Connect with us
Cara Band Beradaptasi ke Dunia Online

Music

Cara Band Beradaptasi ke Dunia Online

Membuat online presence band lebih optimal.

Panggung pertunjukkan udah lama tidak ada. Walau titik cerahnya sudah sedikit teras, sampai kapan sebenarnya semuanya bakal baik-baik saja seperti dulu. Tapi satu tahun setengah ini tidak menutup bangkitnya industri musik kancah lokal. Banyaknya rilisan dan kegiatan virtual menjadi dongkrak bagi industri yang biasanya bergantung kepada event.

Bagi kita yang sedang merintis dan memperluas jangkauan pendengar musik, tanpa adanya panggung tentu menambah rintangan baru. Rilisan jelas menjadi menu pokok, tapi tanpa lauk-lauk tambahan akan lebih susah untuk merambah jauh. Jadi sebenarnya apa yang harus dilakukan oleh band yang baru merintis di momen yang semuanya simpang siur.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk membuat online presence band kalian lebih optimal.

Rajin mendokumentasi kegiatan

Hal yang tergolong lumayan penting bagi sebuah band adalah cerita dibaliknya. Bukan karangan skenario yang dibuat sebagai gimmick ya. Tapi lebih ke penyampaian informasi secara konstan kepada fanbase kalian. Lagi di studio, dokumentasi. Lagi jamming, dokumentasi. Lagi nongkrong dokumentasi juga.

Selain menjadi metode komunikasi satu arah yang menarik—di jauh-jauh hari hasil dokumentasi ini akan menjadi arsip yang sangat berharga. Bayangkan kalau ternyata salah satu foto studio session kalian merupakan rekam sejarah sebuah lagu epik yang sangat disukai banyak orang.

Pelajari platform distribusi online

Bagaimana kalian menyampaikan karya ke pendengar merupakan hal yang krusial di zaman sekarang. The medium is the message. Jadi medium apa yang kalian gunakan untuk merilis apapun menjadi bagian dari cerita atau pengalaman yang mau kalian sampaikan ke pengikut.

Rilis lagu di mana, jualan merchandise-nya lewat platform apa, promosinya bagaimana. Semua hal itu merupakan elemen krusial yang mengedepankan pengalaman konsumen kalian. Karena sebuah band tidak hanya harus membuat lagu di era sekarang. Dimana semua bentuk informasi bisa didapatkan secara langsung di internet, harus lebih banyak lagi saluran yang kalian adopsi.

Memperluas jenis produk

Menyambung pembahasan di atas. Pada era informasi yang bergerak cepat ini tidak cukup untuk merilis lagu saja. Konsumen sekarang menikmati berbagai macam bentuk hiburan. Jadi hasil karya kalian harus lebih luas lagi supaya pengalamannya lebih immersive. Musik memang fondasi utama brand dan experience band kalian, karena jika musiknya memang tidak enak mau diapakan saja juga susah.

Memperluas variasi produk dan pengalaman yang band kalian berikan ke para pendengar. Merchandise yang jelas ada. Tapi think outside the box, bikin private listening preview, barang-barang eksklusif, atau mungkin hal-hal lain yang beda dari apa yang disuguhkan oleh band-band lain.

Berinteraksi dua arah dengan pendengar

Mulailah aktif berkomunikasi dengan para pendengar kalian. Mendapatkan feedback langsung merupakan informasi berharga yang dapat membuat band kalian bertumbuh. Tidak hanya itu . Zaman dimana band hanya menyuguhkan pertunjukan sudah kelar beberapa dekade yang lalu. Sekarang sudah tidak ada pembatas antar musisi dan pendengarnya. Dengan memanusiakan keberadaan online band kalian, orang-orang akan punya rasa keterikatan yang lebih tinggi lagi. Fanbase akan menjadi bagian penting identitas brand musik kalian.

Memang sekarang lagi cukup susah untuk merintis bagi para musisi-musisi baru. Tapi jangan patah semangat, karena kalau sudah passion harus dijalani. Cara-caranya sudah dijabarkan di atas. Tinggal bagaimana kalian mau eksekusinya sesuai dengan arahan kreatif masing-masing.

Lineup Musisi Internasional di Java Jazz Festival 2022

Cultura Lists

oslo ibrahim java jazz 2020 oslo ibrahim java jazz 2020

Lineup Musisi Indonesia di Java Jazz Festival 2022

Cultura Lists

Raisa & Dipha Barus Raisa & Dipha Barus

I Don’t Give A Fest Paling Spesial Tahun Ini

Music

Adam by Eve: A Live in Animation Adam by Eve: A Live in Animation

Adam by Eve: A Live in Animation Review

Film

Advertisement
Connect