Connect with us
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY): Cahaya Dalam Kegelapan

Music

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY): Cahaya Dalam Kegelapan Single Review

“Cahaya Dalam Kegelapan” menjadi sebuah lagu pengharapan di tengah tragedi pandemi coronavirus saat ini.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Joy Tobing, Sandhy Sondoro, Yuni Shara, Ariyo Wahab, Ita Purnama Sari, Lala Karmela, Andy Rif dan Irang Arkad bersama-sama membawakan lagu ciptaan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Cahaya Dalam Kegelapan” merupakan lagu yang digubah berdasarkan dari rasa prihatin dengan keadaan dunia, dan Indonesia dengan adanya pandemi ini.

Ditulis oleh Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono, “Cahaya Dalam Kegelapan” memiliki lirik mendalam berisi harapan. Meski terselip juga pesan bagaimana virus corona yang menjadi pandemi kesehatan di seluruh dunia membawa kegelapan dan juga ketakutan.

Disampaikan sendiri oleh SBY dalam video klip dari single ini, “Cahaya Dalam Kegelapan” memang diharapkan memberikan cahaya pengharapan bagi mereka yang hilang harapan karena pandemi coronavirus. Lagu mengenai tragedi yang menjadi sinar harapan.

Lirik dari lagu ini menceritakan bagaimana virus corona membawa kegelapan di seluruh dunia. Membuat diri merasa gamang sampai hilangnya harapan di saat-saat sulit. Terdapat bagian lirik yang menggambarkan ketakutan dan penderitaan yang terjadi karena corona virus. Jerit tangis yang terjadi karena kehilangan orang terkasih.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cultura Magazine (@culturamagz) on

Penggambaran corona virus sebagai badai menjadi bagian menarik dari lirik lagu yang ditulis oleh SBY. Metafora yang berlanjut dengan menggambarkan penderitaan karena pandemi ini sebagai mendung hitam. Dua metafora yang juga menggambarkan bahwa seperti badai dan juga mendung, pandemi coronavirus ini akan berlalu.

Harapan untuk melewati badai dan juga mendung disampaikan dalam bentuk cahaya yang ada dalam diri. Tepatnya dalam jiwa yang penuh kasih. Bagian lirik ini sekaligus juga menyampaikan ajakan untuk berbagi kasih kepada orang lain, yang sama-sama menderita di saat ini. “Cahaya ada dalam hati kita / Dalam jiwa-jiwa penuh kasih / Harapan ada dalam hidup kita / Untuk yang mau berbagi.”

Penulisan lirik dengan metafora memang menarik perhatian dari “Cahaya Dalam Kegelapan”. Selain itu, SBY menuliskan lagu yang terinspirasi dari tragedi ini dengan lirik manis yang penuh pengharapan. Sama sekali tak salah bila mengatakan tujuan dari “Cahaya Dalam Kegelapan” memang untuk memunculkan harapan bagi pendengarnya.

Aransemen “Cahaya Dalam Kegelapan” digarap oleh Tohpati. Mengusung musik pop dengan instrumen minimalis, sisi nostalgia muncul dari beberapa elemen. “Cahaya Dalam Kegelapan” terdengar seperti lagu pop dari tahun 90-an. Mulai dari instrumen pembuka, yang langsung disusul dengan suara merdu dari Joy Tobing. Perpaduan yang seolah membawa pendengar masuk ke era musik pop Indonesia di tahun 90-an. Aransemen yang justru sangat terdengar pas dengan pesan yang ingin disampaikan lagu ini sendiri.

Irama musik pop klasik dan menimbulkan perasaan nostalgia juga muncul dengan bagian chorus yang dibawakan bersama-sama oleh semua penyanyi yang terlibat. Sebuah perpaduan manis yang juga menimbulkan rasa rindu pada musik Indonesia di era tersebut.

Joy Tobing, Sandhy Sondoro, Yuni Shara, Ariyo Wahab, Ita Purnama Sari, Lala Karmela, Andy Rif dan Irang Arkad menyumbangkan suara untuk lagu ciptaan SBY ini. Vokal dari Andy Rif, memberikan sentuhan rock manis yang semakin memunculkan sisi nostalgia dari lagu ini.

“Cahaya Dalam Kegelapan” menjadi sebuah lagu pengharapan di tengah tragedi pandemi coronavirus saat ini. Selain itu, single yang digubah oleh SBY ini juga sukses menghadirkan kerinduan tersendiri untuk era musik pop Indonesia di tahun 90-an.

Perpaduan manis antara SBY, Tohpati, bersama Joy Tobing, Sandhy Sondoro, Yuni Shara, Ariyo Wahab, Ita Purnama Sari, Lala Karmela, Andy Rif dan Irang Arkad.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect