Connect with us
Indonesia Kita Tamu Agung
Pentas "Orang-orang Berduit" (2018) | Photo via Ultimagz

Stage

Indonesia Kita Comeback Dengan Lakon “Tamu Agung”

Diharapkan pertunjukan Indonesia Kita ke-36 ini bisa memulihkan situasi pertunjukan seni di Indonesia yang sempat terpuruk.

Lama tak menyapa publik Jakarta, tahun ini Indonesia Kita kembali tampil di panggung ibu kota bekerja sama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation. Indonesia Kita, sebuah pertunjukan yang menggabungkan seni teater, music, dan tari yang digagas oleh seniman Butet Kartaredjasa dan penulis Agus Noor serta diproduksi oleh Kayan Production ini, akan menyapa publik Jakarta dengan lakon “Tamu Agung” yang dipentaskan di Ciputra Artpreneur Theater pada 17-18 Juni 2022.

Dalam pertunjukan ke-36 yang ditulis serta disutradarai oleh Agus Noor ini, akan tampil para aktor dan aktris panggung Indonesia, yaitu Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Marwoto, Akbar, Marsha Timothy, Endah Laras, Mucle, Yu Ningsih, Woro Mustiko, F. Nadira, Mia Ismi, Yolanda Nainggolan, Joned, Wisben, Joind Bayuwinanda. Kemunculan mereka akan didukung oleh para penari dari Dansity Dance Company dan pemusik dari kelompok Jakarta Street Music.

Lakon “Tamu Agung” ini mengisahkan tentang suatu daerah yang akan merayakan keberhasilan kota tersebut serta purna tugas sang pemimpin yang sudah menjabat selama dua periode. Menjelang perayaan, datang utusan dari pusat mengabarkan akan datangnya Tamu Agung tanpa menyebut sosok sebenarnya sang tamu ini. Untuk berjaga-jaga, para pejabat kota mempersiapkan segalanya supaya semua tampak beres.

Kedatangan Tamu Agung itu ternyata membuka banyak hal yang selama ini ditutupi di kota itu. Semua orang seperti ingin memanfaatkan kedatangan Tamu Agung untuk kepentingannya sendiri-sendiri. Bahkan ada yang cemas menganggap kedatangannya untuk melakukan bersih-bersih.

Kepanikan ini dimanfaatkan salah satu pegawai pemerintah yang kemudian menyuruh seorang gelandangan perempuan berpura-pura sebagai Tamu Agung dan mendandaninya sedemikian rupa untuk mengelabui semua orang. Segala kekocakan peristiwa pun mulai terjadi seputar kedatangan Tamu Agung ini.

Tim artistik Indonesia Kita menghadirkan cerita yang tak hanya menggelitik dan menghibur, namun juga menggambarkan situasi sosial dan politik masa kini. Jalinan kisah ini menjadi sangat menarik untuk dijadikan comeback Indonesia Kita bagi publik Jakarta yang selama ini menanti-nanti kehadiran pentas kesayangannya ini. Kehadiran kembali Indonesia Kita seolah merupakan Tamu Agung itu sendiri.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cultura Magazine (@culturamagz)

Atas kehadiran kembali Indonesia Kita di Jakarta, Butet Kartaredjasa memberikan apresiasi bagi pemerintah yang telah memperlihatkan keberhasilannya dalam melalui pandemi Covid-19 sehingga kini pertunjukan-pertunjukan seni bisa kembali dihelat.

“Saya sangat bersyukur akan kondisi Indonesia terutama Jakarta yang mulai berhasil pulih dari situasi pandemi Covid-19 dan karena itu telah merileksasi peraturan-peraturan yang terkait dengan pertunjukan seni. Meskipun pertunjukan Indonesia Kita ke-36 ini belum sepenuhnya bisa full dihadiri penonton, setidaknya kesempatan ini bisa menjadi momen bagi kami untuk kembali menyapa masyarakat di Jakarta. Semoga ke depannya, situasi ini semakin membaik dan kehidupan seni di Indonesia bisa kembali semarak,” ujar Butet Kartaredjasa.

Senada dengan Butet Kartaredjasa, Agus Noor, Direktur Kreatif Indonesia Kita dan Penulis Skenario Tamu Agung ini berharap pertunjukan Indonesia Kita ke-36 ini bisa memulihkan situasi pertunjukan seni di Indonesia yang sempat terpuruk.

“Semoga pertunjukan ini menjadi bagian dari kenormalan baru bagi kehidupan pertunjukan seni kita, di mana kita mencoba beradaptasi dengan situasi pasca pandemi. Saya rasa baik seniman maupun penonton, dan juga pihak pengelola tempat-tempat pertunjukan akan bisa menemukan cara untuk bisa terus bersilaturahmi dan saling mendukung dalam ekosistem seni kita,” ujar Agus Noor.

HTM Tamu Agung

VVIP Rp. 1.000.000
VIP Rp. 750.000
Kelas 1 Rp. 500.000
Kelas 2 Rp. 350.000
Kelas 3 Rp. 200.000

Reservasi Tiket:

081362222610
081362222617

www.kayan.co.id

Click to comment

Money Heist Korea JEA Money Heist Korea JEA

Perbedaan Money Heist: Korea dengan Versi Original Spanyol

Entertainment

Stanley Kubrick Stanley Kubrick

Musik dan Stanley Kubrick

Film

Christopher Nolan dan Obsesinya terhadap Konsep Memori dan Waktu

Entertainment

Review Film Mulan Review Film Mulan

3 Stereotip Karakter Perempuan Paling Kontroversial dalam Film

Cultura Lists

Connect