Connect with us

Film

Promising Young Woman: Balas Dendam Atas Nama Persahabatan dan Feminisme

Mengangkat isu pelecehan seksual pada perempuan dengan pesan yang tepat sasaran.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Promising Young Woman” merupakan film debut dari aktris Emerald Fennell (peran Camilla dalam The Crown) sebagai sutradara dan penulis naskah. Film bergenre thriller ini dibintangi oleh Carey Mulligan sebagai Cassie.

Cassandra Thomas alias Cassie menjalani kehidupan ganda yang berbahaya dibekali kecerdikan dan dendam akan nasib buruk dari sahabat karibnya, Nina. Ia rela meninggalkan segalanya, seakan balas dendam adalah satu-satunya tujuan dalam hidupnya. Namun, ketika kebahagian mulai menyelimuti hidupnya, mampukah Cassie melanjutkan hidup dan meninggalkan misinya untuk memberi ganjaran pada orang yang sudah sepatutnya dihukum?

promising young woman

Promising Young Woman

Sudah banyak media mengungkap bahwa film ini mengangkat isu pelecehan seksual pada perempuan. Kasus dan reaksi acuh yang biasa kita temukan dalam film dengan tema serupa juga akan kembali kita temukan dalam kisah ini. Bagai peringatan yang terus dikumandangkan namun tak juga memberikan perubahan, “Promising Young Woman” tampil dengan format unik dan lebih berani seakan berteriak; enough is enough!

Karakter Utama dengan Penokohan Kuat dan Meyakinkan

Cassie digambarkan sebagai karakter yang cerdik, berbahaya, tidak memiliki empati pada lingkungan sekelilingnya, namun ada satu hal dimana semua perasaan paling tulusnya ditumpahkan, yaitu untuk sahabatnya, Nina. Karakter satu ini memiliki desain yang sempurna sebagai karakter film ikonik dalam budaya pop.

Berbalut dengan seribu rupa yang merepresentasikan berbagai jenis perempuan, tersimpan satu prinsip kuat dengan poin yang jelas dalam diri Cassie yang tak akan pernah berubah. Pada penampilan normalnya, Ia juga selalu tampil feminin dengan kuteks warna-warnai, dress pastel yang feminin, dan pita manis menghiasi rambutnya. Kemudian didukung dengan latar-latar manis seperti kedai kopi dengan interior eye candy, hingga rumah orang tua Cassie yang bernuansa vintage.

Cassie juga selalu melontarkan kalimat dengan percaya diri dan menyakinkan. Tak hanya memberi dampak pada karakter yang sedang Ia ajak berinteraksi, aura mengerikan dan mengancam yang Ia lontarkan juga akan membuat kita sebagai penonton tertegun. Membuat kita percaya bahwa pria sekalipun akan takut dengan ucapan dan aksi perempuan ini. Eksekusi tokoh Cassie yang menjadi statement utama dari film ini tidak lepas dari kemampuan Carey Mulligan dalam mengeksekusi peran fiksi yang diberikan padanya.

promising young woman

Focus Features

Perkembangan Plot Tidak Terduga dan Produksi Bertema Femme Fatale Versi Manis

Sejak adegan prolog, kita akan dibawa pada sebuah ekspektasi tentang kemana cerita ini akan dibawa, bahkan langsung memberikan “peran” pada Cassie. Hingga pada babak-babak berikutnya kita akan diberi berbagai informasi baru untuk memahami tujuan Cassie dan plot yang semakin diluar dugaan. Kita tak akan pernah tahu apa yang akan direncanakan oleh Cassie.

Tidak sulit untuk menemukan objektif dan babak krusial dalam film ini. Kita akan dibantu dengan penekanan pada scoring dramatis hingga penanda secara visual pada adegan yang hendak digaris-bawahi oleh sang sutradara. Scoring dalam “Promising Young Woman” juga menambah tema produksi filmnya yang memancarkan aura candy femme fatale. Dengan warna merah, fuschia, dan musik pop favorit perempuan pada umumnya. Salah satu scoring yang menarik adalah “Toxic” dari Britney Spears yang diaransemen menjadi dark orkestral pada salah satu babak krusial.

promising young woman

Focus Features

Cassie Selalu Melontarkan Poin yang Tepat untuk Membela Korban Pelecehan Seksual

Tak sekedar karakter perempuan berbahaya yang dibutakan oleh dendam, Cassie punya poin jelas untuk membenarkan tindakan “sadis”-nya. Emerald Fennell menunjukan keseriusan dalam mengangkat isu ini sebagai seorang perempuan, sekaligus menunjukan kreatifitas dan imajinasi balas dendam terliarnya sebagai filmmaker.

Dengan format kasus yang sudah sering kita jumpai, ada reaksi dan pendekatan berbeda yang disampaikan melalui tokoh Cassie. Dialog yang Ia lontarkan selalu tepat sasaran dan pasti membuat kita tergugah. Cassie tak hanya berhasil menjadi karakter yang ikonik melalui film ini, namun berhasil menyuarakan poin yang dirasakan oleh setiap perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual.

Melalui “Promising Young Woman”, Emerald Fennell patut dipertimbangkan sebagai sutradara dengan karya menjanjikan di masa depan. Melalui karakter yang Ia ciptakan, Emerald telah membalaskan dendam banyak perempuan yang selama ini dibungkam dan tak mampu meneriakan penderitaan yang harus mereka tanggung pasca tragedi.

Click to comment
Advertisement
Cultura Live Session
Connect