Culture
Film Nasional, Produk Seni atau Bisnis?
Tak ada teori baku yang mampu menjawab film bagus atau tidak.
Tak ada teori baku yang mampu menjawab film bagus atau tidak.
Manusia mengenal api 250 ribu tahun lalu. Bagaimana dengan daging panggang?
Dulu pisang hanya seukuran jari manusia. Namun popularitasnya mampu melahirkan kudeta.
Tarian yang menggunakan api dan memiliki relasi dengan “simbol” keislaman.
Salad telah dinikmati sejak tahun pertama masehi.
Suara-suara Gelap (dari Ruang Dapur) “memotret” 381 pengalaman narasi kekerasan & pelecehan seksual yang dialami perempuan-perempuan di Kota Makassar.
Dua hari lalu terjadi kerusuhan antara suporter Indonesia dengan Malaysia. Bagaimana sejarahnya?
Dari pementasan Puno: Letters to The Sky, kita bisa menyimak betapa imajinasi liar dibutuhkan untuk sekadar menginterpretasikan lakon.
Alpukat termasuk ke dalam jenis beri-berian. Bukan stroberi. Mind blown, right?
Masyarakat adat Ammatoa tumbuh dengan rasionalitas kearifan mereka sendiri.
Bisa dibilang hampir semua negara Asia Tenggara mengenal lumpia dan beragam variasinya.
Tari Kecak di Uluwatu dan Legong Mahabharata di Ubud menjadi salah satu pertunjukan penuh sejarah.
Harga satu kilo vanila lebih mahal dibanding perak, hanya kalah mahal dengan saffron.
Dulu orang melakukan pembayaran dengan hewan ternak (sistem barter). Kini akankah menggunakan Libra?
Cultural appropriation dianggap hanya bikinan SJW belaka. Bagaimana faktanya?
Produksi kamera mengalami penurunan sejak 2010, tetapi Aditya malah membuka usaha cuci foto dan film sejak 2017.
Gaya rambut Princess Leia yang ikonik masih menjadi perdebatan.
Merayakan peringatan 40 tahun pemutar musik portabel pertama di dunia.
Berbagai brand berbondong-bondong merayakan Pride Month.
Dua belas kilometer kaki ini melangkah mengukur lingkar bumi di tanah Baduy.
Podcast telah ada di dunia sejak 2001. Bagaimana dengan perkembangannya di Indonesia?
Generasi milenial adalah kelompok mayoritas pada angkatan kerja saat ini. Bagaimana mereka merayakan lebaran?
Ada klinik operasi plastik untuk mengubah wajah orang Jepang menjadi kebarat-baratan.
Konsep kecantikan mengalami perkembangan dari masa ke masa. Peradaban Islam, Peradaban Sumeria, hingga Peradaban Mesir memiliki pengaruh di dalamnya.
80% penjualan musik di Jepang muncul dalam bentuk fisik seperti CD. Streaming bukan budaya mereka.
Tidak hanya di Korea, tren Mukbang juga menghinggapi Jepang dan Indonesia. Adaptasi dari perubahan kultur atau sekadar tren sesaat?
10.000 tahun lalu ketika belum terbiasa minum susu, leluhur kita mungkin terus menerus kentut karena perutnya tidak dapat mencerna laktosa.