Connect with us
Australia Tourism
the junction house bali

Food & Drink

The Junction House Bali

Restoran yang menawarkan sentuhan budaya Prancis klasik di simpang Seminyak.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Bagi yang pernah berkunjung ke Paris, pasti tidak asing dengan gaya arsitektur The Junction House yang berlokasi di pojok simpang Seminyak Square. Restoran ini memiliki konsep “As Cafe As Homey Feel”, dengan interior dan dekorasi yang terinspirasi dari rumah dan apartemen ala Perancis. Sebenarnya restoran ini sudah beroperasi sejak 2007 lalu dengan nama “The Junction” dan dengan konsep Japanese. Dua tahun belakangan mereka rebranding menjadi “The Junction House” dengan tema dan konsep ala Eropa.

the junction house bali

Terlihat seperti rumah-rumah persimpangan jalan di Eropa | Dicky Bisinglasi/Cultura

Mengadopsi nuansa apartemen khas Paris setelah era The Haussmann oleh Kaisar Napoleon III abad ke-19, The Junction House kental dengan arsitektur dan interior khasnya yang instagenic. Seperti bangunan klasik dengan jendela tinggi besar. Nuansa ini membuat orang-orang Paris, atau Eropa pada umumnya merasa di rumah sendiri (homey).

the junction house bali

The Bedroom | The Junction House

Setiap ruangan dan perabot yang ada di tempat ini tertata sedemikian rupa sehingga seperti bagian-bagian dalam sebuah rumah/apartemen. Ada beberapa ruangan yang terbagi dengan bertemakan rumah/apartemen, seperti The Kitchen, Tropical Salon, Living Room, The Bedroom dan masih banyak lagi. Di lantai dua, setelah menaiki tangga penuh buku pengunjung dapat menikmati nuansa kebun kecil dalam rumah, interior klasik hingga kamar tidur dengan dekorasi baju yang digantung bak di lemari kamar. Experience inilah yang membuat pengunjung betah.

the junction house bali

Photo: Dicky Bisinglasi/Cultura

Vania Valencia, PR Manager The Junction House Bali mengatakan bahwa pernah ada seorang pengunjung asing yang berada di The Junction House mulai dari jam 2 siang sampai restoran tutup jam 12 malam. Pengunjung tersebut bekerja dengan laptopnya dan memesan makanan beberapa kali. “Sorry, aku duduk sini lama karena tempatnya homey banget” ujar Valencia menirukan pengunjung tersebut. Tak cuma itu, pengunjung pada umumnya datang berkeluarga, membawa anak kecil, relasi sambil meeting atau party, para influencer yang sedang berfoto-foto ria, atau bahkan sepasang kekasih yang menikmati jalanan Seminyak di sore hari dengan duduk di teras depan, di tepi jalan.

the junction house seminyak bali

Photo: Dicky Bisinglasi/Cultura

Dengan konsep yang disuguhkan, The Junction House ingin agar wisatawan Perancis atau Eropa pada umumnya dapat merasa seperti di rumah mereka sendiri. Atau bagi yang wisatawan Bali yang mayoritas dari Australia maupun domestik, yang pernah berkunjung ke Paris, mereka dapat bernostalgia dengan suasana yang ada.

the junction house bali menu

Tomato Bruschetta (Signature) | Dicky Bisinglasi/Cultura

Meskipun bernuansa Paris, namun menu yang tersedia mengakomodasi baik Western Food maupun Asian Food. Sebut saja Thai Curry, kari khas Thailand, yang malah menjadi salah satu best selling di restoran ini. Untuk starter kami mencoba salah satu signature-nya, Tomato Bruschetta (Rp 75,000), antipasto klasik dengan roti homemade, krim keju, kismis, kenari panggang, tomat, sentuhan lemon dan minyak zaitun. Juga ada roti Perancis resep rumahan turun temurun dari sang owner.

the junction house bali

Seared Tuna Tataki | Dicky Bisinglasi/Cultura

Seared Tuna Tataki (Rp 95,000), tuna panggang setengah matang dengan merica, saus paprika dan green oil yang dipertahankan lebih dari 10 tahun. Untuk Salad ada Thai Beef Crown (Rp 85,000), yang terdiri dari daging tumis, paprika dan ketumbar dengan dressing Thai, bisa memilih pepaya atau manga, dan kacang tanah. Menu dessert kami mencoba Melted Chololate Dome (Rp 60,000), bola coklat buatan rumahan khas The Junction House, granola, anggur segar, Nutella, strawberry, es krim vanilla, dan saus caramel.

the junction house bali menu

Thai Beef Crown | Dicky Bisinglasi/Cultura

Sore hingga malam hari, pengunjung bisa menikmati suasana bar yang cozy. The Junction House secara umum menyuguhkan menu lengkap dari breakfast,  brunch, sampai dinner. Sandwich, Panini, Wraps, Raw, Salad, Asian, Classic, Pasta, Dessert, French Crepe dan menu anak-anak, lengkap dengan menu vegan untuk vegetarian.

the junction house bali menu

Melted Chololate Dome | Dicky Bisinglasi/Cultura

Dengan konsep/sentuhan budaya Prancis klasik, interior yang unik dan luas, The Junction House cocok untuk brunch, lunch, dinner dan hangout bersama keluarga ataupun group gathering dan private dining. Juga bisa bersantai sambil membaca buku menikmati suasana Seminyak. Makanan yang dihidangkan dibuat dengan kualitas tinggi dan bahan baku yang fresh.

The Junction House
Jalan Kayu Aya No. 3 Oberoi, Seminyak
(Front of Seminyak Square)

Open Daily from 07AM – 12AM

Food & Drink 8/10
Atmosphere 8/10
Service 8/10

Click to comment

Leave a Comment

Kale Kale

Tren Kuliner Sepanjang 2019

Cultura Lists

Handara Golf & Resort Bali Handara Golf & Resort Bali

Handara Golf & Resort Bali

Travel

sejarah mie sejarah mie

Bagaimana Mie Menjadi Makanan Rakyat di Benua Asia?

Culture

Food Truck yang Makin Berjaya di Asia

Culture

Connect