Connect with us
Dune 2021
Photo Credit: Chiabella James/Warner Bros.

Film

Dune Review: Petualangan Luar Angkasa dengan Bobot Lebih

Hadir sebagai pesaing Star Wars & Star Trek, Dune seakan tampil dengan bobot lebih mengusung penyelamat angkasa bermuatan politik.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Apabila membicarakan film bertema space drama, mungkin saat ini yang terbesit hanyalah franchise ‘Star Wars’ dan ‘Star Trek’ dengan fanbase raksasa di seluruh dunia. Akan tetapi, ada ‘Dune’ yang sebenarnya juga sudah hadir sejak lama dan dihadirkan versi terbarunya pada 2021 ini.

‘Dune’, atau lebih tepatnya ‘Dune Part One’ adalah film space drama dari Warner Bros. Pictures dan Legendary Pictures yang disutradarai oleh Denis Villeneuve. Menempatkan Timothee Chalamet sebagai pemeran utamanya, film yang mengadaptasi paruh awal dari novel karya Frank Herbert berjudul sama ini membawa penonton dalam journey seorang Paul Atreides, lelaki yang didapuk sebagai penerus Keluarga Atreides.

Tak butuh waktu lama bagi dirinya untuk terseret dalam kekacauan antara penguasa tirani, sekaligus membuatnya mengarungi perjalanan dalam memenuhi takdirnya yang dapat mengubah tatanan semesta.

Mengapa “Dune” Wajib Diantisipasi Sebagai Film Sci-Fi Terbaik di 2021

Photo: Warner Bros.

Secara kasat mata, ‘Dune’ versi baru ini memiliki premis yang hampir serupa dengan original trilogy dari ‘Star Wars’ yang berfokus tentang sosok penyelamat bagi semesta. Oleh karena itu, film space drama dari Warner Bros. Pictures ini memiliki penceritaan yang sebenarnya cukup rapih dengan alur maju dan sedikit mundur melalui perspektif memori dari Paul Atreides sendiri.

Tidak hanya itu, ‘Dune’ membawa penonton dalam polemik politik antara persaingan dua keluarga penguasa semesta dan kekaisaran dengan ragam motifnya. Di samping itu, muatan tentang universe savior yang seakan ingin ditampilkan dari kacamata salah satu agama terkemuka di Indonesia membuatnya jadi lebih berbobot walau tampaknya unnecessarily heavy bagi penonton yang mencari space drama penuh aksi.

Karena hal tersebutlah, ‘Dune’ dari Denis Villeneuve ini akan hadir dengan lebih banyak drama, tidak jedar-jeder dengan aksi setiap beberapa menit sekali. Walau tidak selamanya buruk, pembawaan narasinya yang penuh bobot ini bisa jadi exhausting dengan pacing-nya yang sangat lambat. Apalagi dengan rating SU di bioskop Indonesia pada film ini, yang seharusnya akan lebih feasible bagi penonton 17 tahun ke atas.

Dune Review

Photo: Warner Bros.

Sebagai salah satu film yang paling digadang-gadang di tahun 2021, ‘Dune’ tampil dengan segudang bintang ternama Hollywood, mulai yang masih muda seperti Timothee Chalamet dan Zendaya, hingga yang sudah berumur seperti Josh Brolin, Stellan Skarsgard, dan Javier Bardem. Sebagian besar di antaranya mampu tampil solid, utamanya Timothee Chalamet, Rebecca Ferguson, dan Oscar Isaac yang membawakan akting menawan terkait karakter mereka masing-masing.

Layaknya berbagai film space drama lainnya, Denis Villeneuve mampu menghadirkan ‘Dune’ yang tampak kolosal dari segi teknisnya. Salah satunya yang paling kentara adalah set design yang sangat megah bermodalkan CGI cantik di sana-sini, membuat penampilannya seakan sangat nyata dan mampu manjakan mata.

Didukung pula dengan sinematografi yang banyak bermain dengan wide angle dan scoring luar biasa dari Hans Zimmer, membuat film ini akan sangat memanjakan segala indera, terutama bila ditonton di bioskop.

Akhir kata, ‘Dune’ adalah film space drama yang tampak jauh lebih berbobot dibanding Star Wars atau Star Trek. Meski tampil dengan teknis yang sangat memanjakan indera, film ini bisa jadi sangat exhausting karena segi penceritaannya yang penuh elemen politik dan pacing sangat lambatnya.

Baca Juga: Alasan Mengapa “Dune” Wajib Diantisipasi Sebagai Film Sci-Fi Terbaik

Interview With the Vampire Interview With the Vampire

Interview With the Vampire Review: Kisah Vampir Berjiwa Manusia

Film

Film Tentang Pencurian Data PribadiFilm Tentang Pencurian Data Pribadi Film Tentang Pencurian Data PribadiFilm Tentang Pencurian Data Pribadi

Film Tentang Pencurian Data Pribadi

Cultura Lists

Angele Review: Saat Pop Star Belgia Kembali Menemukan Jati Dirinya

Film

The Power of the Dog The Power of the Dog

The Power of the Dog Review: Toxic Masculinity dan Balas Dendam Tersembunyi

Film

Advertisement
Connect