Connect with us
Avril Lavigne: Bite Me Single Review
Photo via NME.com

Music

Avril Lavigne: Bite Me Single Review

Avril Lavigne kembali bawakan lagu bernuansa pop punk.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Belum lama ini, Avril Lavigne mengumumkan bahwa dirinya kini bergabung dengan label rekaman Travis Barker, DTA Records. Bersamaan dengan kabar gembira tersebut, Avril langsung memberikan teaser bagi para penggemarnya untuk perilisan single terbarunya.

‘Bite Me’ merupakan single terbaru Avril Lavigne yang kini sudah dirilis dan membawa kita kembali pada era pop punk 2000-an, dimana penyanyi asal Kanada ini kala itu menjadi sensasi global yang ikonik.

Kita telah mendengarkan evolusi Avril dalam bermusik selama dua dekade ini, dimana Ia mengeksplorasi konsep hingga genre musik yang variatif. Mulai dari konsep chick rock pada “The Best Damn Thing” (2007), bubblegum pop pada track ‘Hello Kitty’ dari album self-titled-nya pada 2013 silam.

Pada album keenam, “Head Above Water” (2019), Avril tampil dengan materi yang lebih personal, dewasa, dan bagaimana musisi ini telah mengalami banyak perubahan karena zaman. Ketika kita berpikir bahwa Avril Lavigne tak akan membawakan lagu punk lagi, ‘Bite Me’ menjadi harapan baru bagi kita yang sudah mendengarkan penyanyi ini sejak awal 2000-an.

‘Bite Me’ dibuka dengan riff gitar dengan distorsi yang langsung meneriakan ‘punk’, kemudian mendampingi teriakan yang menjadi ‘hook’ dari lagu ini. Travis Barker sebagai produser untuk single ini sepertinya cukup memengaruhi Avril untuk kembali memeluk semangat rock punk yang berperan besar di masa lalunya.

Komposisi dan aransemen musik secara keseluruhan dari lagu ini seakan berasal dari diskografi lama Avril, lebih spesifiknya era “The Best Damn Thing”. Tidak terlalu edgy, namun lebih fresh dan youthful. Begitu juga dalam segi liriknya tentang kegagalan cinta. Namun bukan lagu patah hati, lebih menyerukan penyesalan yang dirasakan mantan karena telah putus dari kita.

Jelas mengingatkan kita pada hits lawas Avril Lavigne seperti ‘He Wasn’t’, ‘I Can Do Better’, hingga ‘What the Hell’. Meski belum mencapai semangat yang lebih maksimal dalam memeluk pop-punk attitude, ‘Bite Me’ bisa menjadi awal dari track-track Avril berikutnya yang lebih up beat. Banyak dari kita pastinya merindukan rockstar attitude dari Avril Lavigne yang enerjik dan inspiratif.

Beberapa saat lalu, Avril Lavigne juga berkolaborasi dengan Willow Smith dan Travis Barker dalam single “GROW”. Dimana melalui single itu kita sudah mendapat sneak peek kembalinya Avril ke habitat aslinya, yaitu musik punk.

Melalui wawancaranya bersama James Corden, Avril menyatakan bahwa album ketujuhnya sudah selesai diproduksi. Semoga dengan berada di bawah naungan DTA Records miliki Travis Barker, Avril Lavigne semakin bebas dalam mengeksplorasi root-nya untuk membuka era musik modern baru.

Hindia Hindia

Spektrum Lain dari Sosok Baskara Putra sebagai Hindia

Music

Scaller Scaller

Scaller yang Progresif dan Tak Terikat Genre

Music

Endah N Rhesa Endah N Rhesa

Kebahagian dan Sentuhan Personal Menjadi Prioritas Endah N Rhesa

Music

White Shoes & The Couples Company White Shoes & The Couples Company

Interview: White Shoes & The Couples Company

Music

Advertisement
Connect