Connect with us
Knives Out Review
Lionsgate

Film

Knives Out Review: Film Detektif Original yang Menghibur

Berpotensi sebagai trendsetter film misteri original selain adaptasi novel.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Knives Out (2019) merupakan film drama misteri yang ditulis dan disutradarai oleh Rian Johnson. Bercerita tentang Harlan Thrombey, penulis novel drama kriminal sukses yang meninggal setelah pesta ulang tahunnya yang ke-85. Harlan diduga bunuh diri, namun seorang detektif bernama Benoit Blanc menduga ada rahasia yang harus diungkapkan dalam kasus ini. Bahwa salah satu keluarga Thrombey bertanggung jawab atas meninggalnya Harlan dengan warisan yang melimpah.

Kita cukup jarang mendapatkan hiburan drama misteri tentang detektif yang berusaha memecahkan sebuah kasus pembunuhan di layar lebar. Well, ada beberapa judul seperti Sherlock Holmes (2009) yang dibintangi oleh Robert Downey Jr. dan Murder on the Orient Express (2017) yang diadaptasi dari salah satu novel Agatha Christie. Namun, film-film ini tidak dieksekusi dengan maksimal dan bukan sebuah film dari naskah original.

Film tentang detektif merupakan hiburan yang kerap diwujudkan dalam bentuk novel atau serial televisi. Salah satu serial detektif Inggris yang populer di era modern adalah Sherlock (2010 – 2017), dibintangi oleh Benedict Cumberbatch yang berhasil memerankan versi modern dari Sherlock Holmes. Lagi-lagi, serial tersebut juga merupakan adaptasi novel.

Knives Out merupakan film dengan naskah original yang ditulis dengan gaya suspense plus sentuhan humor. Kualitas penulisan naskah film ini juga diakui oleh The Academy Awards dengan menjadikan Knives Out salah satu nominasi Best Original Screenplay.

Knives Out Review

Daniel Craig Perankan Detektif Benoit Blanc yang Eksentrik

Sebuah kisah drama misteri kriminal membutuhkan sosok detektif yang ikonik dan memikat penontonnya. Benoit Blanc yang diperankan oleh Daniel Craig telah memenuhi persyaratan sebagai sosok detektif yang eksentrik. Ia digambarkan sebagai sosok yang cerdik, kritis, dramatis dan memiliki aksen yang sangat menarik perhatian mulai dari awal kita mendengar dialog pertamanya.

Beberapa tahun belakangan ini, mungkin susah bagi kita untuk melupakan sosok James Bond yang dingin pada aktor Daniel Craig. Namun dalam Knives Out, Daniel seakan memperingatkan penonton bahwa ia juga bisa mengeksekusi peran lain dengan memukau. Ia tampak bersenang-senang dalam membawakan peran Benoit Blanc yang lebih luwes dan tidak kaku seperti James Bond si agen rahasia. Mulai dari mimik, gestur, hingga suara dan aksen Daniel Craig berubah drastis dalam menghidupkan peran terbarunya ini.

Tak hanya Daniel Craig, setiap aktor dalam film ini memberikan penampilan terbaiknya. Ana de Armas juga berhasil mengeksekusi tokoh utama, Marta Cabrera, dengan akting yang berkualitas. Begitu juga penampilan aktor lainnya, mulai dari Chris Evan, Toni Collette, Jamie Lee Curtis, Lakeith Stanfield, dan aktor lainnya. Semuanya menampilkan kualitas terbaik mereka untuk mengeksekusi desain karakter yang sudah kuat dalam penulisan naskahnya.

Alur Cerita yang Brilliant Didukung Dengan Editing dan Produksi yang Khas

Seperti halnya sebuah kisah detektif dengan kasus-kasus misterius yang harus dipecahkan, Knives Out juga mengandung berbagai unsur yang telah menjadi ciri khas kisah serupa. Adanya tokoh yang terbunuh, detektif super cermat, sederet karakter untuk dijadikan red herring, dan plot twist yang akan membuat penonton terperangah.

Namun, Knives Out tidak sekedar menjiplak template yang sudah ada, namun mengakselerasikan template tersebut menjadi sebuah kisah misteri yang baru. Ketika kita merasa kasus telah mendekati akhir dan pelaku sudah tertebak, kita selalu merasakan ada ‘lubang’ yang masih belum terisi hingga akhir cerita. Membuat kita sebagai penonton haus akan kebenaran dan tak sabar melihat akhir kisah keluarga Thrombey.

Knives Out memanfaatkan media film untuk membuat kisah ini lebih menarik untuk dibawakan. Mulai dari latar hunian Harlan Thrombey yang artistik dan dramatis, hingga editing film yang maju mundur namun diatur dengan komposisi yang tepat.

Meski memiliki tema suspense dengan korban berdarah dalam kisahnya, Knives Out ingin tampil sebagai sebuah film yang misteri yang fresh. Menggunakan karakter dengan desain visual yang eye catchy dan materi humor yang diselipkan sebagai dekorasi. Memberikan sentuhan dark comedy yang menghibur dan menyenangkan untuk ditonton.

Tak Seharusnya Memiliki Sekuel

Melalui akun resmi Twitter Knives Out, ada kemungkinan bahwa sekuel akan segera digarap. Melihat antusiasme para penggemar film drama misteri ini, akun Knives Out bahkan meminta saran pada para follower-nya akan judul yang tepat untuk sekuel dari film ini.

Semua orang tampaknya sangat terobsesi dengan sekuel di era modern ini. Sekalinya ada serial atau film yang sukses menghibur, banyak penonton yang selalu menuntut lebih karena ingin melihat aksi dari karakter favorit mereka sekali lagi.

Knives Out telah sukses membawa drama misteri kriminal dengan sosok Benoit Blanc dan sederet karakter menarik lainnya. Begitu juga dengan produksi yang khas dan cukup ikonik dan unik menciptakan fandom baru seperti film Star Wars atau Harry Potter.

Namun, beberapa dari kita tanpa sudah lupa cara menikmati dan mengapresiasi film yang brilliant sebagai masterpiece tunggal yang tak membutuhkan sekuel. Secara keseluruhan, semua misteri dalam kasus meninggalnya Harlan Thrombey telah diungkap dengan cara yang sempurna dalam film ini. Formasi karakter yang sudah ada juga sudah tidak bisa dikembangkan lagi dengan akhir cerita yang sudah disajikan.

Mungkin Knives Out 2 ingin melanjutkan kiprah Benoit Blanc dalam memecahkan berbagai kasus. Namun, apakah sang sutradara mampu membuat kita terperangah lagi dengan format yang sama? Tak hanya karakter Benoit Blanc yang menjadi daya tarik utama dari film ini, jalan cerita yang original juga menjadi kekuatan besar bagi film ini hingga mendapat apresiasi karena nilai originalitasnya.

Daripada membuat sekuel Knives Out, Rian Johnson ada baiknya mengeksplorasi materi drama misteri ini untuk menciptakan film yang benar-benar baru. Ia bisa menjadi Arthur Conan Doyle atau Agatha Christie dalam dunia perfilman modern.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect