Connect with us
10 karakter villain terfavorit
Photo via screenrant.com

Cultura Lists

10 Karakter Villain Terfavorit

Sederet penjahat yang kita idolakan.

Kita sedang memasuki era dimana karakter villain sedang berjaya. Namun, jauh sebelum para penjahat akhirnya mendominasi dunia hiburan, telah banyak lahir karakter antagonis yang langsung memikat meski tanpa versi “makeover” yang sekarang sedang banyak diadaptasi dalam film maupun serial.

Kita menyukai ketika seorang villain tidak satu dimensi, tidak sekadar jahat. Baik mereka memiliki latar belakang sebagai korban, atau memang secara natural kejam karena berbagai pengaruh di sekitarnya. Kita menyukai ketika seorang villain memiliki kharisma, menimbulkan dilema pada diri kita; antara mengikuti norma yang berlaku dalam kehidupan, atau setuju dengan pemikiran radikal dari seorang penjahat.

Hannibal Lecter

Hannibal Lecter (Photo via screenrant.com)

Hannibal Lecter (Hannibal)

Beberapa dari kita tak bisa mengelak bahwa penjahat pria yang berkharisma, meski dengan segala kesadisannya, bisa menjadi karakter yang memikat dari sebuah film atau serial. Hannibal Lecter dari serial “Hannibal”, merupakan salah satu antagonis dalam sebuah serial yang bisa dibilang lebih berkharisma dibandingkan protagonisnya.

Diperankan oleh Mads Mikkelsen, Hannibal tampil sebagai pria berkelas, dengan selera tinggi, serta berpendidikan, menjadi modal baginya untuk bermain cerdas dalam menjalankan aksinya. Kebrutalan dalam kemasan berkilau dan necis pada Hannibal Lecter menghadirkan keseruan tersendiri untuk disaksikan.

Moriarty (Sherlock)

Tak hanya dalam skena film dan serial, Professor Moriarty merupakan musuh utama Sherlock Holmes yang populer dalam sejarah budaya pop. Lahir melalui literasi Arthur Conan Doyle, Moriarty memiliki penggemar karena hanya dia yang mampu menandingi kecerdasan Sherlock.

Tak hanya Benedict Cumberbatch yang telah berhasil mencuri hati kita sebagai Sherlock, Moriarty versi modern yang diperankan oleh Andrew Scott juga memberikan presentasi unik untuk karakter villain satu ini.

Tanpa gimmick yang flashy, Moriarty tampil natural dengan selera musiknya yang memberikan sentuhan witty pada presentasinya. Ia juga tidak terlalu banyak mengungkap proses berpikirnya, namun hasil akhir dari rencananya, dimana selalu menantang Sherlock Holmes, sudah cukup membuktikan kecerdasaan dari karakter ini.

Baca Juga: Bagaimana Para Villain Mendominasi Media Hiburan Modern

Regina George Mean Girls

Regina George (Photo via refinery29.com)

Regina George (Mean Girls)

Regina George merupakan antagonis utama dalam film drama remaja ikonik, “Mean Girls”. Tipikal karakter queen bee cantik dengan rambut pirang sudah menjadi salah satu yang tak bisa lepas dari film remaja Amerika. Namun, berapa banyak karakter ‘perempuan populer’ yang hanya berakhir sebagai karakter mengganggu?

Kita memang tidak bisa membela Regina George karena Ia salah karakter villain yang ‘pure evil’, namun tetap seru untuk disimak. Ada kharisma dan pesona yang tidak bisa terelakan dari Rachel McAdams yang mengeksekusi peran ini. Meski tidak bisa ditoleransi, setiap bencana yang diciptakan oleh Regina tetap berhasil menghibur kita, bisa jadi karena karakter ini berada dalam sebuah film drama komedi remaja.

Gogo Yubari

Gogo Yubari

Gogo Yubari (Kill Bill Vol. 1)

Meski hanya menjadi side-villain dan memiliki sedikit screen time, Gogo Yubari cukup menarik perhatian kita yang telah menonton “Kill Bill Vol.1”. Tak bisa dipungkiri bahwa karakter yang diperankan oleh Chiaki Kuriyama ini memiliki desain karakter yang keren. Layaknya karakter eksentrik yang keluar dari sebuah komik laga.

Estetika gadis Jepang dalam balutan seragam, kemudian dibekali senjata unik, telah menjadi paket sempurna bagi Gogo Yubari. Memang bukan karakter villain yang banyak disebutkan di media, namun Gogo Yubari memiliki fandom-nya sendiri dalam skena budaya pop.

Light Yagami

Light Yagami (Source: Madhouse)

Light Yagami (Death Note)

Bicara tentang karakter villain yang memiliki banyak idola, kita bisa menemukan banyak di skena anime. Karena terlalu banyak untuk disebut, kita ambil saja yang paling ikonik dan legendaris, Light Yagami dari “Death Note”. Anime satu ini memiliki karakter protagonis dan antagonis yang sama kuatnya di mata penonton.

Sulit untuk menentukan pilihan antara mendukung Light Yagami atau Detektif L. Light memiliki kharisma sebagai siswa dengan IQ di atas rata-rata. Setiap rencananya yang kompleks namun presisi tak pernah berhenti membuat kita terpukau.

Azula (Avatar: The Legend of Aang)

Satu lagi karakter villain yang memiliki banyak idola dari kategori serial animasi adalah Azula dari “Avatar: The Legend of Aang”. Putri kebanggaan Raja Api Ozai ini tumbuh sebagai anak berbakat, baik secara intelektual maupun kemampuan bertarung. Ia memiliki segalanya untuk menang dalam sebuah perang, pandai membuat strategi, memanipulasi orang untuk menuruti perintahnya, kemudian didukung dengan fasilitas dari kekuasaan ayahnya yang Ia gunakan secara maksimal.

Azula hampir tidak pernah membuat kesalahan yang bodoh, Ia juga tidak mudah dijebak. Meski sulit untuk berpihak pada karakter satu ini, kita akan tetap mengakui bahwa Azula merupakan penjahat dengan desain terbaik yang pernah ada.

Harley Quinn

Harley Quinn

Harley Quinn (Suicide Squad)

Ketika DC Entertainment merilis poster promosi “Suicide Squad” untuk pertama kalinya dengan Margot Robbie sebagai Harley Quinn, (mantan) kekasih Joker ini langsung diidolakan banyak orang. Laki-laki terpesona dengan karakternya yang gila dan menyenangkan, sementara setiap perempuan ingin tampil seksi dan nakal seperti Harley Quinn.

Harley Quinn juga sempat menjadi kostum Halloween paling populer pada 2016 silam, bahkan hingga saat ini, setiap perempuan ingin berdandan seperti karakter ini setiap Ia memiliki kostum baru. Tidak bisa disamakan dengan pesona Joker yang lebih filosofis, Harley Quinn merupakan karakter villain dengan penampilan eye candy dan aura kegilaan yang menyenangkan.

Loki

Loki (Marvel Universe)

Tidak banyak karakter villain dalam semesta Marvel yang memiliki popularitas tinggi, Loki bisa jadi satu-satunya karakter villain dalam MCU yang memiliki banyak penggemar. Diperankan oleh Tom Hiddleston, Loki adalah penjahat tengil nan cerdik yang menyenangkan untuk diikuti perjalanannya. Kompleksitas batinnya antara me

ncintai atau membenci keluarganya juga menjadi sentuhan emosional yang membuat kita simpati dengan karakter ini. Namun Loki tidak menginginkan belas kasihan kita, Ia selalu ingin tampak kuat dan berwibawa sebagai dewa yang semestinya. Loki merupakan karakter villain yang segar dan tidak terlalu suram.

Darth Vader

Darth Vader

Darth Vader (Star Wars)

Sekalipun ada dari kita yang tidak mengikuti Star Wars saga, kita tidak bisa memungkiri kharisma Darth Vader dengan jubah hitamnya yang gagah. Tidak terlalu menunjukan banyak aksi fisik, Darth Vader secara natural mampu memberikan gesture villain yang gagah dengan ayunan lightsaber dan pertunjukan ‘levitation’-nya. Ia juga selalu memiliki ‘entrance scene’ yang epic, diiringi lagu tema yang menggugah.

Dalam segi penokohan sendiri, Darth Vader lebih dari sekadar villain gila kekuasaan. Ia berkharisma, pemberani, memiliki tujuan yang fokus, sarkastik, serta loyal pada siapapun yang juga memberikan integritas yang sama.

Joker Review

Joker

Joker (DC Universe)

Joker merupakan karakter villain idola sejuta umat. Popularitas karakter ini berada pada puncaknya melalui film “The Dark Knight” (2008), dimana Heath Ledger berhasil mengeksekusi perannya sebagai Joker. Kita mulai menanggapi badut ini lebih serius. Tidak memiliki kemampuan bertarung seperti Batman, Joker memiliki kekuatan untuk memanipulasi orang, mengetahui cara kerja dunia, dan memancing monster yang bersembunyi dari dalam diri kita.

Sulit untuk tidak setuju dengan setiap opininya yang mengekspos kebobrokan sistem sosial dalam kehidupan ini. Menjadi korban dari kebobrokan sistem, Joker terkenal dengan prinsip nihilisme-nya.

Kepopuleran Joker kembali menimbulkan euphoria setelah perilisan “Joker” pada 2019 lalu. Dimana kali ini Joaquin Phoenix memberikan penampilan terbaiknya sebagai Arthur Affleck hingga menjadi Clown Prince of Crime.

Click to comment

Interview With the Vampire Interview With the Vampire

Interview With the Vampire Review: Kisah Vampir Berjiwa Manusia

Film

Film Tentang Pencurian Data PribadiFilm Tentang Pencurian Data Pribadi Film Tentang Pencurian Data PribadiFilm Tentang Pencurian Data Pribadi

Film Tentang Pencurian Data Pribadi

Cultura Lists

Angele Review: Saat Pop Star Belgia Kembali Menemukan Jati Dirinya

Film

The Power of the Dog The Power of the Dog

The Power of the Dog Review: Toxic Masculinity dan Balas Dendam Tersembunyi

Film

Advertisement
Connect