Connect with us
Disclosure Energy Album Review
Photo via NME

Music

Disclosure: Energy Album Review

Mixtape dengan berbagai genre musik di dalamnya.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Sukses debut melalui album Settle (2013), dilanjutkan dengan album kedua yang tak kalah spektakuler, Caracal (2015), Disclousure akhirnya kembali tahun ini dengan album “Energy”.

Kembali berkolaborasi dengan banyak penyanyi untuk mengisi komposisi musik EDM mereka, Disclosure tak berubah banyak dari terakhir kita mendengarkan lagu mereka. Dua bersaudara, Howard dan Guy Lawrence masih setia dengan genre deep house dan UK garage yang selalu menjadi ciri khas mereka. Disclosure selalu berhasil membuat kita menari dengan musik-musik EDM yang tidak terlalu ramai atau mengandung banyak pola melodi. Repetitive namun catchy dan adiktif.

Album “Settle” lebih kental dengan nuansa deep house minimalis yang menjadi identitas Disclosure. Sementara “Caracal” lebih banyak terinfluensi dengan genre R&B dan pop. “Energy” menjadi album dimana Lawrence bersaudara menyajikan track-track house dancefloor yang upbeat dan lebih variatif. Kali ini mereka mengajak beberapa musisi veteran seperti Kelis yang terkenal melalui ‘Milkshake’, hingga Common.

Disclosure Energy Album Review

Disclosure – Energy

Album dibuka dengan ‘Watch Your Step’, menyambut kita dengan track house dance bersama vokal Kelis yang memberikan sentuhan R&B. Dilanjutkan dengan track ‘ Lavender’ hingga ‘Who Knew?’ yang membawakan komposisi house, funky house, didominasi dengan unsur drum and bass beat. ‘My High’ featuring slowthai, menjadi track yang paling catchy dan menarik dalam babak pertama album ini. Mengingatkan kita pada gaya house music ala Duck Sauce yang up beat, repetitive, namun enerjik dan adiktif.

Semakin memperluas eksplorasi secara musikalitas, Disclosure juga melakukan banyak kolaborasi dengan musisi non-english. Seperti Blick Bassy, Fatamouta Diawra, dan Etran Finatawa. “Energy” juga memasukan satu babak dimana kita mendengarkan berbagai track house bernuansa tropical, samba, dibawakan dengan lirik berbahasa asing seperti; ‘Douha (Mali Mali)’, ‘Ce n’est pas’, dan ‘Etran’.

Memasuki dimensi lain dalam album ini, ‘Birthday’ yang dibawakan oleh Kehlani dan Syd memiliki aransemen musik R&B 2000-an yang nostalgic. Sementara ‘Reverie’ dari Common lebih memiliki aransemen hip-hop dari tahun yang sama. Dengan komposisi musik bernuansa deep house, funk yang lembut, mengiringi rap yang dibawakan oleh Common.

Menutup album “Energy”, kita akan mendengarkan dua track kolaborasi dengan Khalid, ‘Know Your Worth’ dan ‘Talk’, yang membawa kita kembali ke masa sekarang. Dimana kedua track ini dieksekusi dengan aransemen musik indie pop, synth pop, serta R&B dengan warna vokal Khalid.

Tak ketinggalan berbagai track instrumental diselipkan sebagai interlude atau transisi dari setiap babak genre dalam album ini. Mulai dari ‘Fractal’ bernuansa Lo-fi, ‘Ectasy’ yang bernuansa minimal house dengan sentuhan trance, ‘ENERGY’ yang bernuansa samba meriah, ‘Get Close’, dan ‘Tondo’ berkolaborasi dengan Eko Roosevelt.

Seperti yang telah kita bahas, Disclosure memproduksi album kali ini dengan eksplorasi yang lebih luas dan eksperimental. Namun, yang membuat album ini tidak terlalu berkesan dari kedua album sebelumnya adalah konsep musik yang kurang fokus. Disclosure identik dengan album dengan konsep produksi musik yang minimalis dan solid. Menyajikan tracklist yang terkesan monoton, namun adiktif. Sebuah formula yang elegan dalam meracik album bergenre house atau EDM. Tidak untuk kali ini, “Energy” memuat terlalu banyak energi yang membuat kita lelah, dengan total 20 track termasuk remix yang overwhelming.

Setiap babak genre memiliki track-track yang sebetulnya sudah bagus, namun tidak sinergi dengan beberapa track lainnya. Ketimbang album yang terkonsep, “Energy” lebih terdengar seperti mixtape dari Disclosure.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect