa dibandingkan dengan Vicious karena cerita yang dibangun memberikan efek emosi, hasrat, dan kekerasan yang sadis dan tragis. Untuk itu, novel ini direkomendasikan untuk para pembaca dewasa yang sudah cukup matang dan bijak dalam memahami konflik-konflik yang ada.

Tak hanya balas dendam yang menjadi isu penting dalam buku ini, namun kesakitan-kesakitan yang dialami oleh setiap tokohnya menjadi bagian penting yang turut disajikan dalam novel ini. Seperti kesakitan yang dialami Victor yang membuatnya lemah dan hampir mati, kesakitan yang dialami Eli karena percobaan-percobaan yang dilalukan oleh dr…dan juga Sidney Clarke yang sangat merindukan kehadiran Serena Clarke yang juga rasa bersalahnya yang telah merusak tubuh Victor.

Kesemua hal ini sangat ditampilkan dengan baik oleh V.E. Schwab yang tak hanya menyajikan setting waktu lima tahun setelah pertempuran Eli dan Victor, namun jauh sampai pada masa kecil Eli yang suram dan menyedihkan, juga masa lalu dari Marcella yang bisa membuatnya menjadi wanita yang menguasai kota Merit.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect