Connect with us
Laufey
Cr. Blythe Thomas

Music

Laufey: Everything I Know About Love Album Review

Romantisasi perjalanan hidup Laufey mengalami cinta dalam alunan musik fairytales-jazz.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Laufey kerap mengagungkan dan meromantisasi momen-momen sederhana dalam kehidupan. Dengan merangkai komposisi orkestra yang menawan dalam putaran momen kehidupan yang sementara ini, mengajak orang-orang yang mendengarkan musiknya menikmati semua hal-hal sederehana tersebut selagi ada waktu. Mengemasnya dalam sajian musik yang memikat dengan tradisi jazz abad ke-20 sebagai medium dari rangkaian kehidupan modern sehari-hari.

Laufey merupakan musisi Islandia yang telah merilis album debutnya pada Agustus 2022 lalu bertajuk “Everything I Know About Love”. Dimana kita akan diajak berkenalan dengan sosok putri jazz yang manis dengan warna suara yang mempesona, melihat bagaimana Laufey mampu menyulap berbagai cerita atau momen sederhana dalam hidupnya sebagai sesuatu yang penuh keajaiban.

Ketika cinta memiliki makna yang polos dan hangat, ketika cinta sesederhana menari dengan pasangan di ruangan dengan alunan musik dari piringan hitam jazz lama.

The Gist:

Laufey sendiri mengakui bahwa “Everything I Know About Love” adalah album yang hopeless romantic. Setiap lagu terinspirasi dari pengalaman pribadi Laufey, yang kemudian ia tulis sebagai kisah fiksi. Karena itulah yang disebut dengan ‘romantisasi’, bagaimana musisi ini mengubah sesuatu yang suram dan biasa saja dalam kehidupan menjadi sesuatu yang lebih memikat, terutama dengan pesona dan keajaiban musik ala Laufey.

Menarik bagaimana Laufey mampu mendaur ulang genre romantis yang modern ini kita sebut sebagai ‘klise’, album ini juga terdengar klise, namun ini klise yang indah dan tidak cheesy. Mendengarkan album ini terdengar seperti melihat Laufey sebagai sosok Disney Princess di era modern. Tema musik dan gaya penulisan lirik yang dipilih adalah gaya classic vintage, namun substansinya sangat modern.

Sebagai album debut, “Everything I Know About Love” telah memberikan identitas yang kuat bagi Laufey. Banyak musisi yang telah menyebut bahwa lagu-lagu mereka terinspirasi dari kehidupan pribadi, dibawakan dalam narasi seperti storytelling, namun apa yang membuatnya berbeda dari musisi lainnya? Laufey merupakan salah satu yang memiliki ciri khas kontras dan cukup menonjol, terutama di skena jazz pop.

Sound Vibes:

Jazz menjadi genre dasar dari “Everything I Know About Love”, namun Laufey memperdengarkan berbagai spektrum dari jazz dalam tracklist album ini. Mulai dari oldschool jazz hingga jazz pop yang modern. Namun semuanya tetap berhasil membentuk tracklist dengan vibe romantic fairytale yang kohesif, tanpa ada perubahan mood yang terlalu kontras dari track satu ke berikutnya, menjaga kehangatan yang sangat kental dari album ini. Ini adalah album yang nyaman untuk didengarkan ketika sedang ingin bersantai.

Track seperti ‘Fragile’ dan dan ‘Falling Behind’ memperdengarkan aransemen musik bossa nova yang mengundang. Album ini cukup didominasi dengan track-track fairytales-jazz yang sangat oldschool, seperti ‘Valentine’, ‘What Love Will Do to You’, ‘Hi’, alunan yang memiliki tempo waltz.

Ada juga yang memberikan kejutan dengan elemen pop jazz-nya seperti title track dan’Dance With You Tonight’, namun tidak terlalu dikuasi dengan elemen pop, jadi tetap terdengar eksklusif dan satu spektrum dengan track-track lainnya.

Best Tracks:

‘Fragile’ merupakan track pembuka yang lembut dan memikat dengan elemen musik bossa nova-nya. Lagunya menghadirkan nuansa cinta yang melankolis, penuh rindu, rapuh sekaligus anggun. Menyambut pendengar yang mungkin telah melupakan kehangatan cinta. ‘Everything I Know About Love’ sebagai title track merupakan lagu yang sempurna untuk menjelaskan album ini dalam satu track. Lagu ini memiliki referensi musik klasik, percikan elemen pop yang pas, singing line yang mudah memikat segmentasi mainstream, dan beat-nya terdengar fun.

Ada banyak track yang memiliki komposisi yang tidak terlalu jauh berbeda satu sama lain, namun ada beberapa track yang akhirnya terdengar menonjol, salah satunya ‘Dear Soulmate’. Awalnya terdengar seperti lagu lembut dengan alunan instrumen gitar akustik yang biasa, namun tidak sampai harpa mulai masuk dalam verse berikutnya.

‘Dear Soulmate’ merupakan track yang memiliki konsep ajaib. Dimana Laufey menulis surat pada belahan jiwanya di masa depan, dengan subyek-subyek modern dalam gaya penulisan ala dongeng klasik. Diiringi komposisi akustik masa kini dan elemen orkestra bagai lagu pengantar tidur klasik.

Secara keseluruhan, “Everything I Know About Love” merupakan album debut yang berhasil memancarkan pesona Laufey sebagai tuan putri di era modern. Dengan kualitas vokalnya yang menawan, berusaha meromantisasi kehidupannya. Membuktikan bagaiman presentasi drama cinta yang klise ternyata tetap bisa menjadi sajian musik berbobot dan berkualitas dengan keajaiban musik Laufey yang mungkin sulit untuk diterjemahkan dengan kata-kata.

Buat yang ingin mengalami keajaiban musik dari musisi Islandia ini secara langsung, Laufey menjadi salah satu musisi dalam line up BNI Java Jazz Festival 2023 pada 2 hingga 4 Juni mendatang di Kemayoran, Jakarta. Segera dapatkan tiketnya di website resmi JJF 2023!

meghan trainor timeless meghan trainor timeless

Meghan Trainor Rilis Album Keenam “Timeless”

Music

Steve Aoki dan Bassjackers Luncurkan Kolaborasi Double Single

Music

IMP Rilis Album Perdana “Departure”

Music

ARTMS Merilis Album Debut Full-length ARTMS Merilis Album Debut Full-length

ARTMS Merilis Album Debut Full-length

Music

Connect