Connect with us
Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja Review
Photo via Gramedia.com

Books

Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja Review

Bagaimana perjalanan mencari kerja dari mata seorang HRD?

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Samuel Ray adalah seorang influencer yang naik daun kurang lebih setahun belakangan. Spesialisasinya adalah membagikan konten seputar dunia kerja dari kacamata seorang HRD. Ia memang bukan yang pertama menyajikan konten semacam itu di jagat media sosial Indonesia. Sebelumnya kita memiliki Eza Hazami, seorang HRD yang juga vlogger. Keduanya sama-sama membagikan informasi dari sudut pandang HRD mulai dari hal dasar seperti proses mencari kerja hingga office politic.

Popularitas Samuel meroket setelah ia membuat konten buka-bukaan gaji yaitu ketika netizen secara anonim menyebutkan pendapatan mereka beserta asal industri. Inilah yang membuat Samuel pun dilirik penerbit untuk menulis buku pertamanya.

Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja mungkin juga bukan buku pertama di Indonesia yang memberikan kita gambaran mengenai dunia kerja itu sendiri. Sebelumnya di tahun 2014 kita telah memiliki buku Career First yang ditulis oleh Maya Arvini dan diterbitkan Gagas Media. Namun tentunya buku Samuel memiliki keunikan sendiri dibanding buku-buku pendahulunya yang mengupas dunia kerja. Samuel adalah seorang HRD sehingga ia tak hanya menceritakan pengalamannya mencari kerja tetapi juga menjelaskan kepada kita apa yang dilihat seorang perekrut dalam mencari karyawan baru. Informasi ini penting terutama bagi para pencari kerja yang masih buta arah.

Bila Maya adalah seseorang yang memiliki pendidikan cemerlang dan karir gemilang, maka Samuel akan menampilan sisi lebih manusiawi. Dalam buku Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja kita tidak diperlihatkan sosok seorang yang sudah memiliki tujuan hidup sedari awal dan selalu membuat keputusan tepat. Samuel sungguh contoh yang terasa dekat dan nyata. Seorang fresh graduate yang tak puas dengan karirnya, seorang yang menjalani tahun terakhir sekolah dengan kebimbangan, hingga seseorang yang menyesali jalan yang ia pilih. Samuel adalah kita semua dan ia menjelaskan bagaimana jalan keluar dari masalah-masalah tersebut.

Mencari kerja tak cuma sekadar membuat CV yang menarik dan mengesankan perekrut ketika wawancara. Kita diberi gambaran bahwa kadang bisa saja pekerjaan yang diimpikan ternyata tak sebaik itu. Bisa saja ketika tidak diterima kerja, itu hanya karena si perekrut tidak cocok dengan kita. Bukan karena kita gagal atau masih kurang. Samuel mengajak kita untuk melihat hidup dengan realistis tapi dengan optimis. Ditambah dengan kecapakannya membuat jargon-jargon menarik yang mudah menempel di otak. Misalnya, ‘passion ga bisa dimakan’ atau ‘berhenti nyusahin orang’. Meski kadang perkataan Samuel berat untuk diakui dan sedikit pedas, itulah caranya menyentil kita yang masih hidup di awang-awang.

lagi probation review

GPU

Selain perjalanan hidup yang menginspirasi, Samuel juga menjelaskan kepada kita tips dan trik yang bisa dilakukan untuk memudahkan proses mendapatkan kerja. Ada hal yang bukan pengetahuan umum dan kadang tidak disadari para pencari kerja yaitu memahami kontrak. Baik dalam bukunya maupun di Instagramnya, Samuel seringkali menekankan pentingnya memahami kontrak. Ada wilayah abu-abu dalam undang-undang ketenagakerjaan kita sehingga masalah dapat saja timbul. Kewajiban kita sebagai pencari kerja adalah membaca secara seksama dan memahami risikonya.

Secara garis besar, tidaklah rugi untuk mengoleksi buku ini. Terutama bagi seorang fresh graduate. Buku ini juga akan berguna bagi siapa saja yang ingin mengembangkan karirnya atau pindah kerja. Apalagi dengan ilustrasi buatan Yoelanda Sari yang membuat tiap lembar buku ini semakin menarik. Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja ludes dalam sekejap selama masa pre order dan baru saja dilaunching pada tanggal 22 Februari di Jakarta.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect