Connect with us
Babymetal
Credit: Carolina Faruolo/NME

Music

Babymetal: Metal Galaxy Album Review

Keberanian Babymetal memadukan lagu metal dengan berbagai budaya dunia.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Idol group fenomenal asal Jepang, Babymetal akhirnya merilis album terbaru mereka yang bertajuk “Metal Galaxy”. Idol group satu ini terkenal dengan keunikan genre musik yang mereka sebut sebagai kawaii metal. Menyatukan vokal dan tarian dari Su-Metal dan Moametal yang imut dengan aransemen musik metal yang garang, Babymetal tidak hanya lelucon belaka. Semenjak debut pada tahun 2010, mereka telah merilis dua album.

Popularitas Babymetal semakin menanjak setelah merilis album “Metal Resistance” pada 2016. Dengan terselenggaranya world tour Babymetal, hal tersebut menunjukan bahwa musik mereka dapat menembus pasar musik Amerika Serikat. Keunikan warna musik mereka juga diapresiasi oleh Lady Gaga hingga Red Hot Chili Peppers.

babymetal: metal galaxy album review

Kali ini, Babymetal mengeluarkan 14 track terbaru dalam album “Metal Galaxy” yang membuktikan bahwa lagu-lagu metal juga bisa dipadukan dengan berbagai subgenre dan berbagai corak budaya dunia.

Sebelum rilis “Metal Galaxy”, Babymetal telah rajin mempromosikan album ketiganya ini melalui beberapa single menarik. Mulai dari “Elevator Girl”, “PA PA YA!!”, dan “Shanti Shanti Shanti”. Dilansir dari Mixdown, perjalanan dan touring keliling dunia selama beberapa tahun belakangan ini sangat mempengaruhi konsep warna musik yang dimasukan dalam album “Metal Galaxy”.

“Kita mengumpamakan dunia sebagai bintang-bintang pada setiap lagu di Metal Galaxy. Babymetal menjelajahi Metal Galaxy layaknya pesawat luar angkasa”, ungkap pihak Babymetal tentang konsep judul album satu ini.

Sebagian besar track dalam album ini memang memiliki aransemen musik metal yang dipadukan dengan sentuhan etnik dari beberapa budaya di dunia. Salah satu single yang bertajuk “Shanti Shanti Shanti” sangat kental dengan nuansa musik India yang catchy dan rancak. Elemen metal pada instrumen seperti gitar berdistorsi berpadu dengan alunan musik India yang meliuk-liuk. Vokal Su-Metal dalam lagu ini juga menunjukan kualitas cengkok yang sempurna dan lembut.

Tak hanya warna musiknya, koreografi tarian dan konsep video klip mereka untuk single “Shanti Shanti Shanti” juga menunjukan konsep India yang artistik dipadukan dengan kegarangan musik metal yang membara. Menciptakan kombinasi menarik dengan cita rasa yang baru.

Beberapa track lainnya yang juga mengandung sentuhan etnik budaya adalah “Oh! MAJINA” dan “Night Light Burn!”. “Oh! MAJINA” berkolaborasi dengan Joakim Broden, rocker asal Swedia. Lagu ini memiliki nuansa lagu ceria dan manis untuk sebuah lagu metal dengan sentuhan instrumen akordeon yang memberikan sentuhan tradisional Irlandia dan sejenisnya.

Aransemen musik metal yang dipadukan dengan unsur Amerika Latin terdengar pada track “Night Light Burn!”. Lagu yang dibuka dengan hentakan metal dipadukan sentuhan jazz latin yang lembut pada pertengahan lagu, hingga instrumen perkusi ala Mexico pada bagian bridge.

Kita juga akan mendengarkan lagu dengan genre metal tropical pada single “PA PA YA!!” yang berkolaborasi dengan musisi Thailand, F.HERO. Lagu ini memiliki konsep festival musim panas dengan hentakan metal yang membuat kita bersemangat.

Komposisi track dalam album “Metal Galaxy” juga diimbangi dengan beberapa track pure metal dan alternatif rock. Babymetal kembali merangkul warna musik J-rock pada 4 track penutup tanpa sentuhan eksperimental yang “ajaib”. Mulai dari “Kagerou”, “Starlight”, “Shine” yang menyuguhkan aransemen slow rock, dan “Arkadia”.

Secara keseluruhan, Babymetal membuktikan bahwa musik metal tidak harus identik dengan lirik-lirik yang penuh umpatan dan kekerasan, maupun aransemen musik yang selalu idealis. Musik metal juga bisa menyatu dengan budaya dari berbagai negara dan menjadi penyatu dunia. Babymetal juga masih dengan sempurna membawakan konsep kawaii dan metal yang kontras dengan karya yang selalu baru pada setiap album yang mereka rilis.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect