Connect with us
unbelieveable netflix review

TV

Unbelievable Review: Serial Kriminal Dengan Pengembangan Investigasi Mendalam

Serial kriminal tentang tindakan asusila tanpa mengeksploitasi konten seksual.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Feminisme dan gerakan tagar ‘MeToo’ merupakan salah satu konten yang cukup laris di industri hiburan Hollywood saat ini. Banyak filmmaker atau penulis serial mengangkat tema ini dalam karya mereka untuk mendapatkan perhatian lebih. Beberapa dari mereka tampak klise, namun tak sedikit pula yang menawarkan konten berkualitas yang patut diketahui kebenarannya.

“Unbelievable” merupakan salah satu Netflix Original Series terbaru yang patut untuk ditonton. Mengangkat cerita berdasarkan kisah nyata, sebuah tindakan kriminal asusila berantai yang terjadi di Amerika Serikat. Tak sekedar mengampanyekan kesadaran terhadap kasus asusila dan memahami kondisi korbannya, “Unbelievable” lebih dari sekedar serial yang menyuarakan isu-isu feminisme. Melainkan sebuah serial original yang berhasil diproduksi dengan penulisan naskah dan pengembangan cerita yang berkualitas.

Mengambil Sudut Pandang Umum dan Personal

Secara garis besar, cerita yang diangkat dalam serial “Unbelievable” berdasarkan kasus asusila masal dengan banyak perempuan sebagai korban. Namun, kisah diawali dengan kasus asusila yang menimpa seorang gadis remaja 18 tahun di Washington bernama Marie Adler. Berbeda dengan para korban lainnya, kasus Marie tidak ditangani dengan benar hanya karena latar belakang Marie yang kurang baik. Ia hanya seorang anak yatim piatu dengan catatan keluar masuk rumah pengasuhan karena masalah yang ia buat.

Hal ini membuat Marie mengalami kesulitan dalam membuat orang sekitarnya hingga polisi percaya akan musibah yang menimpanya. Kasus ‘victim-blaming’ dalam sebuah kasus asusila dirasakan oleh banyak orang di luar sana. Sudut pandang ini akan membuat kita lebih peka dengan kondisi mental dan kejiwaan seorang korban dari tindakan asusila.

unbelieveable netflix review

Netflix

Pada episode pertama, kisah masih berfokus pada Marie Adler. Hingga episode kedua dan ketiga, kisah mulai berkembang dengan bertambahnya kasus dan detektif-detektif lainnya yang lebih peka dan melakukan investigasi lebih dalam. Mulai dari titik tersebut, setiap episode akan menyajikan perkembangan investigasi dari detektif Karen Duvall yang bekerja sama dengan detektif Grace Rasmussen.

Serial Kriminal Asusila yang Tidak Mengeksploitasi Konten Seksual

Serial maupun film dengan konten tindakan pelecehan atau kekerasan seksual bukanlah konten yang nyaman untuk dilihat oleh beberapa kalangan penonton. “Unbelievable” sama sekali tidak mengeksploitasi konten seksual atau nudity dalam setiap episodenya. Beberapa adegan hanya diperlihatkan secara cepat atau samar-samar. Tanpa konten tersebut, serial ini tetap berhasil menyampaikan kisah dan pesan yang ingin disampaikan tanpa membuat penonton merasa tidak nyaman.

Penulisan dan pengembangan cerita bersifat kronologis dengan dialog yang padat antar karakternya. Serial cukup didominasi dengan kisah investigasi kedua detektif dengan timnya secara detail dan mendalam. Film ini cocok untuk penonton yang menyukai serial-serial kriminal dengan perkembangan cerita yang bikin penasaran dan cukup memutar otak.

Duo Karen dan Grace Dengan Chemistry yang Sempurna

Karen Duvall diperankan oleh Merritt Wever, sementara Grace diperankan oleh Toni Collette, yang sebelumnya bermain dalam film Hereditary (2008). Proses casting yang tepat membuat keduanya berhasil membawakan peran dengan sempurna. Mulai dari Karen yang memiliki kepribadian tenang dan sabar, sementara Grace lebih dinamis dan emosional.

Meski memiliki karakteristik yang berbeda, keduanya berhasil membangun chemistry yang sempurna dalam serial ini. Kedua karakter ini bisa dibilang sebagai salah satu unsur yang membuat serial “Unbelievable” seru untuk diikuti.

Lebih Dari Sekedar Serial Feminisme

Sebagian besar aspek dalam serial ini menunjukan unsur yang membuat para penonton berkata ‘serial ini feminisme banget!’. Mulai dari para korban yang semuanya wanita, hingga duo detektif yang sangat memperlihatkan dedikasi mereka dalam menuntaskan kasus ini jika dibandingkan dengan detektif pria lainnya.

Kejahatan asusila tidak selalu menyerang gender tertentu, kisah ini dipublikasikan bukan sebagai propaganda feminisme atau meninggikan salah satu gender. Kasus asusila harus ditangani dengan benar atas nama kemanusian dan keadalian secara umum. Tak semua anggota investigasi dalam kasus ini adalah perempuan, ada beberapa anggota pria yang membantu kasus ini untuk bisa terselesaikan dengan sempurna.

Secara keseluruhan, “Unbelievable” merupakan salah satu Netflix Original Series terbaik tahun ini. Memiliki kisah investigasi kronologis yang mendalam serta tidak mengeksploitasi konten seksual yang membuat serial ini aman untuk ditonton. “Unbelievable” terdiri dari 8 episode dengan kisah yang padat dan mendalam.

1 Comment

1 Comment

  1. puti

    November 17, 2019 at 9:23 PM

    sy juga ntn meski ada beberapa eps yg terlalu lama timeline nya jadi agak bosen, overall bagus

Leave a Comment

The Gentlemen The Gentlemen

The Gentlemen Review: Kombinasi Aksi dan Komedi Memuaskan dari Segala Sisi

Film

the lighthouse review the lighthouse review

The Lighthouse Review: Film Horror Tentang Penjaga Mercusuar di Masa Lampau

Film

Birds of Prey and The Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn Birds of Prey and The Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn

Birds of Prey and The Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn

Film

Knives Out Review Knives Out Review

Knives Out Review: Film Detektif Original yang Menghibur

Film

Advertisement
Connect
%d bloggers like this: