Connect with us
bilie eilish your power
Photo via esquire.com

Music

Billie Eilish: Your Power Single Review

Balada folk melankolis dengan lirik intim nan politis.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Billie Eilish mengumumkan rencana perilisan album baru, ‘Happier Than Ever’ pada 30 Juli. “Your Power” diluncurkan beberapa hari kemudian sebagai single ketiga.

Kesuksesan Billie Eilish tidak berhenti di deretan trofi Grammy Awards. Sebaliknya, sang pop star muda justru terus mengembangkan karir; berimprovisasi dan mengeksplorasi genre demi genre.

Setelah fleet funk berpadu dengan orkestra dalam “my future”; disusul gaya bernyanyi serta vokalisasi unik ala talk-singing di “Therefore I Am”, Billie melangkah ke area musikalisasi baru.

Selintas, “Your Power” tidak berbeda dengan single rilisan Eilish sebelumnya. Iringan instrumen minimalis berpadu dengan vokalisasi khas mengingatkan pada beberapa track di album debut ‘WHEN WE ALL FALL ASLEEP, WHERE DO WE GO’ pada 2019.

Hanya saja untuk “Your Power” Eilish menukar melodi indie-pop dengan sentuhan ballad folk yang lebih dinamis. Dimensi pada track ini tidak diberikan dalam instrumen di latar belakang maupun pada vokalisasi; Melainkan melalu pendalaman lirik lagu serta penyampaian emosi.

“Try not to abuse your power” menjadi bait lirik pembuka dengan iringan dentingan gitar melankolis. Vokal Eilish tidak mendayu, Ia justru menekankan kekuatan dalam liukan demi liukan nada.

Lagu ini memang langsung dibuka dengan pesan politis; bagaimana agar tidak semena-mena ketika memiliki otoritas. Namun Eilish tidak begitu saja membiarkan “Your Power” menjadi lagu berisi lirik bermakna politis. Sebaliknya, verse berikutnya berisi pesan dengan keintiman tersendiri: pengalaman asmara Eilish dengan seorang pria jauh lebih dewasa.

Vokal sang bintang muda terdengar sangat halus mendendangkan bait demi bait: “And you swear you didn’t know/No wonder why you didn’t ask.” Bahkan saat ia menyingkap tabir keintiman baru mengenai hubungan seksual beda usia tersebut: “She was sleeping in your clothes/But now she’s got to get to class.”

“Your Power” menyampaikan pesan berat. Bahkan sepertinya tidak banyak penyanyi muda, terutama dengan popularitas layaknya Billie Eilish, akan dengan gamblang menarasikan hubungan di bawah umur. Terlebih bila hubungan tersebut diwarnai dengan berbagai bentuk toksisitas dan tragedi. Salah satunya gaslighting.

Dalam vokal yang semakin lembut hingga seperti berbisik, Eilish mengisahkan pengalaman dari tangan pertama sebagai korban gaslit: “I thought that I was special, you made me feel/ Like it was my fault you were the devil.” Ia bahkan dengan berani mempertanyakan penyesalan dari sang mantan kekasih: “Will you only feel bad when they find out?,” nyanyinya menyusul verse, “Will you only feel bad if it turns out that they kill your contract?”

Eilish mengajak pendengar menyelami pengalamannya berkencan dengan Brandon Adams, musisi berusia lebih dari 20 tahun; ketika ia masih remaja berusia belasan. Narasi “Your Power” semakin terdengar intim dan dramatis setelah Eilish mengungkap dalam dokumentasi ‘The World’s a Little Blurry’ mengenai kekerasan fisik yang ia alami.

“Your Power” memiliki produksi minimalis. Lagu ini masih digarap oleh Eilish bersama sang produser sekaligus kakak kandung, FINNEAS, dan mengusung hanya instrumen gitar akustik. Melodi folk dari permainan instrumen tersebut menegaskan kesan melankolis dan intimasi lagu ini.

Setelah dua single sebelumnya, “Your Power” memang terdengar begitu sederhana. Eilish tidak banyak menggunakan teknik maupun vokalisasi berbeda (seperti pada “Bad Guy”, “Bury A Friend,” atau “You Should See Me In A Crown” misalnya). Ia juga tidak mengeksplorasi genre musik folk maupun melodi balada yang diusung.

Lagu ini berfokus pada pesan yang ingin disampaikan; baik itu yang bermakna politis, maupun narasi pengalaman cinta remaja nan tragis.

Apapun itu, “Your Power” berhasil mencuri perhatian pendengar. Mengusik para penggemar untuk kian tidak sabar menanti peluncuran ‘Happier Than Ever’ di musim panas nanti.

Click to comment

Marion Jola, Danilla, Ramengvrl Marion Jola, Danilla, Ramengvrl

Marion Jola, Danilla, Ramengvrl: Don’t Touch Me Single Review

Music

Lana Del Rey Lana Del Rey

Lana Del Rey: Blue Banisters, Text Book & Wildflower Wildfire

Music

Rag’n’Bone Man: Life in Misadventure Album Review

Music

Olivia Rodrigo Olivia Rodrigo

Olivia Rodrigo: Sour Album Review

Music

Advertisement
Cultura Live Session
Connect