Connect with us
Unbearable Weight of Massive Talent

Film

The Unbearable Weight of Massive Talent: Kembalinya Nicolas Cage dalam Kancah Blockbuster

Ketika Nicolas Cage memerankan dirinya sendiri.

★ ★ ★ ★ ★
★ ★ ★ ★ ★

Sebagai salah satu aktor kawakan yang telah berkarir lebih dari empat dekade, nama Nicolas Kim Coppola atau yang populer dengan nama ‘Nicolas Cage’ tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Tahun ini, Nicolas Cage kembali berakting di layar lebar dalam “Unbearable Weight of Massive Talent” (2022).

Film ini disutradarai oleh Tom Gormican, dan mempunyai format yang cukup unik. Film bergenre action comedy ini mengusung metanaratif yang mana Nicolas Cage memerankan dirinya sendiri dengan nama ‘Nick Cage’.

The Unbearable Weight of Massive Talent

Obsesi Abadi Seorang Aktor

Premis awal film ini hampir mirip dengan “Once Upon a Time in Hollywood” (2019) karya Quentin Tarantino, yakni tentang seorang aktor terkenal yang terlalu terobsesi dengan karirnya. Dalam film ini, Cage yang mana telah dikenal sebagai legenda dalam industri layar lebar, memiliki obsesi untuk terus bermain film terlepas dari umurnya yang sudah tua. Titik balik terjadi saat Ia ditolak untuk bermain di proyek film keinginannya, sedangkan kondisi finansialnya sedang diambang kebangkrutan.

Lalu suatu ketika manajernya, Nick Ted (Neil Patrick Harris) menawarinya sebuah pekerjaan senilai $1 juta untuk menghadiri pesta ulang tahun Javi (Pedro Pascal), seorang fans berat Nick Cage yang tinggal di Spanyol. Dengan berat hati Nick Cage menerima tawaran tersebut.

Setelah tiba di Spanyol, keadaan berubah menjadi bencana ketika agen CIA Vivian (Tiffany Haddish) dan Ray (Ike Barinholtz) memberi tahu Nick bahwa Javi merupakan seorang bos kartel yang menculik putri seorang pemimpin politik Catalonia. Saat momen itulah Nick Cage terpaksa menjalankan misi untuk menyelamatkan putri seorang politisi Catalonia dengan menggunakan semua kemampuannya dalam berakting.

Dari segi penceritaan, mungkin “The Unbearable Weight of Massive Talent” (2022) termasuk film yang klise. Film action comedy yang mengusung tema spy sudah banyak kita temui di puluhan film lain. Namun bagi para penonton yang rindu akan film aksi Nicolas Cage yang kental akan komedi dan ledakan, wajib menonton film ini.

Kembalinya Nicolas Cage

Seperti judulnya, film ini seakan seperti curahan hati terdalam Nicolas Cage yang sudah tidak muda lagi. Sebagai seorang massive talent, Nicolas Cage yang kita kenal dalam film-film blockbuster-nya seperti “Ghost Rider” (2007) dan “National Treasure” (2004), sudah jarang terlihat di layar lebar lagi. Meski sempat bermain dalam “Pig” (2021), sayangnya film ini tidak begitu mendapat respon positif dari para audiens.

Melalui “The Unbearable Weight of Massive Talent” (2022), Nicolas Cage seakan menunjukan bahwa ia masih patut didapuk sebagai salah satu aktor legendaris dalam industri perfilman, dan tentunya masih pantas untuk menjadi protagonis utama dalam film terlepas dari umurnya yang sudah tidak muda lagi.

Cerita film ini juga didukung dengan baik oleh Pedro Pascal sebagai pemeran Javi.  Nicolas Cage dan Pedro Pascal berhasil membangun chemistry yang begitu gamblang sehingga mereka dapat dengan mudah mengangkat genre action comedy jauh lebih seru dalam film ini.

Penggunaan Formula Blockbuster yang Klise

Sayangnya film ini masih mengadopsi formula film blockbuster pada umumnya. Lokasi dan adegan aksinya memang banyak diproses dengan CGI, namun hasilnya terkesan datar dan mudah diprediksi. Di samping itu, masih banyak dialog yang terkesan kaku dan repetitif. Hal ini yang membuat sepanjang film, kita akan menyadari bahwa “The Unbearable Weight of Massive Talent” (2022) merupakan film yang condong ke format blockbuster pada umumnya.

Terlepas dari kekurangan-kekurangannya, “The Unbearable Weight of Massive Talent” (2022) masih menjadi tontonan yang seru untuk sekadar menikmati action comedy Nicolas Cage. Jika para penonton merupakan penggemar berat Nicolas Cage, maka penonton bakal menikmati film ini lengkap dengan referensi filmografi Cage di dalamnya.

The Outsider Review The Outsider Review

10 Film Hollywood dengan Estetika Jepang

Cultura Lists

Happiest Season Happiest Season

Rekomendasi Film Chick Flick 2020an

Cultura Lists

Kilas Balik Trilogi Baru Star Wars: Kehancuran Sebuah Franchise

Entertainment

My Missing Valentine My Missing Valentine

My Missing Valentine: Menyusuri Ingatan Satu Hari yang Hilang

Film

Connect