Connect with us
Hubungi Agen Gue
Disney Hotstar

TV

Hubungi Agen Gue! Review: Kekalutan di Agensi Selebriti Indonesia

Latar agensi hiburan penuh potensi yang masih kurang mantap dalam skenario manajemen krisis.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

“Hubungi Agen Gue!” merupakan drama komedi terbaru di Disney+ Hotstar. Serial ini diciptakan oleh Mira Lesmana dan Riri Riza, diadaptasi dari serial Prancis “Call My Agent!” oleh Fanny Herrero.

Dibintangi oleh Lydia Kandou, Donny Damara, Hannah Al Rashid, dan Yoga Pratama, mereka berempat berperan sebagai agen di agensi selebriti ternama di Indonesia, ASA+. Meski agensi ini adalah fiksi dalam cerita, serial ini diramaikan oleh aktris dan selebriti papan atas Indonesia yang bermain sebagai diri mereka sendiri.

Kurang lebih plot “Hubungi Agen Gue!” setiap episodenya cukup serupa. Dimana ada aktor bintang tamu yang menjadi sorotan utama, bagaimana interaksinya dengan agen yang berusaha menangani masalah mereka di tengah job.

Selebriti seperti Luna Maya, Pandji Pragiwaksono, Soleh Solihun, Bio One, Adhisty Zara, Kevin Ardilova, Tara Basro, dan Adipati Dolken menjadi penyemarak serial ini. Serta masih banyak lagi cameo aktor dan artis Indonesia lainnya. Ini adalah serial buat kita para penggemar industri hiburan lokal.

Hubungi Agen Gue

Potret Dunia Hiburan Indonesia di Balik Sorot Kamera

ASA+ (Agensi Surya Adhiwangsa) diperkenalkan sebagai agensi selebritis yang sistem manajemennya seperti berkiblat ke Hollywood. Setiap talent di agensi ini bukan memiliki ‘manajer’, namun ‘agen’ profesional yang membantu setiap selebriti mendapatkan kesempatan job terbaik dalam skenanya. Agen juga bertanggung jawab ketika seorang talent mengalami krisis. Setiap agen memiliki lebih dari satu talent yang menjadi tanggung jawab mereka.

Masalah yang diangkat dalam setiap episode cukup beragam. Mulai dari masalah yang sifatnya sepele hingga serius, dimana keduanya sama-sama mempengaruhi kelancaran suatu job dari talent bersangkutan. Dari sini kita bisa melihat bagaimana setiap agen memiliki pendekatan yang berbeda akan setiap masalah. Yudhis yang diperankan oleh Yoga Pratama memiliki pembawaan yang lebih santai dan bersahabat dengan talent-talent-nya. Sementara Amel merupakan agen yang lebih tegas dan profesional, sementara Ricky selalu menerobos batasan dengan cara apapun.

Selain masalah yang bersangkutan dengan talent, “Hubungi Agen Gue!” juga memiliki permasalahan lain yang plotnya lebih berkelanjutan. Mulai dari manajemen krisis ASA+ setelah tragedi, hingga masalah kehidupan pribadi dari masing-masing agen. Kalau sebagai serial komedi, “Hubungi Agen Gue!” sebetulnya tidak terlalu menggigit humornya. Hanya episode 2 cukup humoris, karena kehadiran Pandji dan Soleh Solihun.

Hubungi Agen Gue

Penampilan Paling Berkesan dalam Hubungi Agen Gue!

Salah satu yang menarik dari serial ini adalah penampilan akting aktornya. Reputasi Donny Damara sebagai aktor dengan kualitas akting juara memang sudah sangat kuat. Namun ini bukan penampilan terbaiknya, lebih karena kualitas naskah dalam beberapa plot yang terasa janggal.

Lydia Kandou kurang lebih memerankan dirinya sendiri, porsi aktingnya juga tidak terlalu dominan jika dibandingkan aktor lainnya. Diantara keempat bintang utama ini, Hannah Al Rashid dan Yoga Pratama yang paling berkesan. Selain karena penokohan karakter yang mereka lebih menarik, kehadiran mereka paling mencuri perhatian ketiga sedang muncul dalam adegan.

Beberapa aktor pendukung juga patut diberikan apreasiasi lebih. Salah satunya adalah Chicco Kurniawan yang berperan sebagai Puput, asisten dari Yudhis. Dimana penokohannya ia tampil sebaga cowok centil, Chicco terlihat luwes dalam aktingnya, penonton jadi ikutan menikmati. Kalau jajaran bintang tamu, yang terbaik adalah duo Pandji dan Soleh, serta Bio One dan Adipati Dolken. Nama lainnya masih kurang mantap, kembali lagi karena masalah naskah dan problem yang masih kurang meyakinkan dan terasa terlalu dibuat-buat.

Terlalu Banyak Masalah, Presentasi Solusinya Terkesan Dipaksakan

Selalu ada masalah dalam setiap episode “Hubungi Agen Gue!”. Kurang lebih intinya selalu sama juga; talent ASA+ yang ‘berulah’ dan menyendat proses produksi suatu job. Entah itu proses syuting, deal kontrak kerja baru, hingga konflik antar talent. Hal-hal seperti ini mungkin kerap terjadi di balik layar, namun presentasi dalam serial ini membuat beberapa talent tidak terlihat profesional. Yang masih bisa diterima skenario konfliknya mungkin hanya Luna Maya, Bio One, dan Adipati Dolken. Yang lainnya antara terlalu sepele atau kurang disajikan dengan sungguh-sungguh sumber masalahnya.

Padahal “Hubungi Agen Gue!” punya potensi besar untuk menyajikan skenario manajemen krisis yang berbobot. Mulai latar agensi selebritis, dengan agen, asisten, dan para talent sebagai bidak. Tinggal main di latar konflik dan penyelesaian yang lebih meyakinkan penonton. Karena lebih banyak masalah yang tereksan dipaksakan daripada yang terlihat natural. Kalau niatnya skenario-skenario adalah komedi situasi, lucunya belum dapat.

Padahal ada juga plot yang serius seperti manajemen krisis ASA+ dalam rana yang lebih besar. Namun plot manajemen bisnis agensinya juga masih kurang memikat untuk diikuti. Tone cerita episode finale-nya tiba-tiba berubah serius, ada indikasi dilanjutkan ke musim terbaru. Meski kita belum tahu juga apa ini akan menjadi serial satu musim atau berkelanjutan.

Secara keseluruhan, “Hubungi Agen Gue!” memiliki kelebihan dan kekurangannya, masih kurang solid sebagai serial yang banyak angkat skenario manajemen krisis. Namun cukup banyak kualitas akting dan penokohan karakter yang mendongkrak keseruan dalam serial ini.

A Town Without Seasons Review: Suka Duka Warga Hunian Sementara yang Eksentrik

TV

Hazbin Hotel Hazbin Hotel

Hazbin Hotel Review: Balada Hotel di Neraka

TV

Monkey Man Monkey Man

Film & Serial Terbaru April 2024

Cultura Lists

House of Ninjas House of Ninjas

House of Ninjas Review: Laga Ninja Berlatar Thriller Spionase Modern

TV

Connect