Connect with us
Where on Earth Review

TV

Where on Earth Review

Bukan sekedar reality show perjalanan biasa.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Where on Earth atau dikenal juga dengan Where is That merupakan acara reality show Korea tentang ekpedisi gurun di Oman dan pulau Skye di Skotlandia. Beranggotakan empat orang, yaitu Ji Jin Hee, Cha Tae Hyun, Cho Sae Ho dan Bae Jung Nam, reality show yang di produksi KBS ini memberikan tayangan yang memuaskan hingga bisa mentrigger penontonnya untuk melakukan ekspedisi ke tempat yang jarang terjamah.

Acara dengan 12 episode ini, dimulai dengan perjalanan menjelajahi gurun pasir Oman. Para anggota dituntut untuk berjalan kaki hingga 40 km demi menaklukkan ekspedisi yang berakhir di Laut Arab.

Hal tersebut nyatanya memberikan tantangan bagi para anggota karena mereka tidak pernah berjalan kaki sejauh yang terlihat dari acara ini. Dalam setiap episodenya mereka harus berjalan di hamparan gurun pasir dan bukit bebatuan hingga berjam-jam yang menguras fisik dan menguji batas kesabaran, juga harus menghindari kepanikan yang bisa saja terjadi akibat perasaan terisolasi di gurun tersebut.

Para kru Where on Earth tidak menjalani ekspedisi tanpa pengawasan dari penduduk sekitar. Dalam acara ini, mereka dibantu oleh suku Baduy yang menemaninya di sepanjang perjalanan menjelajahi gurun pasir tersebut. Unta-unta pun ditugaskan untuk membawa bahan makanan yang telah dipersiapkan oleh para anggota. Kita pun akan melihat bagaimana kehidupan suku Baduy yang jarang terekspos oleh media.

Where on Earth Review

Where on Earth??

Acara ini tidak hanya menyajikan perjalanan dan kesulitan mereka yang harus berjalan di tengah panasnya terik matahari yang hampir mencapai 50 derajat celcius, tetapi juga menampilkan adegan makan yang sangat menggugah selera.

Para aktor pun menyatakan bahwa acara ini mengajarkan mereka untuk lebih bersyukur dengan apa yang mereka dapatkan. Ketika dalam kehidupannya, mereka sering menyisakan makanan, tetapi di tempat ini dituntut untuk bertahan hidup dengan bekal yang dibawa karena mereka tahu bahwa tidak ada satupun tempat untuk mendapatkan makanan di gurun.

Pemandangan alam Oman sangat menyejukkan mata, hamparan gurun yang indah, acara ini pun mengangkat objek wisata lain di Negara Oman, seperti lubang runtuhan Bimmah dan Wadi Shab dengan air yang jernih dan biru kehijauan yang membuat mereka menyadari betapa bersyukurnya bisa menikmati keindahan alam yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Setelah meyelesaikan perjalanan di Oman, para aktor pun berkumpul kembali untuk memulai ekspedisi kedua. Para kru memutuskan penjelajahan kedua ini berlangsung di Pulau Skye yang merupakan salah satu tempat di Skotlandia dengan hamparan bukit serta danau yang indah.

Pada awalnya, para aktor mengira bahwa perjalanan ke Skotlandia merupakan penawar dari ekspedisi gurun pasir Oman, karena di awal perjalanan mereka disajikan dengan pemandangan yang memanjakan mata dengan penjelajahan yang cukup ringan.

Namun, di tengah perjalanan, mereka mulai merasakan tantangannya, seperti hujan deras yang mengguyur sepanjang perjalanan serta perjalanan menanjak menaiki bukit yang tak pernah usai. Namun perjalanan kali ini lebih singkat karena hanya berjalan 30 km dan dijadwalkan ditempuh dalam 3 hari 2 malam.

Penjelajahan ini memang cukup menguras emosi, Cho Sae Ho yang tidak dalam kondisi terbaiknya, dengan sekuat tenaga mencoba menyelesaikan ekspedisinya. Ia merasakan sakit yang amat sangat di punggungnya. Tetapi, ia terus berusaha dan mengalihkan rasa sakitnya dengan semangat untuk mencapai tujuan.

Perjalanan menjelajahi pulau Skye ini di sisipkan pula dengan tur kecil selagi mereka beristirahat. Mereka melakukan perjalanan ke sebuah pulau untuk melihat salah satu hewan langka yaitu burung Puffin yang merupakan satwa khas di pulau tersebut. Dengan pemandangan yang sangat amat indah, para aktor pun sangat puas dan takjub akan pengalaman yang mereka rasakan.

Interaksi dalam ekspedisi ini tidak sekadar menunjukkan tempat asing yang jarang terjamah manusia tetapi perjalanan ini menunjukkan bahwa kita sebagai manusia pastinya bisa melalui semua tantangan ketika kita bertekad kuat dan yakin pada kemampuan diri untuk melalui masalah yang ada.

Tidak mudah untuk menggambarkan perjalanan yang mereka lakukan, perasaan sedih juga bahagia menjadi hal yang mereka rasakan saat itu. Yang pasti mereka telah berhasil melampaui batasan diri yang nyatanya mereka pun tidak percaya bisa menjalani itu semua. Namun, tidak hanya tentang perjalanan untuk melampaui batasan diri saja, acara ini pun mengajarkan kebersamaan, kepemimpinan, dan empati sebagai umat manusia.

Di akhir episode, acara ini memberikan sedikit panduan bagi para penonton yang ingin mencoba menjelajahi gurun Oman dan pulau Skye di Skotlandia. Di sutradarai oleh Yu Hojin PD, yang terkenal lewat acara reality show 2 Days 1 Night, acara reality show ini memang sangat memuaskan, kita pun sangat berharap agar acara ini bisa terus berlanjut hingga season berikutnya. Where on Earth dapat kamu saksikan di Viu.

Click to comment
Advertisement
Cultura Podcast
Connect