Connect with us
Trinkets Season 1 Review
Netflix

TV

Trinkets Season 1 Review

Kisah tentang tiga remaja pengidap kleptomania.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Trinkets merupakan serial original Netflix yang diadaptasi dari sebuah novel karya Kirsten Smith dengan judul yang sama. Serial ini dirilis pada 14 Juni 2019 dan mengambil genre teen-drama. Trinkets season 1 hanya terdiri dari 10 episode dengan durasi kurang dari 30 menit di tiap episode-nya.

Trinkets bercerita tentang kepindahan seorang siswa baru bernama Elodie Davis (Brianna Hildebrand) ke sebuah sekolah di daerah Portland. Elodie pindah bersama ayah, ibu serta adik tirinya. Sulit bagi Elodie untuk beradaptasi dengan keluarga barunya semenjak ditinggal oleh mendiang sang ibu.

Serial ini menyinggung tema baru yang jarang kita temui di serial lain, yaitu kleptomania. Rasa tertekan dan kehilangan yang Elodie rasakan berdampak pada kesehatan mentalnya. Elodie berubah menjadi gadis pemberontak dan punya kebiasaan mengutil barang-barang di pusat perbelanjaan. Sampai akhirnya sang ayah mengetahui kebiasaan buruk anaknya.

Trinkets Netflix

Netflix

Kisah Drama Remaja yang Klise

Demi menyembuhkan kebiasaan buruk anaknya, sang ayah meminta Elodie untuk bergabung dengan sebuah organisasi penyintas kleptomania. Elodie terkejut saat melihat dua siswi dari sekolahnya juga mengikuti organisasi tersebut, yaitu Tabitha Foster (Quintessa Swindell) dan Moe Truax (Kiana Madeira).

Tabitha Foster digambarkan sebagai gadis populer dan kaya raya. Tabitha mempunyai pacar yang juga terkenal seantero sekolah. Namun, ternyata sang pacar sering memperlakukan Tabitha dengan kasar.

Moe Truax memiliki sifat yang sangat berbeda dari Tabitha. Ia gadis penyendiri yang punya style punk dan datang dari keluarga yang kurang berkecukupan. Sang ayah meninggalkan Moe dan ibunya karena tersangkut dengan masalah kriminal. Walaupun mempunyai latar belakang yang gelap, Moe ternyata adalah gadis yang sangat cerdas di sekolah.

Trinkets Review

Netflix

Elodie digambarkan sebagai siswi baru yang sulit bergaul dengan siswi lainnya. Elodie juga punya sifat pemberontak, benci pada ayah kandungnya, dan punya masa lalu yang suram. Sejak pertemuannya dengan Tabitha dan Moe, Elodie akhirnya mampu menjalin pertemanan rahasia dengan mereka. Pertemanan tersebut harus dirahasiakan karena perbedaan kasta kepopuleran yang mereka miliki.

Penggambaran dan permasalahan yang dimiliki oleh setiap karakter dalam serial ini terkesan klise karena sudah sering kita temukan di dalam serial lain. Akhirnya, serial ini lebih banyak membahas drama-drama klise yang ada dalam kehidupan remaja dan melupakan tema utama yang diambil, yaitu kleptomania.

Terlalu Banyak Alur Cerita yang Hilang

Banyak sekali alur cerita yang dilewatkan dan tidak dibahas lebih lanjut dalam serial ini. Alur cerita dalam serial ini terkesan ditulis terburu-buru dan tidak mendetail.

Contohnya seperti adegan saat Elodie ketahuan memainkan handphone saat jam pelajaran. Seorang guru menyita handphone-nya dan ia memberikan Elodie surat pernyataan yang harus ditanda tangani orangtua agar bisa menebus handphone miliknya.

Namun, di adegan selanjutnya saat pulang dari sekolah, tiba-tiba Elodie kembali menggunakan handphone untuk mengirim pesan kepada Tabitha dan Moe. Sama sekali tidak dijelaskan bagaimana Elodie bisa mendapatkan handphone-nya kembali.

Secara keseluruhan, Trinkets sebagai serial teen-drama memiliki kualitas cerita yang masih jauh dari serial teen-drama original Netflix lainnya. Namun, bukan berarti Trinkets sama sekali tidak patut untuk ditonton.

Untuk penonton yang ingin serial dengan cerita ringan dan adegan-adegan klise, mungkin serial ini sangat cocok untuk dinikmati. Namun, untuk penonton yang ingin merasakan cerita yang lebih intens, mungkin lebih baik mencari rekomendasi serial lainnya yang lebih worth to watch.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect