Connect with us
Evanescence
Evanescence

Cultura Lists

Tracks of The Week: Evanescence, Crush, Aurora

Sederet lagu menenangkan untuk weekend #DiRumahAja

Meski sedang dalam masa karantina, para musisi tak pernah berhenti berkarya untuk menghibur para penggemarnya. Tak sedikit juga dari musisi yang menciptakan lagu karena terinspirasi dari pandemi yang sedang terjadi. Beberapa lagu mengajak kita untuk merenung dan menenangkan diri, beberapa lagu merupakan refleksi pribadi dari masing-masing musisi.

Berikut track list lagu terbaru yang diciptakan oleh para musisi dalam dan luar negeri selama #DiRumahAja.

Renung – Payung Teduh

Situasi pandemi yang belum berakhir hingga saat ini, membuat Payung Teduh merasa perlu merespon keadaan ini. Mereka pun merilis single bertajuk “Renung” yang mengajak para pendengarnya untuk melihat pandemi ini dari perspektif yang lebih positif. Lagu dibalut dengan aransemen gitar akustik agar pesan yang terdapat pada lirik lebih dominan dan tersampaikan dengan baik.

Silent Saturday – Meda Kawu feat. Duta Pamungkas

“Silent Saturday” juga merupakan lagu tenang yang mengajak kita untuk berhenti sejenak dari kesibukan kita. Mungkin banyak dari kita sedang stress karena merasa harus terus produktif namun juga terhambat situasi yang sedang sulit. Meda Kawu menulis lirik dalam bahasa Inggris yang sederhana dan “menghipnotis”, diiringi dengan racikan gitar akustik dari Duta Pamungkas yang mampu menenangkan pikiran.

Dancing Away (With You) – Andrea Turk

Sedang menjalani studi di California, Andrea Turk tak berhenti berkarya dan baru saja merilis single terbaru, “Dancing Away (With You)”. Lagu ini diciptakan sendiri dengan instrumen gitar elektrik saja selama berada di kamar asramanya. Lagu ini terinspirasi dari kisah cinta bertepuk sebelah tangan namun mengubah patah hati tersebut menjadi penyembuh bagi diri sendiri.

 Fly The Airplane – Rama Davis

Rama Davis juga merilis single akustik bertajuk “Fly The Airplane” sebagai “obat” bagi pendengarnya. Rama mengibaratkan pesawat sebagai sebuah perjalanan kehidupan yang harus tetap berlangsung dengan maupun tanpa pendamping. Lagu easy listening satu ini memiliki racikan aransemen yang menenangkan untuk membantu kita merelakan masa lalu.

Wasted On You – Evanescence

Buat yang sedang merasa emo, Evanescence telah merilis single terbaru berjudul “Wasted On You”. Salah satu hal yang cukup menarik dari video klip lagu ini adalah setiap personil band mengambil video dengan smartphone masing-masing di rumah. Wasted On you merupakan lagu ballad Rock dengan lirik yang melankolis ala Evanescence.

It’s Okay To Be Human – Foster The People

Meski tak kunjung merilis album terbaru, Foster The People masih rajin merilis single baru, salah satunya adalah “It’s Okay To Be Human”. Lagu ini merupakan hasil refleksi pribadi dari vokalis, Mark Foster selama masa pandemi ini. Lagu menenangkan ini hanya diiringi dengan instrumen piano dan suara Mark yang khas. “It’s Okay To Be Human” mengajak kita untuk tetap kuat di masa sulit dan berhenti menyalahkan pihak manapun, karena kita semua sama-sama manusia.

Exist For Love – Aurora

Aurora baru saja merilis single terbaru yang bertajuk “Exist For Love”. Musisi asal Norwegia ini merasa bahwa cinta merupakan hal yang paling kita butuhkan saat ini. Single ini diakui Aurora akan menjadi era baru dalam karirnya sebagai musisi. “Exist For Love” memiliki warna musik yang sangat berbeda dari karya-karya Aurora sebelumnya, yaitu mengadaptasi genre musik Jazz 1920-an yang manis dan lembut.

Mayday – Crush feat. Joy

“Mayday” merupakan single kolaborasi antara penyanyi K-R&B, Crush dengan Joy dari Red Velvet. Lagu R&B yang menenangkan satu ini mewakili perasaan dan keadaan kita yang menghabiskan banyak waktu di rumah. Ketika semua terasa baik-baik saja meski sebetulnya kita sedang stress. Ketika kita tidak melakukan apapun namun tetap merasa lelah sepanjang hari.

Aristocrats – Raleigh Ritchie

Raleigh Ritchie sedang bersiap-siap merilis album keduanya, “Andy”. Ia baru saja merilis single bertajuk “Aristocrats”. Lagu ini merupakan refleksi diri Raleigh Ritchie sebagai warga Inggris dengan sejarah tentang pendahulunya yang tidak selalu tenang kemenangan, ada juga sejarah gelap yang tidak diungkap. Masih mempertahankan musiknya dengan genre R&B yang dipadukan dengan instrumen string serta porsi slow rap yang emosional.

Tokyo is Dying – Wakon

Wakon merupakan duo electronic asal jepang yang baru saja debut pada bulan April 2020 lalu. Mereka debut dengan lagu “Tokyo is Dying”, sebuah komposisi house minimal yang menenangkan dan repetitive. Melodi yang diciptakan terinspirasi dari keadaan Jepang yang tetap berdiri tegak meski sedang mengalami stagnasi ekonomi ditambah dengan pandemi yang sedang melanda dunia. Namun, alunan nada yang bright dan menenangkan dari “Tokyo is Dying” akan membuat kita merasakan adanya harapan dalam situasi sulit ini.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect