Connect with us
A Perfect Fit
Photo: Goen Guy Gunawan/Netflix

Film

A Perfect Fit Review: Tentang Romansa dan Keseimbangan Hidup

Berbekal adat Bali dan segala ilmu kehidupannya, film ini menyuguhkan drama romansa yang terasa hangat dan menohok sepanjang durasi filmnya.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Selalu saja ada aspek kehidupan yang bisa dikulik menjadi sebuah film, utamanya yang mengusung tema drama romansa. Aspek tersebutlah yang ingin diusung oleh Hadrah Daeng Ratu dalam film terbarunya berjudul ‘A Perfect Fit’ yang bisa disaksikan mulai 15 Juli 2021 di Netflix.

‘A Perfect Fit’ merupakan film kesembilan arahan Hadrah Daeng Ratu, dengan skenario yang ditulis oleh Garin Nugroho. Film kolaborasi Netflix Indonesia dan Starvision Plus yang dibintangi deretan aktor-aktris ibu kota ternama ini berpusat pada Saski, seorang perempuan Bali yang besar karo blog bertema fashion. Suatu ketika, ia bertemu dengan Rio, seorang pembuat sepatu bertalenta yang membuat kehidupan keduanya semakin rumit.

A Perfect Fit

Netflix

Premis yang diusung dalam ‘A Perfect Fit’ bisa dibilang klise dan sudah banyak diterapkan di berbagai film ber-genre drama romansa. Dengan segala trope yang dibawa, mudah sekali untuk menebak arah penceritaannya akan pergi ke mana seiring dengan banyaknya masalah yang mengiringi.

Meski begitu, Hadrah Daeng Ratu dan Garin Nugroho dengan piawai menyelipkan berbagai pesan moral mengenai kehidupan yang pastinya dialami banyak orang, utamanya yang berkaitan dengan romansa dan kelas sosial. Belum lagi dengan deretan material bertemakan Bali yang terkenal sakral, membuat konfliknya terasa lebih deep dan menohok pada beberapa bagian.

Hal baik dalam penceritaan ‘A Perfect Fit’ juga didorong dengan hadirnya beragam karakter yang tampil menawan. Berbagai karakter memiliki peran yang terasa signifikan dalam cerita, terlepas minimnya screen time dari beberapa karakter sampingan. Poin inilah yang membuat setiap karakternya terasa nyata dan mudah dipedulikan.

Karakter yang tampil baik tentunya tak lepas dari peran segenap cast dalam ‘A Perfect Fit’. Refal Hady dan Nadya Arina di sini mampu menampilkan performa ciamiknya menjadi pasangan pria-wanita dengan kasta sosial ‘cukup’ rendah dengan problema kehidupannya yang tampak serupa, mencoba untuk membenahi carut-marutnya hidup mereka.

Walau film terbaru Hadrah Daeng Ratu ini menampilkan deretan cast yang populer, nyatanya duet perdana Refal-Nadya ini muncul secara menawan, terutama jika keduanya tampil dalam satu frame.

Segi teknis dalam ‘A Perfect Fit’ juga tak dilewatkan begitu saja oleh Hadrah Daeng Ratu dan segenap crew yang bekerja di belakang layar. Sinematografinya yang banyak bermain dengan still and steady shots membuat berbagai momen dalam frame terbangun dengan baik.

Sound design yang diusung pun juga beragam dan terdengar sesuai dengan nuansanya, baik di sisi dramatik sampai momen fun-nya. Selain itu, set design bertema Bali-nya mampu dikemas baik, sehingga tempat yang ditampilkan tampak real sekaligus membawa penonton dalam nuansa Bali-nya yang menyejukkan.

‘A Perfect Fit’ merupakan film Netflix Originals asal Indonesia yang sekilas penuh dengan cliché dari drama romansa yang sudah-sudah. Meski begitu, deretan nilai kehidupannya dan didampingi penampilan menawan dari Refal Hady dan Nadya Arina, serta usungan nuansa Bali-nya membuat film ini layak masuk watchlist, terutama bagi penikmat romance drama lokal.

Click to comment
Advertisement
Cultura Live Session
Connect