Connect with us
The Strokes
Photo via thetimes.co.uk

Music

The Strokes: The New Abnormal Album Review

Karakter The Strokes masih cukup dikenali meski mengeksplorasi beberapa arah baru.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Inilah saat yang tepat untuk mendengarkan album terbaru The Strokes. Sejak album debutnya, The Strokes terasa semakin dewasa selama 19 tahun ini. Hal itu bisa dirasakan melalui  album “The New Abnormal”. Anggapan itu tidak lepas dari karakter The Strokes yang masih cukup dikenali meski mengeksplorasi beberapa arah baru pada album ini.

Seperti nada dari Synthesizer yang selalu dimiliki lagu-lagu dari The Strokes. Irama itu juga yang memengaruhi album kedua mereka, Room on Fire (2003), karena begitu metronomik. Cara seperti itu dilakukan kepada track ‘Bad Decisions’ dan ‘Why Are Sundays So Depressing’ atas iringan gitar yang menggelegar pada album “The New Abnormal” ini.

Contoh lainnya adalah lagu yang berjudul ‘Brooklyn Bridge To Chorus’ dan ‘At The Door’ yang membuat disco-synth lebih hidup dengan kejelasan lirik dalam vokalnya. Penunaian kata-katanya bisa menggerakan telinga para penggemarnya maupun yang pernah mengalami isi liriknya. Sebagian suasana hati yang begitu suram, bisa menjadi sangat menyenangkan.

The Strokes The New Abnormal

The Strokes – The New Abnormal

Berbeda dengan keindahan sinematik yang mencolok pada lagu ‘Selfless’ dan ‘Not The Same Anymore’. Lagu ‘Selfess’ membuat pendengarnya bermain di dalam lamunan. Lagu dibuka oleh suara gitar serta romansa yang menusuk dari lirik nyanyian Casablancas, “Please don’t be lon / I want you now”. Casablancas menyanyikan lagu itu dengan ratapan yang tegas.

Melalui lagu ‘Selfess’ ini jugalah ia membuktikan bahwa The Strokes tetap bisa membuat reff terbaik. Lagu ini memang terasa seperti renungan, tapi berakhir secara mengejutkan.

Sementara itu, album ini dimulai dengan lagu berjudul ‘The Adults Are Talking’ yang cukup enak jika didengarkan ketika sedang kumpul bersama kerabat. Tapi entah mengapa puncak album ini terasa ketika mendengarkan proses gitar dalam lagu ‘Not The Same Anymore’.

Pada saat itulah Casablancas menyanyikan lirik yang penuh gairah. Tenggorokannya seolah seperti tercabik-cabik, melupakan apa yang ia nyanyikan dan mengutuk segala omong kosong. Lagu ini menunjukan ketajaman vocal Casablancas meski ia menangkap sebuah penuaan yang tersirat dalam lagu tersebut. “Now the door slams shut / The child prisoner grows up.”

Hal itu membuktikan juga bahwa Casablancas tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai penulis lirik. Orang-orang juga tidak bisa mengabaikan album ‘The New Abnormal’ secara keseluruhan. Terutama bagi mereka yang masih menganggap bahwa belum ada reff yang terbaik dari The Strokes selain lagu ‘Last Nite’.

Album “The New Abnormal” memiliki beberapa track kuat terhadap suasana hari yang baru dan lirik-lirik kontemplatif. Seperti yang diketahui bahwa Casablancas selalu menyanyikan lagunya untuk seseorang yang tidak akan pernah kita kenal. Tapi ia selalu menjaga jarak perasaanya.

Pada “The New Abnormal”, ada jejak intropeksi yang lebih dalam. Juga tetap berhasil menemukan jalan baru yang segar meskipun lebih sederhana ke dalam kemegahan. Casablancas memang memiliki seninya sendiri.

Hanya saja album keenam The Strokes ini terasa sedikit lambat. Tapi bagian yang menyenangkannya, The Strokes terdengar seperti semakin tidak tertarik dengan nyanyian klasik yang dulu sangat identik dengan mereka.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect