Connect with us
Rio Febrian
Rio Febrian

Music

Rio Febrian: Hanya Hatiku Yang Mampu Single Review

Single terbaru menandai awal karir Rio Febrian sebagai musisi indie.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Setelah 20 tahun berkarya di bawah naungan label lokal hingga Internasional, Rio Febrian akhirnya memulai perjalanan bermusiknya sebagai musisi independen. Perjalanannya sebagai musisi indie dimulai dengan perilisan single terbarunya yang bertajuk “Hanya Hatiku Yang Mampu” pada 20 Februari 2020 lalu.

Memproduksi lagu sendiri menjadi pengalaman baru bagi Rio dimana ia bisa bebas dalam mengekspresikan dirinya sebagai musisi. Ia juga memiliki misi untuk memberikan karya musik yang dapat mengobati rindu penggemar lamanya, sekaligus menarik penikmat musik dari kalangan muda.

Dalam proses produksi single terbarunya ini, Rio berkolaborasi dengan musisi sekaligus sahabat lamanya, Irwan Simanjuntak. Dalam meramu lagu ini, keduanya sepakat untuk tetap mempertahankan tema percintaan yang sudah menjadi salah satu ciri khas Rio Febrian selama ini sebagai solois.

Rio Febrian

“Hanya Hatiku Yang Mampu” merupakan lagu dengan tema kisah yang getir, yaitu bagaimana seseorang yang memiliki kepercayaan pada orang yang dicintainya. Bahwa meski sering ditinggalkan dan dikecewakan, orang tersebut akan tetap kembali padanya. Kisah cinta yang tampak getir tersebut juga direpresentasikan sebagai bentuk cinta tanpa batas yang hanya berpegang pada hati yang setia.

Single ini memiliki aransemen bernuansa ballad yang didominasi dengan instrumen piano. Layer musik ditambahkan secara bertahap untuk menciptakan aransemen musik yang lebih “hidup”. Dengan sentuhan instrumen string yang menambah nuansa melankolis, serta unsur musik yang atmospheric agar musik pengering terasa lebih megah. Liriknya cukup repetitive namun tidak mengandung komposisi yang catchy. Dengan sentuhan menuju akhir yang menjadi bagian klimaks dengan dinaikkan satu oktaf.

“Hanya Hatiku Yang Mampu” termasuk single Rio Febrian dengan aransemen yang sederhana jika dibandingkan dengan hits-hits sebelumnya. Beberapa bagian dalam liriknya juga masih mengandung rima dan pemilihan kosa kata yang terdengar mengganjal. Sebetulnya lagu mellow dengan pola yang repetitive tidak salahnya, namun harus diramu sedemikian pula agar menghasilkan hits yang catchy dan tidak mudah terlupakan.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect