Connect with us
The Platform Review
Netflix

Film

The Platform Review: Kehidupan Keras Penjara Vertikal di Masa Depan

Menyuguhkan kisah suspense yang padat, sadis, dan bermakna.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

The Platform merupakan Netflix Original Movie terbaru yang sudah bisa kita tonton sejak 20 Maret 2020 kemarin. Film suspense asal Spanyol ini disutradarai oleh Galder Gaztelu-Urrutia.

Bercerita tentang seorang pemuda bernama Goreng yang mengajukan diri masuk ke The Hole; penjara vertikal dengan ratusan tingkat dari lantai atas hingga paling bawah yang masih menjadi misteri. The Hole hanya memiliki satu Platform yang menyajikan banyak makanan lezat setiap harinya. Namun, semakin rendah lantai yang didapatkan, maka semakin sedikit makanan tersisa untuk para narapidana tersebut.

‘There are three types of person: Those at the top, those at the bottom, and those who fall’

The Platform Netflix

Kisah Dystopian Dengan Ide yang Original

Setiap aspek cerita dalam film The Platform benar-benar materi baru yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Satu lagi film dengan tema dystopian konsep original yang diciptakan secara mendetail dan sangat diperhitungkan.

Konsep dari The Hole atau penjara vertikal merupakan objek utama dalam film ini. Terdiri dari berbagai peraturan dan cara kerja yang tetap bisa masuk dinalar sekalipun sangat imajinatif dan inovatif. Sebagai penonton, kita bisa percaya bahwa sistem kerja The Hole sangat mungkin untuk direalisasikan. Mungkin jika manusia sudah tidak punya lagi hati nurani lagi.

Tak hanya diciptakan dalam bentuk ide dan naskah, realisasi The Hole dalam produksi ini sangat total. Sepanjang film, sebagian besar kita akan melihat petualangan Goreng (Ivan Massagué) di dalam ruangan persegi abu-abu yang minimalis dan tertutup. Platform dalam film ini selalu dipenuhi dengan berbagai menu makanan mewah yang lengkap, terkadang juga ditampilkan dengan pemandangan makanan sisa yang menjijikan. The Platform mungkin termasuk film dengan produksi yang minim budget, namun dalam segala “keterbatasan” tersebut, film benar-benar kaya materi.

Selain Goreng, kita juga akan melihat beberapa karakter lainnya dalam film ini. Setiap karakter memiliki karakteristik yang kuat dan remarkable. Hal ini berkat penulisan naskah, desain karakter, dan eksekusi yang totalitas dari setiap aktornya. Setiap babak dalam film The Platform akan menjadi sesuatu yang kita nanti-nanti. Lepas dari setting-nya yang hanya di satu tempat dengan peraturan yang sudah jelas dan paten, kita akan tetap penasaran dan tidak bosan hingga akhir film.

Mengandung Banyak Konten Disturbing dan Gore

Ada tiga kata yang sempurna untuk mendeskripsikan film The Platform; suspenseful, gore, and gross. Ada banyak konten gore yang akan dipertunjukan dalam film ini. Mulai dari adegan yang mengandung kekerasan hingga kanibalisme yang bikin perut mual. Tak hanya adegan gore yang berdarah-darah, kita juga akan dibuat jijik dengan konsep memakan makanan sisa dalam film ini.

Seperti yang telah disebutkan, semakin bawah level lantai, semakin sedikit dan berantakan wujud makanan yang disuguhkan. Ditambah lagi dengan tingkah laku para tahanan yang tidak manusia yang membuat jamuan semakin tidak layak.

Namun, setiap konten menjijikan dan sadis dalam film ini bukan semata-mata dieksploitasi. Setiap unsur tersebut memang dibutuhkan untuk mendukung keseluruhan dari konsep cerita The Platform.

Bukan Film yang Bisa Dinikmati Semua Kalangan

Pertama, buat penonton dengan perut lemah atau sensitif dengan adegan kekerasan, The Platform mungkin bisa menjadi film yang traumatis. Film ini juga tidak didesain dengan plot cerita yang tradisional. Kisah yang mengandung permulaan, pertengahan dengan klimaks, hingga akhir kisah dengan closure yang akan menjawab semua pertanyaan kita.

Kisah ini lebih berfokus pada penyampaian pesan melalui adegan dan interaksi antar karakter yang natural. Dengan sentuhan fantasi dan psikologi untuk sentuhan suspense dan tema suram pada kisah ini. Sebagai penonton, kita akan dituntut untuk peka dan menangkap sendiri makna dari film The Platform.

Beberapa penonton menangkap film ini mengandung pesan akan keadilan dan solidaritas. Beberapa penonton juga menginterpretasikan film ini sebagai sindiran bagi pemerintahan Spanyol, yang mungkin juga relevan dengan pemerintahan di negara-negara lainnya.

Secara keseluruhan, The Platform merupakan film Netflix yang layak untuk ditonton. Lepas dari konten gore dan menjijikan, film ini akan memberikan pengalaman menarik dan banyak pesan moral yang bisa diambil bagi setiap penontonnya. Setidaknya kita patut menonton film ini sekali seumur hidup.

Click to comment

Leave a Comment

Advertisement
Cultura Podcast
Connect