Connect with us
Unpregnant
HBO

Film

Unpregnant Review: Petualangan “Terlarang” Veronica dan Bailey

Film drama remaja menyenangkan meski memuat isu yang cukup serius.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Unpregnant merupakan film terbaru yang tayang di HBO Max, disutradarai oleh Rachel Lee Goldenberg. Film bergenre drama remaja ini dibintangi oleh Haley Lu Richardson dan Barbie Ferreira. Bercerita tentang Veronica yang sedang hamil dan memutuskan untuk melakukan aborsi di New Mexico. Bersama dengan sahabat masa kecilnya, Bailey, mereka melakukan perjalanan yang ternyata tidak berjalan sesuai dengan rencana sempurnanya.

Prosedur aborsi merupakan topik yang masih tabu untuk dibicarakan di masyarakat kita, terutama sebagai solusi ketika seorang remaja hamil di luar nikah. Di Amerika sendiri, remaja bisa melakukan prosedur aborsi dengan persetujuan wali atau orang tua jika memang menghendaki demikian. Unpregnant merupakan salah satu film yang akan menimbulkan pro dan kontra karena setiap orang memiliki pandangan yang berbeda akan topik ini. Namun, mari kita mengulas Unpregnant secara objektif sebagai sebuah karya film.

Film Drama Remaja yang Menyenangkan Meski Memuat Isu Serius

Bayangkan betapa besar ketakutan dan kegelisahan yang dirasakan oleh seorang remaja seperti Veronica ketika hamil di luar nikah? Masalah seperti ini bisa menjadi masalah terbesar yang dihadapi oleh seorang perempuan belasan tahun dalam hidupnya. Namun Unpregnant memutuskan untuk mengeksekusi materi tersebut dengan kemasan film teenlit ringan dan memiliki sentuhan humor yang fresh. Mulai dari pemilihan musik latar, penulisan naskah, hingga penokohannya Veronica dan Bailey yang steriotipikal remaja masa kini.

Unpregnant

HBO

Ada adegan dimana Veronica merencanakan perjalanannya ke New Mexico dan mengemasi barangnya yang diedit dengan suasana yang ceria. Layaknya remaja yang sedang bersipa-siap untuk petualangan liburan menyenangkan ke luar kota. Materi komedi yang disematkan juga melengkapi konsep tersebut tanpa terasa terlalu dipaksakan. Bailey menjadi karakter eksentrik yang selalu berhasil mengeksekusi dialog humor dalam setiap adegan. Ada pula materi black comedy yang disematkan dalam Unpregnant. Dieksekusi dengan konsep hiperbola, materi ini sempat menjadi alasan beberapa pihak merasa tersinggung dan langsung mengecam film ini.

Lepas dari tanggapan negatif yang bisa muncul dari beberapa pihak, secara keseluruhan materi dalam film Unpregnant sudah sangat tepat. Penulisan naskah dan penyajian plotnya sebagai film petualangan remaja juga cukup menarik. Secara sederhana, film ini merupakan kisah Veronica yang memutuskan untuk aborsi. Sebetulnya cukup serupa dengan isu yang dibawakan dalam film Juno (2007). Bedanya Juno lebih memilih agar bayinya diadopsi oleh orang yang membutuhkan. Film ini hanyalah potret kecil dari solusi seperti apa yang bisa diambil oleh setiap orang ketika menghadapi masalah.

Chemistry Sempurna Veronica dan Bailey Sebagai Sahabat

Unpregnant juga mengeksplorasi banyak materi dari hubungan antara Veronica dan Bailey sebagai sahabat masa kecil. Dibandingkan dengan masalah Veronica dengan rencana aborsinya, sepanjang film sebetulnya lebih banyak menampilkan interaksi dua sekawan yang berkepribadian kontras ini. Rencana aborsi Veronica seperti hanya alasan untuk menyatuhkan kedua kawan lama ini dalam sebuah perjalanan yang penuh dengan masalah maupun momen-momen menyenangkan.

Unpregnant Review

HBO

Penokohan Veronica dan Bailey ditulis dengan detail dan mantap, kemudian dieksekusi dengan interaksi akting sempurna oleh Haley Lu Richardson dan Barbie Ferreira. Veronica digambarkan sebagai remaja dengan citra sempurna, tanggap, dan penuh perhitungan. Sementara Bailey lebih quirky dan unik, namun memiliki hati yang tulus untuk membantu temannya. Setiap tindakan yang diambil oleh setiap karakter sangat konsisten dengan kepribadian mereka. Keduanya juga mengalami perkembangan karakter dan hubungan dengan cara natural dan menyentuh hati.

Bukan Sekedar Film yang “Memuliakan” Praktek Aborsi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Unpregnant lebih dari sekedar film yang membenarkan tindakan aborsi, namun juga memuat materi persahabatan yang lebih dominan, dan pentingnya mengambil keputusan yang benar dalam menghadapi masalah.

Ketika menonton film ini, penonton bisa memiliki tanggapan yang berbeda. Baik yang mendukung kelancaran rencana Veronica, atau lebih pro dengan berbagai pihak lain yang mengharamkan keputusan Veronica. Mungkin cukup sulit untuk memahami isu dengan kronologi dan alternatif yang jarang kita temukan dalam budaya kita, namun film bisa menjadi media untuk kita melihat perspektif dari sisi yang lain. Dalam kasus ini, kita bisa melihat dari perspektif seorang remaja Amerika dengan berbagai alternatif yang ditawarkan oleh lingkungannya. Masalah kita setuju atau tidak setuju dengan pilihan protagonis merupakan keputusan personal kita. Unpregnant merupakan salah satu film yang pada akhirnya mampu membuka diskusi di antaranya penontonnya. Dari segi produksi pun merupakan film yang dieksekusi dengan baik.

Setiap orang berhak memiliki prinsip. Namun, jika kita membatasi hiburan hanya karena beda pandangan atau pendapat, ada banyak film menyenangkan dan menarik yang akan kita lewatkan.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect