Connect with us
The Bear Season 2
FX Networks

TV

The Bear Season 2 Review: Musim Kedua yang Kaya Cita Rasa

Cerita semakin eksploratif, tentang trauma antargenerasi dan kesempatan kedua dalam hidup.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

The Original Beef of Chicagoland merupakan bencana, namun “The Bear” Season 2 kembali dengan masalah dan kekalutannya sendiri. Kali ini kita akan menyimak Carmy bersama saudaranya, Sugar, dan segenap pekerja setia The Beef mempersiapkan rebranding dan pembukaan dari restoran baru mereka, The Bear.

“The Bear” Season 2 kembali dengan cita rasa yang tidak jauh dari season perdananya; serial drama komedi satir dengan tragedi dan kekacauan di dunia kuliner yang keras. Masih dibintangi oleh Jeremy Allen White, Ayo Edebiri Sydney, Ebon Moss-Bachrach, dan lebih lagi dari Abby Elliot yang pada season pertama hanya muncul sesekali dalam episode-episode “The Bear”.

“The Bear” Season 2 memiliki naskah yang lebih eksploratif. Mulai dari potrait industri kuliner yang lebih luas, tak hanya terkungkung dalam kedai The Beef. Season ini juga akan menjadi kesempatan bagi kita mengenal setiap karakter dengan perjuangan mereka masing-masing. Tak ketinggalan kejutan-kejutan lain yang menanti di setiap episodenya.

The Bear Season 2

Kekalutan dan Harapan Menyambut Pembukaan Restoran The Bear

“The Bear” Season 2 memiliki plot utama persipaan pembukaan The Bear, rebrand dari The Beef. Lebih dari sekadar kedai sandwich biasa, Carmy bersama Sydney memilih visi yang lebih besar yaitu restoran berkelas menghidangkan pengalaman fine dining dengan menu-menu terbaru.

Masih dengan kekalutannya, namun lebih pada problematika manajemen dan prosedur bisnis. Mulai dari mempertahakan investor, mengurus ijin, urusan pajak, renovasi restoran, brainstorming menu, hingga mempersiapkan setiap pekerja The Beef untuk menjadi SDM dengan ijin profesional.

Setiap episode adalah hitungan mundur menuju pembukaan restoran The Bear. Menyimak sudah sejauh mana progres dari setiap karakter dalam memberikan kontribusi untuk kesuksesan rencana bisnis ini. Ada kegelisahan sekaligus harapan yang diperlihatkan melalui prosesnya. Namun jelas konsep plot yang ingin dihidangkan oleh “The Bear” Season 2 adalah sesuatu yang berbeda dari season perdananya yang sukses.

The Bear Season 2

Cameo Aktor Berkesan, Episode 6 jadi Episode Terbaik

“The Bear” adalah serial terbaik saat ini dengan penampilan akting terbaik. Baik aktor utama hingga aktor pedukung, serta cameo. Jeremy Allen White menjadi MVP pada season perdana. Season ini menjadi kesempatan bagi aktor-aktor lainnya untuk bersinar dalam arc masing-masing. Richie yang diperankan oleh Ebon Moss-Bachrach bahkan mendapatkan episode spesial dimana ia mengalami perkembangan karakter sangat berkesan. Begitu pula arc Tina yang dikirim ke khursus kuliner dan Marcus yang dikirim ke Copenhagen. Sydney dan Carmy juga memiliki arc terbaru namun untuk kali, yang lebih bersinar adalah tiga karakter pendukung yang telah disebutkan.

Olivia Colman sebagai Chef Terry dan Will Poulter sebagai Luca, juga menjadi cameo pendek yang meninggalkan kesan dengan penampilan mereka. Keduanya hadir dengan dialog yang memberikan kedalaman naskah yang bermakna.

Jika Episode 7 menjadi yang terbaik di season pertama dengan durasi terpendek, “The Bear” Season 2 mempersembahkan Episode 6 bertajuk ‘Fishes’ sebagai episode dengan durasi terpanjang, 66 menit, sekaligus yang terbaik dalam season ini. Dieksekusi sebagai episode spesial flashback, menghadirkan kekacauan Malam Natal bersama keluarga Berzatto.

Dengan cameo dari Jamie Lee Curtis, Bob Odenkirk, Jon Bernthal, Sarah Paulson, John Mulaney, dan Gillian Jacobs. Meski ini menjadi episode pertama flashback dalam “The Bear”, semuanya tampil meyakinkan sebagai keluarga yang disfungsional, terjebak dalam hubungan toxic yang telah berlangsung setiap tahun, setiap kali semuanya berkumpul.

Perpaduan Antara Ketenagan dan Kekacauan yang Lebih Seimbang

Jika season pertama adalah solid kekacauan, “The Bear” Season 2 diracik dengan komposisi kekacauan dan ketenangan yang seimbang. Karena jika hanya terjebak dalam satu titik kekalutan dan kegagalan, penonton pasti akan merasa lelah dan bosan. Sebetulnya sejak season pertama plot maupun karakter telah mengalami perkembangan secara bertahap, dan season ini menjadi babak baru dari perkembangan tersebut.

Kita tak hanya terus melihat Carmy berdebat dengan Richie dan Sydney, atau perputaran lawan debat di antara ketiganya. Ada momen-momen tenang dan sentimental mulai masuk dalam naskah serial yang terkenal bikin stress ini. Ada banyak momen dialog antara dua karakter yang bisa jadi sumber inspirasi. Season ini juga tentang kesempatan kedua, terutama untuk anggota masyarakat yang merasa sudah terlalu tua untuk mendapatkan kesempatan baru. Khususnya diperlihatkan pada arc Richie dan Tina.

Ini juga menjadi kisah tentang disiplin dan peningkatan kualitas. Dari Episode 7 Season 1, kita akan melihat episode tandingan yaitu Episode 10 Season 2 alias episode finale. Banyak sekali pelajaran dan eksplorasi cerita yang disajikan dalam season terbaru ini.

“The Bear” Season 2 telah berhasil melampaui season perdananya. Meski belum ada konfirmasi resmi, season ketiga akan menjadi sesuatu yang kita nanti-nanti. Serial ini biasa lebih populer jika merilis episode terbaru setiap minggu. Semua episode telah dirilis lengkap di Disney+ Hotstar.

The Boys Season 3 The Boys Season 3

5 Hal Yang Patut Dinantikan dari “The Boys” Season 4

Cultura Lists

Rekomendasi Film & Serial Prime Video Juni 2024

Cultura Lists

A Town Without Seasons Review: Suka Duka Warga Hunian Sementara yang Eksentrik

TV

Hazbin Hotel Hazbin Hotel

Hazbin Hotel Review: Balada Hotel di Neraka

TV

Connect